Home Berita Properti Tokyu Land Rampungkan Akta Jual Beli BRANZ BSD Ai Hanya Dalam 3...

Tokyu Land Rampungkan Akta Jual Beli BRANZ BSD Ai Hanya Dalam 3 Tahun

Apartemen BRANZ BSD Ai, memberikan citra Jepang melalui pesona arsitektur, kualitas dari seluruh fasilitas yang ada, maupun komitmen mereka.

151
0
Apartemen BRANZ BSD Ai
Apartemen BRANZ BSD Ai./ dok. Tokyu Land

BSD City, Propertyandthecity.com — Jika pada umumnya pengembang properti membutuhkan waktu 5 hingga 10 tahun untuk merampungkan Akta Jual Beli (AJB), PT Tokyu Land Indonesia justru lebih cepat dari itu. Untuk proyek BRANZ BSD Ai, proses ini hanya dalam waktu 3 tahun terhitung sejak unit apartemen tersebut diserahterimakan tahun 2018 lalu.

Pelaksanaan AJB BRANZ BSD ini merupakan AJB pertama oleh pengembang asal Jepang, PT Tokyu Land Indonesia, yang juga mengembangkan, merancang, dan mengelola proyeknya secara komprehensif.

Baca: Kos, Kebahagiaan Ala Norwegia yang Dihadirkan Melalui Fasilitas Leisure Room Skandinavia Apartment

Komitmen inilah yang terus dipegang oleh PT Tokyu Land Indonesia sehingga hak pembeli unit dapat segera mendapatkan bukti legal kepemilikan properti dapat diterima secara cepat.

“AJB merupakan salah satu syarat yang paling penting bagi para pembeli properti agar syarat kepemilikan tersebut dapat tercatat secara legal. Jika tidak memiliki legalitas yang jelas, risiko seperti bertumpang-tindih kepemilikan, ketidakjelasan kepemilikan, bahkan penipuan dapat terjadi,” ujar Hidetatsu Ikeda, Presiden Direktur, PT Tokyu Land Indonesia, dikutip dari keterangan tertulisnya, Senin (4/10/2021).

Meski ada developer lokal yang masih menghadapi tantangan untuk melakukan AJB, Tokyu Land, kata dia, yakin bahwa industri properti di Indonesia akan terus maju dan berkembang, tidak hanya dari kualitas bangunan, namun juga aspek legalitas yang akan menjadi fokus utama para pengembang.

“Kami di PT Tokyu Land Indonesia juga selalu berkomitmen melakukan lebih untuk terus meningkatkan kepuasan para pelanggan. Akselerasi pelaksanaan AJB ini merupakan salah satu perwujudan dari komitmen tersebut,” ungkap Hidetatsu Ikeda.

Baca: Mulai 2024, SIRCLO Akan Pusatkan Kegiatan Operasional di Digital Hub BSD City

Perlu diketahui bahwa pelaksanaan AJB merupakan unsur penting dalam sebuah kepemilikan properti, mengingat pada tahap tersebut, penghuni dapat memperoleh Sertifikat Hak Milik atau SHM atas properti mereka sehingga kepemilikan mereka menjadi sah secara hukum. SHM ini pulalah yang dapat menjadi collateral atau jaminan apabila pemilik properti memiliki keperluan investasi lainnya.

Atas pelaksanaan AJB ini, pastinya akan semakin memperkuat ketenangan dan kenyamanan bagi penghuni dan pemilik properti apartemen BRANZ BSD Ai.

Properti apartemen yang dibangun di kawasan strategis di Grand CBD BSD City ini sendiri diluncurkan pertama kali pada tahun 2015 dan menjadi salah satu ikon hunian di BSD yang terintegrasi dengan setidaknya 8 sarana pendidikan, 10 tempat hiburan, 6 pusat bisnis, dan 2 rumah sakit.

Apartemen BRANZ BSD Ai, memberikan citra Jepang melalui pesona arsitektur, kualitas dari seluruh fasilitas yang ada, maupun komitmen mereka.

BRANZ BSD Ai juga merupakan apartemen dengan inspirasi dan kualitas dari negeri sakura yang menawarkan tempat tinggal yang tenang, nyaman sekaligus dinamis, bertujuan menjadi hunian yang membawa setiap penghuni menuju kualitas hidup yang lebih baik.

Selain dari segi desain, kualitas Jepang juga terasa nyata pada segi konstruksi, dan layanan & pemeliharaan.

Baca: Program Sejuta Rumah Capai 763.127 Unit di Akhir September 2021

Dengan mengusung konsep dan komitmen “Japanese Quality”, BRANZ BSD Ai yang berada tepat di jantung BSD City, mewujudkan hunian yang tepat bagi pelanggannya dengan mempersembahkan apartemen yang berada di lokasi yang strategis, dan juga dengan fasilitas yang lengkap di dalamnya, mulai dari outdoor dan indoor swimming pool, area studi, tempat spa, area sauna, taman bermain anak, ruang untuk gaming, gym, ruang karaoke, restoran, dan fasilitas premium lainnya.

Previous articleTHE MOST PEACEFUL PLACE ON EARTH
Next articleKementerian PUPR Siap Bedah 1.000 RTLH di Provinsi Bengkulu