Top 5 This Week

Related Posts

Prospek Karawang Timur Kian Kinclong, Rumah “Kids Friendly” Jadi Buruan

Propertyandthecity.com, Tangerang – Pelambatan pertumbuhan ekonomi nasional tidak berdampak sama terhadap pusat-pusat pertumbuhan properti di sekitar Jakarta. Berbeda dengan kawasan Jabodetabek pada umumnya, di Karawang, Jawa Barat, pasar properti tetap tumbuh subur. Harga tanahnya juga terus naik signifikan.

Kawasan ini tidak goyah oleh melemahnya perekonomian karena basis ekonominya sangat kuat. Karawang terus tumbuh karena punya sejumlah kawasan industri besar dengan ribuan pabrik milik perusahaan lokal dan asing.

Chief Executive Director Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda dalam sejumlah diskusi mengungkapkan, koridor Timur Jakarta memiliki keunikan tersendiri sebagai wilayah dengan basis ekonomi yang kuat sehingga semakin seksi untuk dilirik. Tak heran lebih dari 20 developer ternama berlomba-lomba mengembangkan kawasan ini dengan beragam fasilitas unggulan.

“Kawasan ini patut disebut sebagai kawasan sunrise di industri properti. Prospek kawasan ke depan didukung dengan pembangunan dan roda ekonomi yang kuat membuat kawasan ini menjadi semakin berpotensi untuk bertumbuh lebih tinggi lagi,” kata Ali belum lama ini.

Di Karawang, tutur Ali, permintaan hunian sangat besar karena para pekerja industri di sana warga lokal. Ini berbeda dengan Jakarta walaupun secara umum pendapatannya lebih tinggi tapi sebagian warganya tidak bisa membeli rumah di Ibukota sehingga harus tinggal di pinggiran.

“Saya memprediksi Karawang bakal tumbuh pesat karena di sini pusatnya industri. Raksasa-raksasa industri ada di sini, Toyota, Samsung, LG, jadi economic based-nya kuat yang akan mendorong kenaikan harga propertinya,” tandasnya.

Setali tiga uang, Pengamat Tata Kota Yayat Supriatna menyebut, ke depan koridor timur ini tidak hanya menjadi penyangga Jakarta, melainkan menjadi pusat pertumbuhan baru yang mandiri dengan lengkapnya ekosistem di dalamnya yang saling mendukung dari perdagangan jasa, bisnis, perindustrian, dan properti. Ia setuju bahwa pengembangan wilayah timur Jakarta khususnya koridor Cikarang-Karawang telah mendorong sentra ekonomi baru dengan beroperasinya jaringan transportasi massal Whoosh, Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Ia menyebutkan wilayah ini berpeluang berubah dari Kawasan Industri menjadi Kota Industri. 

Ia setuju bahwa pengembangan wilayah timur Jakarta khususnya koridor Cikarang-Karawang telah mendorong sentra ekonomi baru dengan beroperasinya jaringan transportasi massal Whoosh, Kereta Cepat relasi Jakarta-Bandung. Ia menyebutkan wilayah ini berpeluang berubah dari Kawasan Industri menjadi Kota Industri.  “Dipastikan hunian mudah tumbuh dan berkembang cepat. Pusat-pusat kegiatan ekonomi baru akan menjamur di sepanjang jalur ini. Permukiman yang diminati konsumen adalah kawasan yang mudah diakses,” ujar Yayat.

Ring Satu Prospektif

Salah satu developer spesialis proyek residensial di Karawang adalah Citanusa Group dengan proyek Karawang Green Village (KGV) 3 (28 hektar) di Klari, Karawang Timur. Menurut Nerisa Arviana, Direktur Utama Citanusa Group, wilayah Karawang akan menjadi salah satu unggulan proyek residensial yang dikembangkan Citanusa Group.

 

Direktur Citanusa Group Anton Suwandi, Direktur Utama Citanusa Group Nerisa Arviana dan Real Estate Business Unit Head Citanusa Lenvrina Marnis di sela kegiatan Site Visit dan Media Gathering Citanusa Group di Karawang, Jawa Barat pada Selasa, 30 April 2024.

“Perekonomian di Karawang terus bertumbuh dan ini menjadi potensi yang sangat baik untuk bisnis properti. Karena itu kami selaku pengembang, pada tahun 2024 ini menempatkan Karawang sebagai unggulan proyek residensial Citanusa,” ujarnya dalam acara Media Gathering Citanusa Group di Karawang, Selasa (30/4).

KGV3 merupakan kawasan residensial dari Citanusa ke-5 di wilayah Karawang dengan total nilai project mencapai Rp1 triliun. Total akan dibangun sebanyak 2.000 unit rumah dan saat ini sebanyak 373 unit telah diserahterimakan. Rerata pembelinya adalah kalangan pekerja pabrik di kawasan industri Karawang Barat dan Timur berusia 25-45 tahun. Konsumen utama kami masih di ring satu. Mereka ada yang level operator, supervisor hingga manajer dengan gaji mulai Rp8 jutaan. 

“Penjualan kami di Karawang tetap on the track dan sesuai dengan target. Awal tahun 2024 masih sesuai target. Bukan hanya kami, rata-rata pengembang di Karawang penjualannya masih bagus. “Kami menargetkan dapat menjual sebanyak 400 unit di Q4 tahun 2024. Namun jika project ini bisa lebih cepat selesai dari target yang ditetapkan, kenapa tidak? Sehingga kami bisa melanjutkan project-project terbaru,” ujar Anton Suwandi, Direktur Citanusa Group.

Menurut Anton, Karawang yang punya basis ekonomi kuat melalui ribuan perusahaan di sejumlah kawasan  industri merupakan pasar yang kuat untuk sektor properti. Cukup banyak pekerja industri level supervisor, manager, dan pemilik pabrik membutuhkan hunian sesuai kelasnya. Mereka juga membutuhkan fasilitas penunjang dan pusat gaya hidup urban yang representatif.

“Rumah yang kami pasarkan sertifikatnya yang sudah pecah sehingga memiliki nilai investasi lebih tinggi. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi pemilik untuk menjual, mengalihkan, atau mewariskan propertinya dengan lebih mudah. Kelebihan ini yang tidak semua pengembang bisa tawarkan,” imbuh Nerisa.

Tipe rumah yang disediakan mulai 32/60, 38/66, 41/66, dan 49/78 dengan harga mulai Rp300 jutaan higga Rp600 juta. Konsumen bisa mengakses rumah ini cukup membayar Rp2 juta dan bisa langsung mencicil Rp2 jutaan/bulan karena seluruh biaya-biaya ditanggung perusahaan (all in). 

KGV3 juga menyediakan 50 unit rumah siap huni (ready stock) yang bisa dibeli menggunakan insentif PPN DTP sehingga bisa lebih murah 11 persen. Ekstra benefit lain yaitu  DP 0%, gratis biaya KPR, termasuk biaya surat-surat, serta voucher furniture senilai jutaan rupiah. Rumah bisa dibeli secara tunai keras sekali bayar, cicilan bertahap ke developer 12 hingga 24 kali, selain KPR yang bekerja sama dengan 10 bank.

“Konsumen hemat Rp70 jutaan. Silakan dimanfaatkan momentum ini, karena membantu meringankan persiapan dana di muka,” sambung Real Estate Business Unit Head Citanusa Group, Lenvrina Marnis. 

Lenvrina mengungkap, permintaan hunian di Karawang Timur masih tinggi. Sedikitnya 20-30 unit rumah di KGV 3 laku terjual.

Ramah Anak

Ihwal bisnisnya sebagai perusahaan kontraktor sejak 1987, kemudian tahun 1997 bertransformasi menjadi perusahaan pengembang, menjadikan Citanusa Group lebih mafhum mengenai bangunan berkualitas dan nyaman untuk dihuni. 

“Dengan pengalaman kami sebagai perusahaan konstruksi dan kini developer, kami sangat memahami bagaimana bangunan yang baik dan nyaman. Salah satunya diwujudkan dengan penggunaan bata merah ketimbang bata ringan di proyek ini. Itu menjadi bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan kualitas hidup penghuni dengan taman seluas 3 hektar,” ungkap Lenvrina.

Dus, sejatinya hunian tidak hanya dijadikan tempat istirahat, tetapi juga tempat tumbuh kembang anak. Lansekap kawasan serta rumah yang memiliki halaman tetap lebih baik untuk kehidupan mereka. Karena itu perumahan KGV 3 juga menjadikan pemenuhan kebutuhan psikologis anak itu sebagai salah satu kelebihan proyeknya.

“Dibutuhkan space bagi penghuni terutama anak-anak untuk bersentuhan dan bersosialisasi langsung dengan lingkungannya. Konsep itulah yang kami tawarkan di KGV 3,” kata Nerisa. 

Konsep itu sejalan dengan tagline perusahaan ‘Home for Family’, dimana developer menawarkan sebuah hunian penuh dengan kedamaian dan keseimbangan sebagai tempat untuk ‘pulang’ bagi penghuninya setelah beraktivitas seharian.

Pasar Properti Karawang

Beberapa fasilitas tersebut adalah Mini Jungle, yaitu ruang berpetualang anak-anak seluas 6.400 m2. Disana terdapat Tropical Tree Zonee, Basketball Field, Adventure Path (Joging Track), Fruit Tree Garden & Tunnel, Camping Ground, Badminton Field, Hill & Wall Climbing, Adventure Bridge dan Kids Playground.

Selain itu juga terdapat Active Park, fasilitas bermain untuk anak-anak seluas 5,400 m2 yang mengusung konsep taman energik dan kreatif. Uniknya, di dalam area bermain terdapat 4 area, yaitu; Sensora Zone, Activera Zone, Melodera Zone dan Nusantara Play-Zone. Selain itu, terdapat juga Minneapolis, Outdoor Fitness, Labyrinth, dan Jogging Track yang dapat menjadi sarana tumbuh kembang dan rekreasi keluarga. Di dalam kawasan Actover Park juga terdapat clubhouse yang dilengkapi kolam renang dan masjid yang luas. Fasilitas ini sudah tersedia sejak dua tahun lalu.

Nerisa menjelaskan, seluruh fasilitas dan lansekap kawasan seperti ruang terbuka yang menyediakan permainan luar ruang (outdoor) itu diharapkan membantu merangsang aktivitas dan melatih motorik anak yang selalu aktif bergerak. 

“Konsep perumahan seperti ini lebih baik untuk membina keluarga, karena rumah dihuni untuk jangka panjang. Lokasi KGV 3 juga cukup strategis, hanya 4,7 kilometer dari gerbang tol Karawang Timur dan 800 meter ke stasiun Kosambi. Di sekitarnya juga sudah ramai dengan berbagai fasilitas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.

+ posts

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles