Beranda Berita Properti Modernland Realty Lepas Kepemilikan Saham Astra Modern Land

Modernland Realty Lepas Kepemilikan Saham Astra Modern Land

Astra Modern Land didirikan melalui kerja sama Joint Venture antara Perseroan melalui anak usaha MSM dengan PT Astra Land Indonesia (ALI) dengan porsi kepemilikan 50-50 untuk mengembangkan 67 ha lahan di Jakarta Garden City dengan nilai transaksi Rp3 triliun.

3
MDLN Lepas Kepemilikan Saham Astra Modern Land
Herman, Direktur PT Modernland Realty Tbk (pertama kiri) berdampingan dengan David Iman Santosa, Direktur PT Modernland Realty Tbk (ketiga kiri), Wibowo Muljono, President Director PT Astra Land Indonesia (keempat kiri) dan Panji Nurfirman, Director PT Astra Land Indonesia (paling kanan) berpose bersama seusai penandatanganan Akta Jual Beli Saham di Jakarta, Senin (27/12/2021)./ Foto: dok. Modernland

Serpong, Propertyandthecity.comPT Modernland Realty Tbk (MDLN) menjual seluruh saham milik PT Mitra Sindo Makmur/MSM (entitas anak Perseroan), yang mewakili 33% kepemilikan kepada PT Astra Modern Land (AML). Kesepakatan tersebut tertuang dalam Akta Jual Beli Saham yang telah ditandatangani di Jakarta, Senin (27/12/2021).

Penandatanganan dilakukan oleh David Iman Santosa selaku Direktur Utama MSM, Wibowo Muljono dan Kurniawan Kasudarman selaku Presiden Direktur dan Direktur PT Astra Land Indonesia, Nilawati Irjani dan Wibowo Muljono selaku Wakil Presiden Direktur dan Direktur PT Menara Astra, serta Kurniawan Kasudarman selaku kuasa yang mewakili Hongkong Land (Unicode) Investments Limited.

Baca: Modernland Realty: Restrukturisasi Guaranteed Senior Notes 2021 dan 2024 Selesai

Untuk diketahui, Desember 2021 ini merupakan bulan yang sarat akan Corporate Action bagi MDLN. Dimulai dari pelaksanaan Paparan Publik pada tanggal 10 Desember lalu, kemudian Perseroan merampungkan Restrukturisasi Global Notes sehingga Restrukturisasi menjadi efektif pada tanggal 17 Desember lalu. Setelah itu disusul dengan pembukaan kembali perdagangan efek Perseroan dengan kode emiten MDLN di seluruh pasar terhitung sejak Sesi I Perdagangan Efek hari Senin, tanggal 20 Desember 2021.

“Transaksi Penjualan Saham AML ini diyakini akan memberikan dampak positif pada kelangsungan bisnis dan likuiditas Perseroan serta entitas anak Perseroan,” ujar David Iman Santosa, dikutip dari keterangan tertulisnya, Rabu (29/12/2021).

Lebih lanjut David mengatakan, melalui transaksi penjualan saham AML ini, Perseroan akan mampu meningkatkan rasio lancar (current ratio) yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan. Disamping itu, dengan dilakukannya transaksi ini, kemampuan Perseroan dalam melakukan pemenuhan kewajiban pembayarannya juga akan meningkat.

Baca: Usai Memenangkan Piala FIABCI Indonesia, Presiden Jokowi Kunjungi Rainbow Springs CondoVillas di Summarecon Serpong

Sebelumnya pada tahun 2016, AML didirikan melalui kerja sama Joint Venture antara Perseroan melalui anak usaha MSM dengan PT Astra Land Indonesia (ALI) dengan porsi kepemilikan 50-50 untuk mengembangkan 67 ha lahan di Jakarta Garden City dengan nilai transaksi Rp3 triliun.

Selanjutnya pada tahun 2017 kepemilikan Perseroan dalam AML berubah menjadi 33% dimana ALI memegang mayoritas kepemilikan yakni sebesar 67%. Adapun proyek residensial dari AML adalah ASYA, dimana hingga tahun 2020 telah meluncurkan sejumlah flagship cluster seperti Toba Lake Villas, Semayang dan Maninjau.

ASYA berada di dalam kawasan township Jakarta Garden City (370 ha) yang dikembangkan menjadi Global City, sebuah kawasan hunian modern terbesar dan terlengkap di Jakarta Timur. Sejak dikembangkan pertama kali pada medio 2007 silam, Jakarta Garden City telah berkembang sangat progresif dengan intensifikasi pembangunan masif, baik itu hunian, komersial, hingga fasilitas publik lainnya. Kini rumah yang sudah terbangun di Jakarta Garden City telah mencapai 3.132 unit dan sudah dihuni sebanyak 1.575 kepala keluarga (KK).

Baca: Rilis Promo Akhir Tahun, Kota Modern dan Modernhill Beri Diskon Hingga Rp145 Jutaan

jakarta garden city
Masterplan Jakarta Garden City. (dok. JGC)

Jakarta Garden City beberapa waktu lalu secara resmi telah meluncurkan Jakarta Business District untuk mendukung pertumbuhan investasi serta merespon kebutuhan investor terhadap keberadaan pusat bisnis premium yang dinamis, fasilitas terbaik dengan lokasi strategis bernilai investasi tinggi di koridor timur Jakarta.

Selain pusat bisnis, area Jakarta Business District dengan estimasi GDV (Gross Development Value) sebesar US$ 2 miliar ini juga terintegrasi langsung dengan premium residential area, pusat perbelanjaan AEON Mall, IKEA, area komersial, pusat pendidikan serta pusat kesehatan.

Baca: Dirjen Perumahan: Saya Bukan Superman, Siap Bentuk Super Team Perumahan

Di tahap pertama, sedang dipasarkan Commercial Park Lot 8C Jakarta Business District @JGC sebanyak 197 unit berdesain minimalis kontemporer dengan harga mulai dari Rp2,9 miliar. Terdiri atas beberapa tipe antara lain L4x12 – 2 lantai, L4,5×15 – 3 lantai, L5x15 – 3 lantai, dan tipe Special Hook – 4 lantai.

+ posts

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini