Top 5 This Week

Related Posts

Libatkan 37 Negara, Komdigi Bidik Pertumbuhan Investasi Digital Lewat Bali Tech Week 2026

Jakarta, Propertyandthecity.com  – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akan menggelar Bali Tech Week 2026 pada 19–23 Oktober 2026 di Bali untuk mendorong investasi di sektor teknologi. Melalui ajang ini, Komdigi juga ingin menyerap masukan pelaku industri guna menghadirkan regulasi yang lebih terprediksi bagi investor.

Ajang ini juga diharapkan dapat membangun kembali kepercayaan investor terhadap ekosistem ekonomi digital Indonesia. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan, Bali Tech Week menjadi wadah kolaborasi bagi pemerintah, pelaku industri, investor, inovator, dan komunitas untuk mempercepat transformasi digital di Indonesia.

“Jadi regulasi, kami ingin hadir dengan masukan banyak pihak, termasuk industri. Sehingga regulasi yang akan kami keluarkan adalah regulasi yang tidak membuat kaget, regulasi yang terprediksi, sehingga investor akan nyaman,” kata Meutya dalam konferensi pers menjelang pelaksanaan Bali Tech Week 2026 di kantor Kementerian Komdigi, Selasa (13/10/2026).

Ia menegaskan, Indonesia terbuka terhadap inovasi dan investasi dari dalam maupun luar negeri, dengan tetap menjaga kedaulatan nasional.

“Intinya, Indonesia membuka diri kepada berbagai inovasi dari dalam maupun luar negeri, kepada investor dari dalam maupun luar negeri,” ujar Meutya.

Bali Tech Week 2026 akan berlangsung selama lima hari dengan 13 agenda yang menyentuh berbagai sektor ekosistem digital, mulai dari konektivitas, keamanan siber, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), teknologi finansial, hingga industri gim. Sejumlah kegiatan yang dijadwalkan antara lain Bali Tech Week Conference, Telkomsel Tech Summit, serta pertemuan investor dengan perusahaan rintisan melalui Hub.id.

Dari kiri ke kanan, Direktur Utama Telkomsel Nugroho, Direktur Utama Telkom Indonesia Nanang Hendarno, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah, dan Chief Executive Officer GoTo Hans Patuwo dalam konferensi pers Bali Tech Week 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026). (Foto: Redaksi PATC)
Dari kiri ke kanan, Direktur Utama Telkomsel Nugroho, Direktur Utama Telkom Indonesia Nanang Hendarno, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah, dan Chief Executive Officer GoTo Hans Patuwo dalam konferensi pers Bali Tech Week 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026). (Foto: Redaksi PATC)

Meutya mengatakan, acara yang awalnya diinisiasi Komdigi ini diharapkan berkembang menjadi ajang teknologi berskala nasional dengan dukungan lintas kementerian.

“Ini inisiasinya dari Kementerian Komuniksi Digital, kemudian kita adopsi dan sekarang bahkan tidak hanya menjadi flagship Kemenkomdigi, tetapi kita harapkan dari sisi pemerintah juga hadir lintas kementerian. Dan ini menjadi flagship technology event-nya Indonesia,” kata Meutya.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah mengatakan, sebanyak 1.785 peserta telah mendaftar untuk mengikuti Bali Tech Week Conference hingga Selasa (13/10/2026). Jumlah tersebut ditargetkan bertambah menjadi 4.000 peserta khusus untuk konferensi.

Sementara itu, total pengunjung dari seluruh rangkaian kegiatan diperkirakan mencapai 5.000 orang. Peserta yang telah mengonfirmasi kehadiran berasal dari 37 negara, termasuk Indonesia.

“Untuk pesertanya, sampai dengan hari ini yang sudah terdaftar untuk Bali Tech Week Conference saja itu 1.785. Target kita 4.000, tetapi dengan conference-conference yang lain, estimasi kita total pengunjung sekitar 5.000. Dari 37 negara, 37 negara sudah confirm termasuk Indonesia,” ungkap Edwin.

Edwin berharap, penyelenggaraan Bali Tech Week dapat membantu menggairahkan iklim investasi, terutama pada sektor ekonomi digital.

“Diharapkan ini akan menjadi event yang sangat bermanfaat buat kita semua, apalagi dalam rangka menggairahkan kembali iklim investasi, terutama di ekonomi digital,” ujarnya.

Dukungan terhadap acara ini juga datang dari pelaku industri telekomunikasi. Direktur Network Telkom Budi Satria Dharma Purba menilai, Bali Tech Week dapat menjadi ajang bagi pemerintah, pelaku usaha, penyedia teknologi, dan investor untuk bertemu dan menjajaki kerja sama di sektor digital.

“Kami melihat bahwa Bali Tech Week ini menjadi sangat relevan untuk hal ini. Karena ini adalah platform yang mempertemukan kita semua, baik dari pemerintah, pelaku usaha, penyedia teknologi, investor, yang punya potensi untuk hadir di sana,” kata Budi.

Pandangan serupa disampaikan Direktur Utama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Hans Patuwo. Ia menyambut penyelenggaraan Bali Tech Week karena dapat mempertemukan berbagai pelaku dalam ekosistem digital Indonesia.

“Kalau kami lihat dari Bali Tech Week, sangat bahagia bisa ada event yang mengumpulkan seluruh digital ecosystem di Indonesia. Bagaimanapun kami bisa mendukung, pasti akan kami lakukan secara maksimal,” ujar Hans.

Nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai US$99 miliar dengan pertumbuhan 14 persen. Melalui Bali Tech Week, Komdigi berharap kolaborasi antara pemerintah, industri, investor, dan pelaku teknologi dapat memperluas kerja sama internasional, menyerap masukan industri untuk penyusunan regulasi, serta memperbaiki iklim investasi digital di Indonesia.

+ posts

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles