Beranda Berita Properti Laris Manis Rumah Murah di Maja

Laris Manis Rumah Murah di Maja

0

Salah satu tipe perumahan dalam kawasan Citra Maja Raya // Foto: Pius Klobor

Belum genap tiga tahun, sejak Desember 2014, Ciputra Group melalui PT Ciputra Residence berhasil memasarkan lebih dari 10 ribu unit rumah di Citra Maja Raya, Maja, Lebak, Banten. Kota mandiri ini dikembangkan di lahan seluas 2000 hektar, berorientasi pada Transit Oriented Development (TOD) yang terintegrasi langsung dengan Stasiun Maja. Adapun stasiun commuter line ini hanya berjarak sekitar 500 meter atau sekira 5 menit waktu tempuh.

Proyek ini dikembangkan dalam beberapa tahap. Tahap pertama dibangun perumahan di lahan seluas 430 ha sebanyak 7000-an unit. Saat ini pada pengembangan tahap dua di lahan sekitar 300 ha sekitar 3000-an unit. Salah satunya adalah kawasan Ubud yang baru di-launching, Mei lalu.

Sejak pertama kali dipasarkan, perumahan di Citra Maja Raya dikembangkan dalam dua tipe, yakni rumah RE (real estate) dan RS (rumah sederhana).

“Kedua rumah ini berbeda di sepesifikasi bangunan dan lingkungannya. Kalau RE tentu lebih bagus,” ujar GM Marketing Citra Maja Raya, Yance Onggo kepada Property and The City, di Maja, belum lama ini.

Baca juga: Ini Dua Klaster Anyar Citra Maja Raya, Harga Mulai Rp 149 Juta

Dari sisi harga pun terpaut lebih dari Rp100 jutaan. Untuk tipe rumah RE mulai dari Rp155 juta (termasuk PPN dan biaya surat lainnya). Sedangkan RE, mulai dari Rp293 juta (termasuk PPN dan biaya surat lainnya).

“Hanya saja tipe RE sudah sold out. Jadi justru yang besar habis terlebih dahulu,” tambah Yance.

Laris manis penjualan di Citra Maja Raya, sebut Yance, tidak terlepas dari strategis lokasi dan semakin terbukanya wilayah maja. Apalagi Maja juga merupakan salah satu dari 10 rencana pengembangan kota baru publik yang diprioritaskan pengembangan infrastrukturnya oleh pemerintah. “Dan tentunya harga yang masih sangat terjangkau, termasuk kalangan milenial yang banyak masih kesulitan punya rumah sendiri,” terangnya.

Sebagai gambaran, untuk rumah termurah dengan harga Rp155 juta, bila dicicil dengan skema KPR selama 15 tahun, maka cicilan per bulannya sekitar Rp1,3 juta. kemudian untuk tipe dengan harga sekitar Rp190 jutaan, cicilan per bulannya Rp1,6 jutaan. Bahkan tipe yang paling besar di Klaster Banyan (Ubud), cicilan per bulannya Rp1,8 juta.

“Jadi rata-rata di bawah Rp2 juta. Dengan ini kan kita tahu bahwa marketnya tentu orang-orang yang punya penghasilan dari Rp5 juta ke atas. Kalau kita lihat, yang punya gaji Rp5 juta ke atas sangat banyak, termasuk yang double income suami dan isteri, maka kebanyakan akan memilih landed daripada high rise,” urainya.

Sejak beroperasinya commuter line ke Maja, beberapa daerah industri, terutama yang berdekatan dengan stasiun tumbuh menjadi captive market Citra Maja Raya. Adapun tiga besar area potensial tersebut, yakni pertama, Tanah Abang sebagai pusat perdagangan internasional, dimana sekitar 1,5 jam sampai Stasiun Maja.

Kedua, area Palmerah sampai Sudirman. Kedua wilayah ini banyak pelayanan jasa, keuangan dan perbankan dengan begitu banyak karyawannya. Ketiga, area Serpong, Cikupa, dan Balaraja yang banyak industri, mulai dari ringan (pergudangan) sampai industri besar/berat.

“Para business owner tentu mau karyawan mereka semakin produktif dan loyal dengan perusahaannya, makanya banyak juga company yang beli ke Citra Maja Raya. Jadi modelnya subsidi. Bahkan perbankan, seperti di Thamrin juga banyak yang beli ke sini,” jelas Yance.

Kini, Citra Maja Raya telah memasuki tahap pembangunan lebih dari 10.000 unit rumah dan lebih dari 500 ritel outlet. Juga direncanakan pembangunan fasilitas kota lainnya seperti area komersial dan lifestyle, pasar modern, sport club, EcoPark, fasilitas rekreasi Water Park-Theme Park, sekolah, ruang terbuka hijau, dan sarana publik lainnya.

Tahun ini segera dibangun beberapa fasilitas Commercial Center seperti Klinik (dikelola oleh Ciputra Hospital), Mini Market (sudah dibuka Alfamart), Restaurant, dan terminal terpadu sementara shuttle bus dari dan ke Stasiun Maja. Selain itu juga akan dilengkapi dengan fasilitas skala kota lainnya, seperti Sport Club dan EcoPlaza (Lifestyle Center) yang direncanakan dibangun tahun 2017 ini. Selanjutnya menyusul di tahun 2018, Water Park, Theme Park, sekolah, sarana ibadah, Pasar Modern, sarana terbuka hijau, dan lainnya. [Pius Klobor]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini