Beranda Berita Properti Diluncurkan 2015, Kondomonium Jepang Pertama Tutup Atap

Diluncurkan 2015, Kondomonium Jepang Pertama Tutup Atap

1714
0

Progress pembangunan dua tower kondominium Jepang, Branz Simatupang (dok. Tokyu Land)

Tahap awal, oktober 2015 dipasarkan mulai dari Rp 5 miliar untuk tipe 2 bedroom dengan luasan 122 sqm.

PT Tokyu Land Indonesia, anak perusahaan dari Tokyu Land Corporation berhasil merampungkan struktur pembangunan kondominium Branz Simatupang. Proyek ini telah diluncurkan sejak Oktober 2015 dan melalui proses groundbreaking pada Maret 2016.

Seremoni topping off digelar di lokasi proyek, Kamis (30/11/2017), yang dihadiri oleh jajaran direksi Tokyu Land Corporation dan Tokyu Land Indonesia, juga Duta Besar Jepang untuk Indonesia.

BACA: Peletakan Batu Pertama Branz Simatupang

Branz Simatupang merupakan kondominium pertama yang dirancang, dibangun, dan dikembangkan seluruhnya oleh perusahaan Jepang. Proyek ini ditargetkan rampung seluruhnya tahun 2018 dan dijadwalkan mulai serah terima pada Desember 2018.

All Japan
Menyasar pasar utama para ekspatriat Jepang, pengerjaan seluruh kondominium ini pun dilakukan oleh pihak Jepang, mulai dari arsitek dan desainnya, juga pengerjaan konstruksi dilakukan oleh PT Jaya Obayashi.

Branz Simatupang adalah proyek kondominium pertama di Indonesia yang dirancang, dikembangkan, dan didirikan seluruhnya oleh perusahaan Jepang,” ujar Presiden Direktur PT. Tokyu Land Indonesia Keiji Saito.

Menurut dia, hal ini juga menjadi komitmen perusahaan dalam menghadirkan produk dengan kualitas tinggi standar Jepang. Dengan begitu, kepercayaan dan minat pasar juga semakin tinggi.

Tokyu Land Indonesia juga akan bertanggungjawab penuh terhadap building management setelah pembangunan kondominium ini selesai.

Meski mengusung konsep kondominium “All Japan”, namun Branz Simatupang tetap menyatu dan dicintai masyarakat. Hal ini dilihat melalui pemilihan warna tanah untuk muka bangunan yang diajukan oleh masyarakat Indonesia dengan tetap mengadopsi opini color coordinator.

BACA: Branz Simatupang, Apartemen Mewah Mulai Rp 5 Miliar

Dari sisi desain dan ukuran unit pun sangat mencirikan keinginan masyarakat Jepang. Jika pada umumnya kondominium di Indonesia memiliki unit yang luas, Branz Simatupang menggunakan metode perencanaan Jepang yang menghadirkan hunian yang nyaman melalui desain ruang yang efisien.

Branz Simatupang menyediakan empat tipe unit, dimana dua tipe unit berada di tower utara, yakni 1 kamar tidur (56 m2) dan 2 kamar tidur (125 m2).

“Unit ini telah tersedia dan diperjualbelikan. Sedangkan di tower selatan sudah habis terjual,” tambah Keiji.

Hunian ini, sambung Keiji, menawarkan gaya hidup baru dan berbeda di Jakarta. Teknologi modern asal Jepang sudah diterapkan, seperti penggunaan sistem hands-free key yang memungkinkan para penghuni dapat membuka dan menutup pintu, baik pintu masuk unit atau pintu lainnya tanpa mengeluarkan kunci.

Kemudian teknologi water purifier permanen yang membuat air keran dapat langsung dikonsumsi secara aman, dan teknologi lainnya. Hunian mewah ini juga memiliki sejumlah fasilitas lain, seperti area komersial, kolam renang, restoran, taman bermain, dan lainnya.

“Fasilitas Branz Simatupang dievaluasi secara ketat agar lebih menonjol dibandingkan kondominium mewah lainnya,” sebut Keiji Saito.

Letaknya yang strategis di koridor Jalan TB Simatupang yang sudah lengkap dengan berbagai sarana dan infrastruktur semakin menopang nilai proyek ini. Dan sejak dipasarkan Oktober 2015 lalu, harga rata-rata telah meningkat lebih dari 10 persen.

Sebagai informasi, tahap awal pemasaran, Oktober 2015 lalu mulai dari Rp5 miliar untuk tipe 2 bedroom dengan luasan 122 sqm. Sementara untuk tipe 3 bedroom yang berukuran 149 sqm dipasarkan mulai Rp6 miliar. [Pius Klobor]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini