Top 5 This Week

Related Posts

Berebut Cuan di Paramount Gading Serpong

PropertyandTheCity.com, Tangerang [Banten]– Paramount Land termasuk salah satu perusahaan developer properti yang cerdas membaca tren pasar. Intuisi dan perhitungannya dalam membaca mana jenis properti yang memiliki kans tinggi diserap pasar, selalu tepat. 

Lihat saja Township Paramount Gading Serpong (PGS/1.200 ha), Tangerang, Banten, makin hari makin ramai tempat tongkrongan, baik artisan maupun brand populer yang sudah punya nama di Jakarta lalu membuka cabangnya di PGS.

Bayangkan saja, hanya pada bulan Juli 2026, pengembang sukses mengepul 104 bisnis baru buka di kota mandiri sisi selatan BSD City tersebut. Dalam keterangan tertulis yang dibagikan ke awak media, secara kumulatif ada 707 tenant baru yang hadir sejak Januari hingga Juli 2026.

Baca Juga: Paramount Land Luncurkan Victoria Central District, Kawasan Komersial Baru di Gading Serpong

Ferry John Sihombing, Direktur Sales & Marketing Paramount Land, mengatakan, PGS telah bertransformasi dari kota pendukung ibukota menjadi pusat ekonomi baru di barat Jakarta, di mana Paramount Land sebagai salah satu pengembang township telah membuktikan bahwa pertumbuhan kawasannya tidak pernah berhenti.

“Bahkan semakin baik dari waktu ke waktu. Ini menegaskan tingginya permintaan ruang ritel komersial di Paramount Gading Serpong,” ujar Ferry dikutip Property and The City, Senin (17/8).

Sebut contoh Manhattan District (22 ha). Ini adalah ‘The Largest Business Epicentrum in Gading Serpong’. Developernya mengklaim penjualan produk-produk komersialnya hampir 100 persen ludes terjual. Di dalamnya, ada sejumlah blok-blok komersial dengan beragam tajuk, konsep dan peruntukkan. Saat ini dalam tahap pengembangan yaitu Hampton Avenue, Open Concept Lifestyle Mall, Hampton Promenade, Hampton Studio Loft, Hudson Studio Loft, dan The Hudson. 

Ferry menyebut bahwa, kehadirkan properti komersial tersebut dilatari meningkatnya kebutuhan masyarakat saat ini. “Manhattan District berada di area yang kami katakan super lokasi karena berada di lokasi terbaik,” jelasnya.

Baca Juga: Kian Tersohor Sebagai “Lifestyle Hub”, Paramount Gading Serpong Tak Henti Lengkapi Fasilitas Kotanya

Super Lokasi tersebut, lanjutnya, didukung oleh berbagai potensi yang ada di sekitarnya, terutama dalam radius 5 menit. Mulai dari kawasan Paramount Land yang sudah dihuni oleh lebih dari 20 cluster. Masih dalam radius yang sama, juga menempel dengan kawasan dengan lebih dari 4 cluster besar yang telah dihuni, serta kawasan Summarecon Serpong dengan lebih dari 17 cluster terhuni.

“Itu belum termasuk commuter yang lewat di sekitarnya, dan belum termasuk yang radius 10 menit,” terang Ferry.

Dengan begitu, ia memastikan bahwa properti komersial baru dari Paramount Land akan menjadi instrumen investasi yang menjanjikan. Hal ini didukung oleh beberapa faktor, antara lain harga perdana yang menarik, peluang usaha yang sudah pasti, harga sewa tinggi, serta harga yang juga terus naik.

“Soal investasi, tentu bukan hanya berapa harga kenaikan atau capital gain-nya saja. Namun yang terpenting juga adalah yield atau harga sewa. Harga sewa ruko di sekitarnya saat ini berkisar Rp100-Rp130 jutaan per tahun, bahkan ada yang sudah mencapai Rp150 juta per tahun,” papar Ferry.

+ posts

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles