Jakarta, Propertyandthecity.com – TransTRACK resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Kawasan Industri Medan (Persero) atau KIM di Menara Danareksa, Jakarta, Kamis (24/7/2026). Kemitraan ini menjadi langkah awal kedua perusahaan dalam mengembangkan kawasan industri yang lebih terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi digital.
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan efisiensi operasional, keselamatan transportasi dan logistik, serta mempercepat transformasi KIM menuju Smart Industrial Estate yang memiliki daya saing lebih tinggi.
Melalui kemitraan ini, TransTRACK tidak hanya menghadirkan solusi teknologi, tetapi juga berperan sebagai mitra strategis KIM dalam membangun ekosistem bisnis digital. Sinergi kedua perusahaan diharapkan dapat membantu meningkatkan efisiensi operasional tenant, mengoptimalkan pemanfaatan aset, menghadirkan layanan digital bernilai tambah, serta membuka peluang sumber pendapatan berulang bagi pengelola kawasan.
Founder & CEO TransTRACK Anggia Meisesari mengatakan kawasan industri memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sehingga digitalisasi menjadi kebutuhan untuk meningkatkan efisiensi, keselamatan, dan daya saing di tengah dinamika rantai pasok global.
“Melalui kolaborasi dengan KIM, kami hadir bukan hanya sebagai penyedia teknologi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem bisnis digital yang mampu mengoptimalkan aset, menciptakan layanan bernilai tambah, dan membuka sumber pendapatan baru bagi pengelola kawasan,” ujar Anggia dalam keterangan resminya ditulis Selasa (28/7/2026).
Ia menambahkan pemanfaatan teknologi AI dan IoT diharapkan menjadi fondasi pengembangan kawasan industri yang lebih produktif, terintegrasi, dan berkelanjutan.
“Kami meyakini pemanfaatan AI dan IoT dapat menjadi fondasi bagi pengembangan kawasan industri yang lebih produktif, terintegrasi, dan berkelanjutan. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat menjadi model transformasi digital yang dapat direplikasi di kawasan industri lainnya di Indonesia,” lanjutnya.
Sebagai bagian dari pengembangan Smart Industrial Estate, ruang lingkup kerja sama meliputi berbagai inisiatif digital, mulai dari Smart Transportation, Smart Logistics, AI Safety, Asset Management, Visitor Management, Smart Parking, Carbon Emission Monitoring, ESG Reporting, hingga Digital Command Center.
Seluruh inisiatif tersebut berada dalam satu kerangka besar pengembangan kawasan industri cerdas. Melalui pendekatan ini, solusi dan inovasi baru dapat dikembangkan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan KIM dan para tenant, dengan tetap mengacu pada arah strategis kemitraan.
Direktur PT Kawasan Industri Medan (Persero) Daly Mulyana menyampaikan digitalisasi menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas layanan kawasan, efisiensi operasional, sekaligus memperkuat daya tarik investasi.
“Penandatanganan Nota Kesepahaman ini merupakan awal dari kemitraan strategis antara KIM teknologi. Sinergi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan efisiensi operasional dan keselamatan transportasi serta logistik, tetapi juga menciptakan model bisnis baru melalui optimalisasi aset, digitalisasi layanan, serta pemanfaatan teknologi AI dan IoT,” ujar Daly.
Menurut Daly, kolaborasi tersebut diharapkan memberikan nilai tambah bagi seluruh tenant, memperkuat daya saing KIM sebagai kawasan industri modern, sekaligus menjadi contoh transformasi digital yang dapat direplikasi di kawasan industri lainnya di Indonesia.
Kemitraan ini dinilai memiliki nilai strategis karena KIM merupakan salah satu kawasan industri terbesar di Sumatera yang menjadi pusat aktivitas berbagai sektor manufaktur dan logistik. Implementasi teknologi secara terintegrasi diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan kawasan sekaligus menghadirkan layanan yang lebih optimal bagi tenant dan seluruh pemangku kepentingan.
Selama periode kerja sama, TransTRACK dan KIM akan melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala untuk memastikan setiap inisiatif berjalan efektif dan selaras dengan kebutuhan pengembangan kawasan.
Melalui kolaborasi tersebut, TransTRACK menegaskan komitmennya memperluas penerapan teknologi AI dan IoT di berbagai sektor strategis di Indonesia guna mendukung transformasi industri menuju ekosistem transportasi dan logistik yang lebih efisien, aman, terintegrasi, dan berkelanjutan.





















