Home Berita Properti Perdana di Bursa, Saham Trimitra Propertindo Oversubscribed 88.67 Kali

Perdana di Bursa, Saham Trimitra Propertindo Oversubscribed 88.67 Kali

1355
0
bursa saham
Direktur Utama PT Trimitra Propertindo Tbk. Suryadi Tan saat memberikan sambutan pada acara pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia./dok. Trimitraland

Kinerja sektor properti di Indonesia, dinilai akan semakin membaik. Kondisi ini membuat sejumlah pengembang tak ragu untuk melansir beberapa portofolio terbaru, termasuk melebarkan sayap bisnis melalui lantai bursa saham (Initial Public Offering/IPO).

Beberapa pengembang properti telah merencanakan IPO pada semester II 2018 ini. Salah satunya adalah PT Trimitra Propertindo Tbk.

Pengembang proyek mixed use Parkland Avenue di Serpong ini menggelar pencatatan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 23 Agustus 2018. Perseroan dengan kode emiten LAND akan melepas sebanyak 773,3 juta saham atau setara 27,69% dari total modal yang ditempatkan. Sementara, harga penawaran saham yang ditawarkan senilai Rp390 per saham.

Penetapan harga ini didasarkan atas beberapa hal, antara lain kondisi pasar pada saat bookbuilding dilakukan, permintaan dari calon investor berkualitas, kinerja keuangan Perseroan, data dan informasi serta status perkembangan terakhir Perseroan.

Dana yang berhasil dihimpun dari IPO ini nantinya akan dilakukan untuk beberapa aksi korporasi, seperti pengembangan dan pembangunan proyek baru maupun eksisting, serta restrukturisasi beberapa kredit Perseroan.

“Kami cukup optimis dengan langkah IPO tersebut, terlebih Penawaran Umum yang dilakukan pada 10-14 Agustus 2018 lalu mendapat respon positif dan sangat diminati investor hingga kelebihan permintaan atau oversubscribed 88.67 kali,” ujar Suryadi Tan, Direktur Utama PT Trimitra Propertindo Tbk, melalui keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis (23/8/2018).

Trimitra Propertindo, lanjut Suryadi Tan, telah menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas selaku penjamin emisi pelaksana efek.

Mulai Rp300 Juta

PT Trimitra Propertindo Tbk. mulai menapaki bisnis di industri properti sejak 2012 lalu. Meski diusia yang relatif cukup muda, Perseroan yang lebih dikenal melalui brand Trimitraland tersebut telah meraih beberapa penghargaan, antara lain Tahun 2017 – “The Best New Comer Developer” dari Property & Bank Award 2017 dan Tahun 2018 – “The Prospective Condominium Development in Serpong” dari Properti Indonesia Award 2018.

Dengan mengusung “Spirit to GROW” dalam setiap langkahnya, Trimitraland optimis dapat terus berkembang baik dengan cara menjaga performa bisnisnya.

Diantara beberapa portofolio, kawasan Parkland Avenue merupakan proyek masterpice yang dikembangkan Trimitra Propertindo di kawasan dekat dengan Central Business District BSD, Serpong, Tangerang.

Tower 1, “The Avenue” adalah proyek berkonsep mixed use yang mencakup apartemen, SOHO, shopping arcade, mansion house. Setelah sukses meluncurkan Tower 1, Trimitra Propertindo kembali meluncurkan Tower 2 yang diberi nama “The Canary”.

The Canary mengusung konsep back to nature of new horizon in Serpong dengan sentuhan desain kontemporer minimalis, hunian vertikal ini dibangun di atas lahan seluas 1,2 ha dan setinggi 36 lantai yang merangkum sebanyak 603 unit.

The Canary terdiri atas dua tipe yaitu Studio (22 m² semi gross) dipasarkan seharga Rp300 jutaan dan Two Bedroom (44 m² semi gross ) mulai dari Rp600 jutaan.

Suryadi Tan, mengatakan, apartemen Tower The Canary membidik target pasar kalangan profesional muda, pasangan muda, urban life, pembeli dari luar kota serta investor.

“Ground breaking The Canary akan kami lakukan pada kuartal IV-2018,” ujarnya.

Lokasi proyek yang tidak jauh dari beberapa perguruan tinggi juga menjadi garapan pengembang terhadap pasar mahasiswa.

Hal ini juga ditunjang dengan lengkapnya fasilitas dalam kawasan hunian tersebut. Berbagai fasilitas berkonsep resort memberikan hiburan bagi mahasiswa, seperti Aviary Hall, Lifestyle Arcade dengan cafe, restaurant dan specialty stores.

The Canary juga berada di lokasi strategis, yakni di Jalan Raya Serpong yang merupakan sebuah kawasan bisnis di daerah BSD Serpong. Beberapa stasiun commuter line juga tidak jauh dari proyek ini. [Pius Klobor]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here