Menteri PUPR Resmikan Proyek Infrastruktur dan Perumahan di Dharmasraya

Kementerian PUPR telah membangun sekitar 10 proyek di Kabupaten Dharmasraya, dengan nilai mencapai Rp227 miliar.

0
120
Menteri PUPR Resmikan Proyek Infrastruktur dan Perumahan di Dharmasraya
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meresmikan sejumlah proyek infrastruktur dan perumahan di Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat secara virtual di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Senin, 21/9/2020. (Foto: PUPR)

Propertyandthecity.com, Jakarta – Adanya Pandemi Covid-19 tidak membuat pelaksanaan pembangunan dan peresmian proyek infrastruktur dan perumahan yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terhambat. Kementerian PUPR pun kini mulai melaksanakan pengawasan pembangunan serta melakukan peresmian proyek pembangunan yang telah selesai melalui pemanfaatan teknologi.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono meresmikan sejumlah proyek infrastruktur dan perumahan di Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat secara virtual melalui aplikasi Zoom di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (21/9/2020).

Baca: Basuki: Pameran Properti Virtual Expo 2020 Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional

Setidaknya ada 10 proyek yang dibangun Kementerian PUPR di Kabupaten Dharmasraya, mulai dari pembangunan jembatan, jalan, instalasi penglolahan air minum, serta rumah susun, rumah khusus, serta bedah rumah masyarakat. Proyek-proyek yang diresmikan tersebut memiliki nilai yang mencapai Rp227 miliar.

Turut hadir dalam peresmian tersebut, Dirjen Perumahan Khalawi Abdul Hamid dan Pejabat Kementerian PUPR, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Sumatera Barat Syamsul Bahri, Forkopimda, Ketua dan anggota DPRD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemekaran, alim ulama, bundo kanduang dan tokoh pemuda, Pejabat Eselon II, III, IV dan staf di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Dharmasraya.

Prosesi peresmian proyek-proyek Kementerian PUPR dilaksanakan di dua tempat yang berbeda. Bupati Dharmasraya beserta jajarannya berada di panggung yang ada di Jembatan Rangka Baja Pulai yang ada di Kabupaten Dharmasraya, sedangkan Menteri PUPR melakukan peresmian secara simbolis dan virtual dari Gedung Utama Kantor Kementerian PUPR di Jakarta.

“Pembangunan infrastruktur tidak hanya berada di pusat-pusat kegiatan ekonomi atau perkotaan saja, tetapi dibangun hingga ke plosok kawasan pedesaan. Hal ini juga menjadi amanah Presiden Joko Widodo untuk membangun infrastruktur bagi masyarakat Indonesia,” ujar Basuki.

Menteri Basuki menerangkan, pada tahun 2019 lalu Kementerian PUPR telah menyelesaikan pembangunan yang penting untuk masyarakat di Kabupaten Dharmasraya, berupa jembatan, pelebaran jalan, embung, pengendalian banjir, air minum, sanitasi, rumah susun, rumah swadaya dan rumah khusus.

Baca: Kementerian PUPR Anggarkan Rp8,093 Triliun untuk Program Perumahan di 2021

Beberapa proyek infrastruktur dan perumahan yang diresmikan tersebut antara lain:

  • Jembatan Cable Stayed Sungai Dareh sepanjang 200 meter, senilai Rp87,8 miliar.
  • Jembatan Rangka Baja Pulai sepanjang 200 meter, senilai Rp35,6 miliar.
  • Pelebaran Jalan Nasional (Segmen Pulau Punjung dan Koto Baru) sepanjang 1.500 meter, senilai Rp25 miliar.
  • Embung Padang Roco Siluluk dan Sungai Duo, senilai Rp15 miliar.
  • Pengaman Tebing Sungai Batang Piruko Koto Baru senilai Rp3,2 miliar.
  • Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di di Jorong Koto Harjo, Jorong Jaya Mulya dan Jorong Sungai Kalang I, senilai Rp1,56 miliar.

Selanjutnya adalah hasil pembangunan perumahan yang masuk dalam Program Sejuta Rumah antara lain:

  • Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Sungai Rumbai sebanyak satu tower, senilai Rp16,38 miliar.
  • Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk 1.505 unit rumah tidak layak huni, senilai Rp26,33 miliar.
  • Sebanyak 52 unit Rumah Khusus Sitiung senilai 6,19 miliar.

“Rusunawa untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) Kabupaten Dharmasraya, 52 unit Rumah Khusus Nelayan Kabupaten Dharmasraya dan 1.505 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) merupakan wujud nyata komitmen pemerintah untuk memberikan tempat tinggal atau hunian yang layak bagi masyarakat. Selain itu juga untuk mendukung pengembangan pembangunan dan ekonomi di Kabupaten Dharmasraya,” terang Basuki.

Baca: Minat Beli Rumah di Kota Podomoro Tenjo Sangat Tinggi

Rusunawa MBR Kabupaten Dharmasraya mulai dibangun pada Agustus 2019 dan selesai di bulan Maret 2020. Pembangunan Rusun yang terletak di Desa Sungai Rumbai, Kecamatan Sungai Rumbai ini menelan biaya Rp16,38 miliar yang berasal dari APBN TA 2019.

Rusunawa MBR tersebut dibangun sebanyak satu tower dan memiliki ketinggian tiga lantai serta unit hunian sebanyak 42 unit, dengan kamar tipe 36. Bangunan vertikal tersebut dapat menampung sekitar 168 orang.

Sedangkan Rumah Khusus Nelayan MBR Kabupaten Dharmasraya mulai dibangun pada November 2018 dan selesai di Desember 2019. Rumah Khusus Nelayan ini terletak di Nagari Sitiung, Kecamatan Sitiung dengan menelan biaya Rp6,19 miliar. Rusus ini dibangun 52 unit rumah dengan tipe 28 couple.

Selanjutnya, untuk Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya MBR Kabupaten Dharmasraya tahun 2019 dan 2020 mendapatkan sebanyak 1.505 unit rumah bantuan. Rinciannya, tahun 2019 sebanyak 1.005 unit dan tahun 2020 sebanyak 500 unit, dengan biaya pembangunan sebesar Rp16,35 miliar.

Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih atas bantuan pembangunan infrastruktur dan perumahan yang dibangun Kementerian PUPR di daerahnya. Menurutnya, adanya proyek Kementerian PUPR secara tidak langsung akan mendorong kesejahteraan masyarakat dan perekonomian daerah.

Baca: Salurkan BSPS di Batang Hari, Kementerian PUPR Gelontorkan Rp11,02 Miliar

“Kami siap mendukung pembangunan infrastruktur agar Kabupaten Dharmasraya bisa bersaing dengan daerah lain di Indonesia. Adanya pembangunan infrastruktur yang telah selesai ini akan kami manfaatkan untuk masyarakat,” katanya.