Home Berita Properti Krisis Lahirkan Kesempatan, Darmadi: Saatnya Milenial Beli Properti

Krisis Lahirkan Kesempatan, Darmadi: Saatnya Milenial Beli Properti

Besarnya kepercayaan konsumen terhadap APG terlihat dari besarnya minat konsumen di Podomoro Tenjo. Dua setengah bulan sejak diluncurkan, total minat yang masuk lebih dari 1.500 unit.

340
0
darmadi darmawangsa soal kota podomoro tenjo
Diskusi webinar Agung Podomoro Group dengan tema “Kota Podomoro Tenjo Pas Buat Kantong Milenial” di Jakarta, Rabu, 25/11/2020. (dok. APG)

Propertyandthecity.com, Jakarta – Bagi milenial yang ingin memiliki hunian dan berinvestasi di bidang properti, saat ini merupakan keputusan yang tepat. President Director ERA Indonesia, Darmadi Darmawangsa mengungkapkan, hunian bukan sekadar untuk memenuhi kebutuhan akan tempat tinggal, namun juga sebagai pilihan investasi.

Pembelian properti saat ini, kata dia, juga didukung oleh bunga KPR yang tidak begitu tinggi yakni 7-9% per tahun. Besaran bunga KPR ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan tahun lalu yakni 11% dan lima tahun sebelumnya yakni 13% per tahun.

Baca: Kuartal II 2020, Tren Pencarian Rumah di Bogor Meningkat

“Krisis sering kali melahirkan kesempatan untuk meraih hasil investasi yang lebih besar dibandingkan saat normal. Dan pandemi ini bisa jadi momentum yang pas buat milenial untuk investasi,” ungkap Darmadi dalam webinar dengan bertajuk “Kota Podomoro Tenjo Pas Buat Kantong Milenial” di Jakarta, Rabu (25/11/2020).

Lebih lanjut, kata Darmadi, tren properti 2020 menunjukkan bahwa masyarakat milenial yang berusia muda, pada umumnya menginginkan hunian yang praktis dengan harga yang terjangkau.

Salah satunya seperti di Kota Podomoro Tenjo, yang dikembangkan oleh Agung Podomoro Group (APG). Apalagi harganya pun sangat terjangkau.

“Kaum milenial pada umumnya adalah first home buyer yang ingin memiliki rumah yang kecil. Biasanya milenial juga tidak lagi menyasar properti di pusat kota, tetapi di pinggiran kota asalkan lokasinya dekat dengan sarana transportasi dan mendukung gaya hidup,” terang Darmadi.

Proyek Kota Podomoro Tenjo yang mulai dikenalkan ke pasar sejak 17 Agustu 2020 lalu memang menjadi pilihan terbaik bagi kalangan milenial dan keluarga muda. Harga rumah di kota mandiri dan satelit baru itu memang sangat terjangkau, yakni mulai Rp200 jutaan.

Assistant Vice President Kota Podomoro Zaldy Wihardja mengatakan, pembangunan kota Podomoro Tenjo juga mempertimbangkan pasar kaum milenial yang sangat besar di Indonesia, khususnya DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat. Dengan harga yang sangat kompromis dengan kantong milenial, Zaldy berharap hunian di kota mandiri ini dapat memenuhi kebutuhan kaum muda.

“Kami merasa dengan harga yang ditawarkan dan lokasi yang didukung infrastruktur matang, Kota Podomoro Tenjo adalah jawaban buat rekan-rekan milenial yang ingin punya rumah dan investasi di properti. Kami yakin lokasi ini akan memiliki value yang terus naik dalam waktu yang cepat,” kata Zaldy.

Baca: 5 Proyek Agung Podomoro yang Paling Ngegas di Jawa Barat

Kota mandiri dan satelit baru ini didukung oleh infrastruktur Grand Transit Oriented Development (TOD) yang akan memudahkan mobilitas masyarakat.

Kota Podomoro Tenjo hadir dengan mendukung gaya hidup milenial yang produktif dengan berbagai fasilitas yang mendukung. Kehadiran Grand TOD di kota mandiri tersebut akan mendorong masyarakat lebih disiplin menggunakan transportasi umum untuk aktivitas sehari-hari. Hal ini akan memangkas biaya dan waktu mobilitasnya.

“Ketika pandemi berakhir harga properti akan cenderung naik. Keputusan investasi hari ini akan menjadi keuntungan yang luar biasa dimasa depan,” kata Zaldy lagi.

Lebih lanjut Zaldy menjelaskan bahwa banyak cara bagi kaum milenial untuk mendapatkan hunian impiannya di Kota Podomoro Tenjo. Salah satunya melalui fasilitas KPR yang banyak ditawarkan oleh perbankan. Apalagi dalam situasi pandemi saat ini banyak bank yang menawarkan biaya uang muka yang rendah dan jangka waktu kredit lebih panjang. Sehingga besaran cicilan tidak terlalu memberatkan.

Agung Podomoro Group telah membangun berbagai produk properti selama lebih dari setengah abad. Kami punya konsep dan market yang selalu bangga dengan huniannya. Kebanggaan dan kenyamanan itu juga yang kami tawarkan kepada calon warga Kota Podomoro Tenjo,” imbuh Zaldy.

Bukti besarnya kepercayaan konsumen terhadap APG terlihat dari besarnya minat konsumen di Podomoro Tenjo. Dua setengah bulan sejak diluncurkan, total minat yang masuk lebih dari 1.500 unit.

Felicia Putri Tjiasaka seorang investor milenial mengaku bahwa properti adalah salah satu pilihan investasi untuk jangka panjang. Selain harganya cenderung akan terus naik, memiliki properti sesungguhnya juga telah memenuhi separuh kebutuhan sebuah keluarga.

“Mayoritas milenial pasti punya keinginan untuk memiliki keluarga. Dengan memiliki rumah, berarti separuh risiko berumah tangga seperti sudah terkelola dengan baik,” katanya.

Baca: Summarecon Serpong Rilis Hunian Milenial di Cluster Baroni

Felicia juga mengingatkan kaum milenial untuk tetap waspada dalam berinvestasi. Jangan hanya fokus pada hasil, tapi abai terhadap produk dan risiko investasinya. Karena itu, bagi para milenial yang mayoritas pemula, membeli properti di pinggiran dengan harga yang sangat terjangkau seperti di Kota Podomoro Tenjo adalah pilihan logis saat ini.

“Jujur, jika melihat reputasi Agung Podomoro Group, rasanya mustahil masih ada rumah seharga Rp 200 jutaan. Mungkin saat ini jaraknya cukup jauh dari Jakarta. Namun pandemi ini mengajarkan bahwa di rumah kita bisa tetap produktif dan bahagia dengan keluarga,” tutupnya.

Previous articleIntiland Rilis Cluster Duo dengan Konsep Baru di Talaga Bestari
Next articleGNA Group Luncurkan Cluster Diamond di Golden Stone