Top 5 This Week

Related Posts

Bukan Cuma Tarif, Integrasi Moda Jadi Kunci Pengoperasian LRT Kelapa Gading-Manggarai

Jakarta, Propertyandthecity.com – Penerapan tarif yang terjangkau dan terintegrasi menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam pengoperasian LRT Kelapa Gading-Manggarai. Dengan tarif dan konektivitas yang baik, LRT diharapkan bisa lebih mudah digunakan masyarakat untuk terhubung dengan moda transportasi publik lainnya.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wa Ode Herlina mendorong agar tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai tetap terjangkau dan terintegrasi dengan moda transportasi publik lainnya. Menurutnya, tarif dan konektivitas antarmoda menjadi hal penting agar masyarakat mau beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

Wa Ode mengatakan, LRT Kelapa Gading-Manggarai yang memiliki panjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun dan waktu tempuh sekitar 28 menit perlu terhubung dengan Transjakarta, Mikrotrans, KRL, dan moda lainnya.

“Yang penting sekarang bukan hanya LRT-nya selesai, tetapi bagaimana LRT terhubung dengan Transjakarta, Mikrotrans, KRL, dan moda lainnya, sehingga masyarakat benar-benar mudah berpindah dari satu moda ke moda lain,” ujar Wa Ode, Senin (21/9/2026).

Ia juga meminta Mikrotrans diperkuat sebagai feeder menuju stasiun LRT, termasuk pengembangan Park and Ride di kawasan Manggarai. Menurutnya, fasilitas tersebut dapat menjadi salah satu insentif bagi masyarakat untuk meninggalkan kendaraan pribadi.

“Kalau tarifnya dibuat terjangkau atau flat dan terintegrasi dengan perjalanan transportasi umum, ini bisa menjadi salah satu insentif agar masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi,” katanya.

Wa Ode menilai, penetapan tarif integrasi juga perlu mempertimbangkan kemampuan masyarakat dan kebutuhan subsidi pelayanan publik (PSO), sehingga tarif tetap terjangkau tanpa mengganggu keberlanjutan layanan.

Saat ini, Pemprov DKI memberlakukan tarif khusus Rp8 selama delapan hari pertama pengoperasian LRT Kelapa Gading-Manggarai, kemudian tarif flat sementara sebesar Rp5.000. Tarif resmi LRT akan diputuskan pada Oktober mendatang.

Rencananya, LRT Kelapa Gading-Manggarai akan dilanjutkan dari Manggarai hingga Dukuh Atas. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pembangunan tersebut akan dimulai paling lambat Januari 2027 dan ditargetkan selesai pada Agustus 2028.

“Untuk pembangunan (LRT) dari Manggarai sampai dengan Dukuh Atas, saya sudah meminta karena dananya sudah ada, paling lama Januari untuk dimulai,” ujar Pramono, di Gedung PMI DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (17/9).

Pramono mengatakan anggaran pembangunan LRT dari Manggarai hingga Dukuh Atas telah disiapkan Pemprov DKI Jakarta. Perpanjangan ini juga menjadi bagian dari penataan kawasan Manggarai yang diproyeksikan sebagai hub transportasi baru.

Kawasan Manggarai nantinya akan menjadi titik integrasi KRL, LRT, dan Transjakarta dengan potensi melayani hingga 1,3 juta penumpang per hari.

+ posts

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles