Top 5 This Week

Related Posts

Bagi Dividen Rp20 Miliaran, One Global Capital Tunjukkan Kinerja Positif dan Keberlanjutan

PropertyandTheCity.com, Jakarta– One Global Capital (OGC) siap membagi bonus atau dividen tunai senilai Dolar Australia (AUD) 1,8 juta, setara Rp20,26 miliar (kurs AUD 11,258) untuk tahun buku yang berakhir pada Desember 2025.

Pembagian dividen ini mencerminkan 18,5 persen imbal hasil tunai atas ekuitas yang diinvestasikan, sementara para pemegang saham tetap mempertahankan kepemilikan penuh atas aset tersebut.

Chairman dan Group CEO One Global Capital, Iwan Sunito, menyampaikan, pembagian dividen ini menjadi momentum penting yang menegaskan keberhasilan strategi fundamental perusahaannya sejak mengakuisisi Eastlakes Shopping Centre setahun lalu.

“Ini menunjukkan, bukan hanya kinerja aset yang solid, tetapi juga manfaat berinvestasi di pasar dengan mata uang yang kuat dan stabil,” tutur Iwan, dalam siaran pers yang dinukil Minggu (28/12).

Untuk diketahui, OGC mengakuisisi aset yang kini dikenal sebagai One Global Gallery-Eastlakes tersebut senilai AUD19,5 juta atau setara Rp219,5 miliar. Dalam kurun waktu 12 bulan, seluruh unit ritel telah terisi penuh, sehingga valuasi aset meningkat menjadi AUD33 juta setara Rp371,5 miliar. Angka tersebut merujuk pada laporan valuasi independen yang diterbitkan Savills Sydney pada Oktober 2025.

One Global Capital
CEO One Global Capital Iwan Sunito.

Iwan jelas sumringah musabab capaian itu kontras dengan narasi umum terkait penurunan sektor ritel. “Kami berfokus pada fundamental yang tidak tergantikan oleh tren atau e-commerce, yaitu menawarkan kenyamanan, aksesibilitas, dan ritel kebutuhan sehari-hari. Fundamental inilah yang terbukti paling tangguh dan berkelanjutan,” paparnya.

Dr. Pankaj, investor asal Sydney, antusias atas bagi-bagi bonus tersebut. “Ini benar-benar hadiah Natal terbaik yang pernah kami terima. Sangat luar biasa bahwa kami masih mempertahankan kepemilikan saham, namun sudah menerima imbal hasil sekitar 18 persen hanya dalam satu tahun,” tuturnya.

Sementara itu, investor asal Amerika Serikat, Dr. Maha, menambahkan, hal yang paling mengesankan adalah kecepatan realisasi hasil investasi ini. “Target yang sebelumnya diproyeksikan dalam jangka waktu lima tahun, ternyata dapat dicapai jauh lebih cepat, hanya dalam satu tahun. Ini mencerminkan kualitas pengelolaan aset dan strategi One Global Capital,” ungkapnya.

Apresiasi serupa juga hadir dari Tanah Air yang menyatakan bahwa dirinya senang karena investasi ini kembali jauh lebih cepat dari yang ia perkirakan.

“Sejak awal saya sudah yakin bahwa Pak Iwan Sunito akan memberikan hasil. Karena itu, kami telah menginstruksikan agar hasil investasi ini langsung diinvestasikan kembali ke proyek baru yang akan segera diluncurkan,” ungkap investor yang enggan disebut namanya ini.

Dukungan Besar dari Komunitas Lokal

Sebagai kekuatan ekonomi bernilai sekitar satu triliun dolar dengan populasi sekitar 25 juta jiwa, imbuhnya, Australia memiliki daya beli per kapita yang tinggi, pola konsumsi yang stabil, serta ketahanan sektor ritel sebagai bagian dari fundamental pasar domestiknya.

One Global Gallery-Eastlakes mencerminkan strategi neighbourhood retail generasi baru yang dikembangkan One Global Capital, yakni ritel berbasis kebutuhan harian yang dekat dengan komunitas lokal dan relatif kebal terhadap disrupsi digital.

Dua penyewa utamanya yakni ALDI (1.600 m2) dan Woolworths. Kinerja Woolworths menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dengan peningkatan omzet dari sekitar AUD150.000 per bulan menjadi lebih dari AUD520.000 per bulan sejak akuisisi. Seluruh penyewa lainnya juga mencatatkan pertumbuhan yang sehat dan stabil.

“Kami memang menyiapkan program serta struktur pengelolaan aset yang disiplin. Namun yang paling mengejutkan kami adalah besarnya dukungan dari komunitas lokal sejak One Global Gallery-Eastlakes kami ambil alih. Dukungan inilah yang menjadi fondasi utama keberlanjutan aset ini,” jelas Iwan.

Ke depan, One Global Capital memproyeksikan pertumbuhan nilai yang berkelanjutan, didorong oleh peningkatan pendapatan sewa seiring aktivasi ruang baru dan penyesuaian tarif sewa, potensi penurunan suku bunga yang dapat menekan yield dan mendorong kenaikan valuasi aset, serta meningkatnya permintaan terhadap ritel berbasis komunitas yang relatif tahan terhadap disrupsi digital.

“Dividen yang kami bagikan hari ini baru permulaan. Investor telah menerima imbal hasil tunai yang kuat, tetap mempertahankan kepemilikan saham, dan masih memiliki eksposur penuh terhadap pertumbuhan nilai aset ke depan. Kami optimistis bahwa pada 2026 dan seterusnya akan hadir kabar yang lebih baik dan lebih besar bagi para investor kami,” tutup Iwan.

+ posts

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles