Jakarta, Propertyandthecity.com – Memasuki tahun keduanya beroperasi di Indonesia, MilikiRumah terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan proptech berbasis Artificial Intelligence (AI) yang membantu pengembang meningkatkan penjualan rumah sekaligus memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat Indonesia.
Dalam dua tahun terakhir, MilikiRumah telah berkembang pesat dengan melayani lebih dari 200 proyek perumahan di berbagai wilayah Indonesia. Perusahaan juga terus memperluas jangkauan operasionalnya melalui tim penjualan di berbagai kota besar seperti Surabaya, Bandung, Yogyakarta, serta Bodetabek guna mendukung kebutuhan pengembang secara lebih dekat dan efektif.
Sebagai bagian dari fase pertumbuhan berikutnya, MilikiRumah menunjuk Faizal Abdullah sebagai Chief Commercial Officer (CCO) untuk memimpin strategi komersial perusahaan, memperkuat kemitraan dengan pengembang dan institusi keuangan, serta mempercepat ekspansi bisnis secara nasional. Sebagai bagian dari perubahan organisasi, Marine Novita tidak lagi menjabat sebagai President Director efektif sejak April 2026.
Faizal memiliki pengalaman lebih dari dua dekade dalam bidang transformasi bisnis, strategi komersial, dan pertumbuhan perusahaan. Sebelum bergabung dengan MilikiRumah, ia memegang berbagai posisi kepemimpinan di perusahaan regional seperti Rumah123, PropertyGuru Group dan Rumah.com, serta pernah memimpin bisnis developer properti juga di Indonesia.
“Faizal dan saya telah bekerja bersama selama lebih dari satu dekade sejak di PropertyGuru Group. Pengalamannya dalam membangun organisasi komersial dan menghasilkan pertumbuhan menjadikannya sosok yang tepat untuk membawa MilikiRumah memasuki fase berikutnya,” ujar Winston Lee, Co-Founder dan CEO MilikiRumah dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (25/7/26).
“Sejak bergabung, Faizal telah membantu mendorong pertumbuhan pendapatan bulanan perusahaan hingga 50 persen, sekaligus memperkuat fondasi organisasi untuk mendukung ekspansi jangka panjang,” lanjutnya.
Menurut Winston, fokus MilikiRumah saat ini bukan hanya memperluas jumlah proyek, tetapi juga memaksimalkan penggunaan produk yang ada untuk membantu pengembang meningkatkan tingkat konversi penjualan melalui pemanfaatan AI.
“Kami telah membuktikan bahwa model bisnis kami berhasil. Kini fokus kami adalah meningkatkan skala bisnis melalui kepemimpinan komersial yang lebih kuat, memperluas kolaborasi dengan pengembang dan perbankan, serta terus mengembangkan teknologi AI yang membantu lebih banyak masyarakat Indonesia memiliki rumah,” kata Winston.
Melalui platform AI ini, MilikiRumah membantu pengembang melakukan consumer profiling, mengidentifikasi kesiapan finansial calon pembeli, serta memberikan langkah yang paling sesuai sehingga meningkatkan peluang akad.
Teknologi AI MilikiRumah membantu pengembang mengidentifikasi calon pembeli yang paling siap melakukan akad, sehingga tim penjualan dapat memprioritaskan prospek dengan peluang konversi tertinggi. Di saat yang sama, AI MilikiRumah juga menyusun jalur (pathway) yang bersifat preskriptif bagi masyarakat underbanked, unbanked, dan calon pembeli rumah pertama agar mereka mengetahui langkah-langkah finansial yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kelayakan pembiayaan dan mewujudkan kepemilikan rumah”
Selain mendukung pengembang, solusi MilikiRumah juga membuka akses kepemilikan rumah bagi masyarakat yang sebelumnya mengalami kendala memperoleh pembiayaan melalui skema perbankan konvensional, termasuk pekerja sektor informal dan masyarakat dengan riwayat kredit yang terbatas.
“Indonesia masih memiliki kesenjangan kepemilikan rumah yang sangat besar. Kami percaya teknologi AI dapat menjadi jembatan antara calon pembeli, pengembang, dan institusi keuangan sehingga semakin banyak keluarga Indonesia dapat memiliki rumah,” tambah Faizal.
Dengan penguatan kepemimpinan komersial dan investasi berkelanjutan pada teknologi AI, MilikiRumah menargetkan menjadi platform pilihan bagi developer dalam meningkatkan konversi penjualan sekaligus memperluas akses kepemilikan rumah di Indonesia.



