DIMANA ANDA TEMPATKAN PASUKAN ANDA?

0
102
Property mind games

”Bila Anda kuat di semua lini, maka Anda lemah di semuanya, bila Anda kuat di satu lini, maka Anda lemah di lini lainnya”.

Dalam sebuah buku mengenai strategi perang Sun Tzu, seorang ahli strategi yang dilahirkan 2500 tahun lalu di daratan Cina dijelaskan bagaimana Anda harus berperang dan mengatur pasukan Anda. Dimana pasukan Anda ditempatkan akan berpengaruh pada hasil yang akan diperoleh. “Bila Anda kuat di semua lini, maka Anda lemah di semuanya, bila Anda kuat di satu lini, maka Anda lemah di lini lainnya”. Kalimat di atas mempunyai arti yang sangat dalam. Diperhatikan lebih jauh, secara prinsip sangat berguna dan dapat direalisasikan, dalam hubungannya dengan strategi pemasaran properti. Mana yang Anda pilih, melakukan kampanye di semua wilayah, atau kampanye di suatu fokus wilayah tertentu? Tergantung jenis produk apa yang sedang Anda pasarkan.

Bila produk Anda jenis consumer goods, maka tentunya produk Anda diharapkan dapat menjangkau semua wilayah. Namun pada proyek-proyek properti, pangsa pasar yang ada
relatif bersifat lokal (
localized). Profil pembeli untuk suatu proyek properti dalam jangkauan radius primer mewakili 70% pembeli proyek tersebut. Sisanya berasal dari wilayah wilayah lain diluar wilayah primer tersebut. Besaran jangkauan pangsa pasar primer tergantung dari jenis properti dan besaran properti. Namun pada prinsipnya kita tidaklah harus
melakukan kampanye pemasaran di semua wilayah.

Meskipun hal ini telah disadari para pelaku bisnis properti, namun pada kenyataannya sering terlihat suatu proyek seakanakan mau mengambil semua bagian ‘kue’ yang ada di wilayah lain. Sah-saja hal tersebut dilakukan, namun di lain pihak dikhawatirkan Anda akan kehilangan ‘kue’ di pangsa pasar primer Anda sendiri.

Komunikasikan proyek Anda di wilayah pangsa pasar primer Anda terlebih dahulu. Semakin luas Anda memasarkan proyek Anda, maka konsentrasi akan semakin terpecah.
Dimana sebenarnya pangsa pasar di wilayah primer Anda lah yang harus digali sampai habis. Karena pangsa pasar primer Anda relatif lebih mengetahui dan mengenal proyek Anda dibandingkan dengan pangsa pasar di luar wilayah primer Anda.
Bila Anda mendapatkan feed back buruk dari wilayah pasar primer Anda, jangan harap Anda akan mendapatkan yang lebih baik dari wilayah diluar wilayah primer Anda.