Serah Terima Branz BSD Ai Lebih Awal dari Jadwal

0
31
Branz BSD Ai
Gunting Pita oleh direksi Tokyu Land Indonesia pada Upacara Peresmian Serah Terima Branz BSD Ai (foto : vector Indonesia)

Proyek kondominium dari Tokyu Land Indonesia, Branz BSD Ai yang semula direncanakan handover pada Desember 2018, ternyata maju lebih awal dari rencana sebelumnya. Di akhir bulan Oktober 2018 serah terima unit kondominium pada pembeli selesai dilaksanakan.

Proyek yang pertama kali diluncurkan pada Agustus 2015 ini berdiri diatas lahan seluas kurang lebih 16.000 meter persegi dan mulai dibangun pada Mei 2016 yang memakan waktu dua setengah tahun pengerjaannya ini sudah siap dihuni dan sebagian unit sudah ditempati sebelum peresmian serah terima berlangsung.

Baca: Tokyu Land, Pengembang Asing Pertama Raih Penghargaan Ini

Dari total tiga menara dengan jumlah unit yang sudah selesai dibangun sebanyak 1256 unit, kurang lebih 700 unit yang sudah laku terjual. Namun jumlah tersebut agak meleset dari jumlah awal yang direncanakan oleh Tokyu Land, yaitu total awalnya mencapai 3.000 unit yang ingin dibangun.

Proyek yang berada di tengah CBD-BSD ini didesain oleh Anggara Architeam, dengan desain interior oleh Nikken Space Design memiliki tema biru khas Jepang, yaitu Ai pada setiap interior di lobby masing-masing gedung.

Keiji Saito selaku Presiden Direktur Tokyu Land Indonesia mengatakan, “kesuksesan kondominium Branz BSD Ai ini berkat kerjasama yang dilakukan banyak pihak termasuk para konstruktor dari Indonesia dan Jepang yang berkolaborasi untuk memuaskan penghuni di Indonesia dengan mempersembahkan kualitas terbaik Jepang.”

Konstruksi keseluruhan bangunan yang ditangani oleh Nusa Raya Cipta, yaitu salah satu kontraktor independen terbesar di Indonesia. Sedangkan untuk konstruksi Mekanikal, Elektrikal, dan Plumbing (MEP) ditangani oleh Shinryo Corporation, dan untuk manajemen konstruksi dipegang oleh Sakura Project Management yaitu perusahaan yang banyak menangani konstruksi di Jepang.

Yang membedakan kondominium Branz BSD Ai dengan hunian lain yang memiliki tema ala Jepang, adalah bangunannya menggunakan teknologi Jepang, seperti Low-E glass yang dapat meneruskan cahaya matahari masuk ke dalam bangunan dengan aman.

Selain itu, seluruh gedung Branz BSD Ai sudah dilengkapi dengan energy consumption monitoring function yang dapat menghemat pemakaian energi listrik maupun air pada setiap unit. Untuk lampu penerangan gedung tersebut bekerja sama dengan brand Panasonic LED lighting. Branz BSD Ai juga bekerjasama dengan Mitsubishi Electronic sebagai penyedia perangkat Home Energy Management System (SEMS).

Baca: Diluncurkan 2015, Kondomonium Jepang Pertama Tutup Atap

“Setelah penyerahan unit kepada pemiliknya selesai, Tokyu Land masih bertanggung jawab atas management dan maintenance gedung dan masing-masing unit. Pengerjaan management dan maintenance akan diserahkan pada Tokyu Property Management Indonesia (TPMI) yang masih dalam bagian Tokyu Fudosan Holding,” ujar Keiji Saito.

Perawatan yang dilakukan TPMI akan dilakukan sesuai standar dan kualitas Jepang , supaya nilai aset dari masing-masing unit akan tetap terjaga. Biaya maintenace yang dilakukan TPMI seluruhnya dibebankan pada masing-masing pemilik unit dengan tarif yang sudah ditentukan sebelumnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here