The Magnificent Eastern

0
122
The Magnificent Eastern

The Magnificent Eastern, pengembangan koridor timur Jakarta memiliki beberapa isu strategis terkait kawasan industri, pelestarian lingkungan, pengendalian banjir, ketersediaan air bersih, dan penyediaan hunian menengah bawah. Para pengembang timur Jakarta menjawab tantangannya.

Baca juga, IPEX Virtual BTN Sedot Lebih dari 2 Juta Pengunjung

Koridor timur Jakarta disebut sebagai kawasan yangberkembang sangat cepat (fast-growing area). Beberapa faktor pendukungnya, seperti lokasi yang strategis, kemudian ditopang dengan aglomorasi kawasan industri yang besar, dan juga didukung dengan masifnya pembangunan infrastruktur oleh pemerintah. Bahkan, kawasan ini memiliki 10 potensi pengembangan infrastruktur yang diarahkan maupun dipusatkan di kawasan timur Jakarta. Mulai dari Patimban Deep Seaport, Kertajati
International Airport, Express Train Jakarta-Bandung dan Jakarta-Surabaya, Light Rail Transit (LRT), Mass Rapid Transit (MRT), Bandara Karawang, hingga Automated People Mover (Monorail).

Ini belum termasuk beberapa ruas jalan tol yang juga diarahkan ke koridor timur, serta double-double track commuterline (DDT) Manggarai-Cikarang. Sudah pula dirancang, Stasiun Cikarang bakal terkoneksi dengan monorail menuju tujuh kawasan industri. Melihat besarnya potensi tersebut, maka capital gain dan future-nya sudah bisa terbayang sangatlah besar. Bahkan, dalam rancangan besar pemerintah, kawasan industri di timur Jakarta ini akan terkoneksi menjadi satu, mulai dari Bekasi, Karawang hingga Purwakarta (Bekapur). Termasuk rencana pemerintah menggabungkan koridor Jakarta-Bandung menuju Megapolitan 2045.

Besarnya potensi di koridor ini juga didukung dengan keberadaan kawasan industri, bahkan terbesar di Asia Tenggara. Lebih dari 50.000 industri dari 30 negara yang tersebar di koridor timur sehingga mampu mengendalikan
sekitar 60 persen kontribusi sektor industri terhadap perekonomian nasional. Koridor ini juga menyumbang sebesar 34,46 persen Penanaman Modal Asing Nasional, serta 22- 45 persen volume ekspor nasional.

Beberapa kawasan industri yang sudah berada di koridor ini, antara lain MM2100, Delta Silicon Industrial Park Lippo Cikarang, East Jakarta Industrial Park (EJIP), Bekasi International Industrial Estate (BIIE), Jababeka Industrial Estate, dan Green International Industrial Center (GIIC) di Delta Mas.