Beranda City Fact SYDNEY

SYDNEY

0

SYDNEY

Geografi dan Demografi

 

Sydney adalah kota terbesar di Australia, dan ibu kota negara bagian New South Wales. Dengan populasi 4,84 juta jiwa pada tahun 2014 yang menempati area seluas 12.367 Km2 yang sering disebut sebagai the Harbour City,  the City of Villages, atau the Emerald City.

 

Sydney merupakan salah satu kota paling multikultural di dunia sebagai tujuan utama bagi imigran ke Australia. Sebagai koloni Britania pertama di Australia, Sydney didirikan tahun 1788 di Sydney Cove oleh Arthur Phillip, komodor First Fleet. Terletak di sebuah teluk di Laut Tasman, Sydney dibangun di bukit rendah di sekitar Port Jackson.

 

Secara geografi, Sydney terletak di dua daerah: Cumberland Plain, sebuah daerah datar di selatan dan barat pelabuhan, dan Hornsby Plateau, sebuah plato batuan pasir yang terletak di utara pelabuhan dan dibagi oleh lembah yang dalam. Daerah Sydney tidak pernah terkena dampak dari gempa bumi. Wilayah urbannya memiliki sekitar 70 pelabuhan dan pantai, termasuk Bondi Beach yang terkenal.

 

Nenek moyang penduduk Sydney yang paling umum adalah Australia, Inggris, Irlandia, Skotlandia dan Cina. Sensus sebagian besar penduduk Australia lahir di luar negeri dengan negara-negara penduduk imigran berasal dari adalah Britania Raya, Cina dan Selandia Baru, diikuti oleh Vietnam, Lebanon, India, Italia dan, Filipina.

 

Ekonomi

 

Sydney memiliki kontribusi ekonomi terbesar di Australia yang meliputi jasa properti dan bisnis, ritel, manufaktur dan layanan kesehatan dan masyarakat. CBD Sydney  merupakan yang terbesar di Australia dan mempunyai banyak kota satelit. Salah satu yang terkenal adalah Parramatta, yang lebih besar dari beberapa ibukota negara bagian, menjadikannya kota terbesar keenam di Australia, mengalahkan Adelaide.

Sydney juga menjadi tempat bagi kantor pusat Australian Stock Exchange dan Reserve Bank of Australia. Sydney juga berperan sebagai kantor pusat regional bagi banyak perusahaan multinasional.

Pertumbuhan perekonomian Sydney lebih besar dari kota yang lain dengan GDP Sydney sebesar $337.450.000.000  dengan pertumbuhan 2,1%, menyumbang 22,1% untuk GDP keseluruhan Australia.

Sydney kontribusi 37,9 persen dari pertumbuhan PDB Australia di 2013-14, lebih dari kontribusi Melbourne, Brisbane, Perth, Adelaide, dan Hobart gabungan. Suku bunga rendah dan kebangkitan di sektor perumahan juga telah mendorong kegiatan ekonomi di Sydney.

Pariwisata

Salah satu wisata di Sydney adalah wisata tepi pantai dengan pantai dan teluk yang total panjangnya sekitar 250 kilometer sebagai daerah pariwisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara.

Wisatawan dapat juga berkeliling pelabuhan dengan alat transportasi laut yaitu dengan naik kapal feri yang disediakan untuk tamasya keliling pelabuhan. Dari atas kapal feri pesiar di kawasan Sydney Harbour, wisatawan dapat berkeliling melihat 2 wisata utama yaitu Sydney Harbour Bridge (Jembatan Sydney Harbour) dan Sydney Opera House (Gedung Opera Sydney). Kedua wisata utama ini adalah ikon bagi Negara Australia, khususnya bagi Kota Sydney.

Sydney Harbour Bridge

Sydney Harbour Bridge adalah sebuah jembatan yang berfungsi sebagai jalur utama untuk menyeberangi Pelabuhan Sydney yang menghubungkan antara CBD Sydney CBD) dengan wilayah Utara Sydney (North Sydney).

Pada tanggal 19 Maret 1932, Sydney Harbour Bridge mulai dibuka. Pada tahun 2004, Sydney Harbour Bridge masuk Guiness World Records sebagai jembatan paling lebar di dunia yaitu dengan lebar 48,8 meter dan sekaligus tercatat sebagai jembatan lengkung berkerangka besi tertinggi di dunia dengan puncaknya berada pada ketinggian 134 meter di atas permukaan laut. Dan merupakan jembatan lengkung besi terpanjang nomor empat di dunia.

Sydney Opera House

Sydney Opera House dibangun di atas lahan seluas 2,2 ha yang menjadi kebanggaan sekaligus ikon Sidney dengan desain uniknya seperti cangkang keong yang bertumpuk-tumpuk. Tempat ini adalah sebuah gedung pertunjukan seni dengan design bangunan abad ke-20. Gedung ini diperuntukkan sebagai tempat untuk berbagai pertunjukkan seni, seperti konser symphony, opera, dansa, musik kamar, pop, jazz, musik rakyat, ballet & tarian, drama & tarian, bioskop, pertunjukan seni modern & kontemporer dan pertunjukkan seni lainnya.

Sydney Opera House terletak di Sydney Harbour, tepatnya di daerah Bennelong Point. Jorn Utzon dari Denmark adalah arsitek yang mendesain Sydney Opera House, pada tahun 1957 hasil karya Jorn Utzon terpilih setelah berhasil mengalahkan 232 rancangan dalam sebuah kompetisi.

Beberapa wisata lainnya di Sydney :

Darling Harbour

Pada pagi hari, Darling Harbour banyak dikunjungi oleh wisatawan yang bersantai di kafe atau dipinggir pelabuhan, dikunjungi pebisnis dengan aktivitasnya dan juga dikunjungi oleh anak sekolah untuk belajar di alam terbuka.

Ketika menjelang malam, Darling Harbour semakin bertambah ramai pengunjungnya, yang menikmati hembusan angin laut sambil mendengarkan musik dan menikmati pesta dimalam hari.

Di Darling Harbour, wisatawan dapat mengunjungi pusat rekreasi, taman, pusat perbelanjaan Market City, pasar, teater film 3 dimensi (Teater IMAX), Chinese Garden of Friendship, The Outback Center, Sydney Aquarium, National Maritime Museum, Powerhouse Museum, Sydney Tower, Palm Grove Park, Sydney Exibition Centre, Entertainment Centre, Sydney Wildlife World dan lainnya. Terdapat juga fasilitas hotel, kafe, restoran, restoran terapung.

Jika ingin belanja pakaian, hasil kerajinan kaum Aborigin dan produk-produk dari kulit, wisatawan dapat belanja di kawasan Darling Harbour.

The Rocks Market

The Rocks Market adalah sebuah art market yang hadir hanya di akhir pekan, terletak di George Street dengan tenda-tenda putihnya yang berjajar rapi. The Rocks Market menyajikan bermacam-macam kebutuhan rumah tangga sampai dengan produk teknologi seperti galeri seni, toko busana, toko perhiasan, toko barang antik, hotel, kafe, resto, bar, pub, museum dan lain-lainnya

Sydney Then & Now

Sydney Then & Now, dikelola oleh Historic Houses Trust (HHT) yang bertujuan untuk memperlihatkan suasana Sydney dari dulu hingga kini dengan menampilkan berbagai macam peristiwa sejarah, arsitektur dan fotografi. Disini, wisatawan dapat menikmati koleksi rumah tua, bangunan pemerintah, taman, pantai, farm dan beberapa kawasan urban.

Taronga Zoo

Taronga Zoo adalah kebun binatang yang memiliki koleksi besar fauna Australia ditambah dengan fauna dari seluruh dunia. Di Taronga Zoo terdapat fauna seperti : Kanguru, Koala, Wallabees, Wombat dan sebagainya.

Royal Botanic Garden

Tempat wisata ini berhubungan dengan taman dimana setiap orang dapat bersantai dan menikmati keindahan taman tersebut guna melepas penat dan berkenalan dengan orang sekitar. Pada kenyataannya taman tersebut selalu buka untuk umum setiap harinya.

AMP Tower

Sering disebut sebagai Sydney Tower. Yang unik adalah bangunan tersebut merupakan yang tertinggi di Sydney dengan ketinggian 305 meter dan terletak ditengah-tengah kawasan bisnis di Sydney. Orang-orang umumya mengunjungi menara tersebut untuk menikmati pemandangan dari menara itu.

Transportasi

Sydney dan wilayah sekelilingnya dilayani oleh jaringan jasa angkutan umum yang luas. Pada 1920-an, Sydney memiliki jaringan trem terbesar di belahan Bumi Selatan. Angkutan umum di Sydney mewakili dua kali lipat jumlah perjalanan komuter di ibu kota negara bagian lain. Jaringan ini diatur oleh New South Wales Ministry of Transport, yang menjalankan jaringan terintegrasikan yang melayani Sydney, Newcastle, Central Coast, Blue Mountains, Wollongong dan Illawarra.

Kereta api merupakan alat transportasi utama di banyak kota di Australia termasuk Sydney untuk bepergian dari rumah ke tempat kerja mereka di pusat kota. Wisatawan juga dapat mengandalkan kereta api untuk berkeliling kota, dan mengunjungi objek-objek wisata yang jauh dari pusat kota. Kereta api juga menjadi pilihan terbaik untuk bepergian dari dan ke bandara. Selain nyaman, cepat, juga jauh lebih murah daripada taksi.

Tersedia juga bis kota yang dioperasikan oleh Sydney Buses ini melayani rute di Sydney bagian tengah. Selain itu, moda transportasi feri juga menjadi penting sebagai moda wisata bagi para wisatawan.

Dahulu trem pernah mengalami masa keemasan di kota terbesar di Australia ini. Namun seiring dengan perkembangan kota, moda transportasi lain makin menggeser kejayaan trem. Saat ini trem kuno telah digantikan dengan kereta ringan yang modern.

Di Sydney, monorel lebih berfungsi sebagai objek wisata dibandingkan sebagai transportasi umum. Monorel Sydney hanya berkeliling dalam satu lingkaran kecil.

Properti

Penelitian baru menunjukkan harga rata-rata rumah di Sydney sekarang 30% lebih tinggi dari dua tahun yang lalu, dengan pertumbuhan pada tahun 2014 hampir menyamai tahun 2013 yang merupakan periode kenaikan tertinggi. Pertumbuhan tahun ini kurang diperkirakan hanya sekitar 9%. Selain itu, harga meningkat lebih cepat dari daya beli dan sewa sehingga diperkirakan sudah mencapai titik jenuh. Harga rata-rata di Sydney saat ini adalah sekitar $ 812.000 untuk rumah dan $ 570.000 untuk apartemen. Sedangkan pasar sewa disini dipatok dengan tarif sewa rata-rata $ 1.500 per minggu.

The Sydney Strategi Metropolitan mengatakan Sydney perlu memenuhi tambahan hunian bagi 1,12 juta orang dalam 25 tahun ke depan atau setara dengan 640.000 rumah baru. Hal ini juga yang diperkirakan mendorong pertumbuhan pembangunan apartemen sampai tahun 2017 berkisar 4.500 unit apartemen, jumlah yang hampir sama seperti ketika terjadi booming di tahun 1999-2000 dan dalam tiga tahun terakhir. Rerata pembangunan apartemen di pusat Kota Sydney mencapai 3.800 unit.
Meskipun permintaan cukup tinggi, namun pembangunan apartemen saat ini dikhawatirkan terlalu banyak. Namun dengan tingkat pengembangan Sidney yang meningkat termasuk mega proyek yang sedang dibangun di Sydney, termasuk International Convention Centre baru di Darling Harbour, kawasan Barangaroo senilai Rp60 triliun, dan proyek revitalisasi sebesar Rp80 triliun di kawasan Green Square, akan memberikan pergerakan harga yang lebih tinggi lagi.

Perpajakan Properti

Sejak insentif potongan pajak properti diberlakukan Pemerintah Australia bagian New South Wales pada awal 2013 lalu, respon investor properti sangat positif. Potongan pajak tersebut diberlakukan atas properti residensial primer. Besaran stamp duty di New South Wales berkisar antara 4,5% – 5% sesuai kategori yang lebih tinggi dibandingkan dengan pengenaan pajak ini di Singapura yang bisa sampai 18%. Stamp duty merupakan pajak umum yang dikenakan saat pembelian properti.

Warga asing diperbolehkan membeli rumah baru di Australia, namun selain penduduk Australia, tidak diperkenankan bersaing di pasar lokal untuk rumah eksisting. Sayangnya banyak investor Tiongkok menghindari pembatasan tersebut dengan membelinya secara ilegal. Pemerintah Australia juga memastikan pihaknya akan mendorong rencana penerapan biaya $5,000 bagi seluruh permohonan kepemilikan rumah tinggal yang bernilai diatas $1 juta. Biaya yang lebih tinggi akan diterapkan pada property yang lebih mahal begitu juga permohonan pembelian real estate komersil dan lahan pertanian.(Jkt, 8/9/2015)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini