Sektor Infrastruktur Hingga Tahun 2019 Mencapai Rp. 5.519,4 Triliun

0
374

 

Badan Perencana Pembangunan Nasional (Bappenas) menyatakan bahwa biaya pembangunan seluruh sektor infrastruktur  hingga tahun 2019 diestimasi mencapai Rp. 5.519,4 triliun. Dari estimasi biaya tersebut, 40,1% atau sebesar Rp. 2.215,6 triliun berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Langkah yang dilakukan pemerintah untuk memacu partisipasi sektor swasta adalah dengan melakukan reformasi dalam bidang regulasi, diantaranya pengadaan tanah untuk pembangunan infrastruktur, diperbolehkannya perusahaan asing untuk ikut pengadaan proyek kerjasama pemerintah swasta tanpa terlebih dahulu mendirikan perusahaan lokal, dan percepatan perizinan di bawah koordinasi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Pemerintah juga membentuk PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) yang memberikan jaminan finansial pemerintah untuk kerjasama proyek pemerintah dengan swasta serta PT Sarana Multi Infrastruktur yang mendukung dalam penyiapan proyek hingga finansial closing.

 

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Thomas Trikasih Lembong dalam Indonesia Infrastruktur Week 2016 mengemukakan bahwa berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan iklim investasi dalam negeri dan menarik investor asing masuk ke Indonesia.“Selain memangkas jumlah perijinan yang dibutuhkan dan mempersingkat proses pengajuan perijinan, kami terus mengkaji berbagai kemudahanyang dapat diberikan kepada investor. Selain itu dengan besarnya pendanaan yang dibutuhkan dalam membangun infrastruktur, peran sektor swasta juga diharapkan semakin meningkat,” ujarTom.

 

Tom menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan salah satu bentuk kerja nyata pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla. “Keberadaan proyek mega infrastruktur tentu penting, namun yang juga tidak kalah pentingnya adalah bagaimana masyarakat sekitar proyek infrastruktur tersebut dapat mendapatkan manfaat dari proyek infrastruktur yang ada,” jelasnya. Dia mencontohkan dalam proyek jalan tol, bagaimana pengusaha yang ada di sekitar proyek jalan tol bisa memanfaatkan peluang untuk membangun rest area, dan pengusaha kecil dapat berperan untuk melakukan aktifitas ekonomi sebagai medium bagi mereka untuk memperoleh kesejahteraan.

 

Selain itu, Tom juga menyampaikan bahwa dengan adanya program pengampunan pajak (Tax Amnesty) yang diterapkan pemerintah, BKPM juga telah memberikan kemudahan layanan investasi bagi peserta pengampunan pajak. Peserta pengampunan pajak yang akan menyalurkan dananya melalui penanaman modal di sektor infrastruktur dapat memanfaatkan layanan izin tiga jam serta dimungkinkan untuk mendapatkan fasilitas bea masuk, percepatan jalur hijau maupun fasilitas tax allowance atau tax holiday. Prospek sektor infrastruktur yang terus meningkat dalam 2 tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo ini merupakan salah satu faktor positif yang menjadi perhatian para calon investor. Tentunya, investor tersebut harus mengetahui terlebih dahulu berbagai proyek infrastruktur yang diproyeksikan pemerintah hingga tahun 2019. Berbagai proyek pembangunan infrastruktur yang sedang dan akan dibangun akan ditampilkan dalam Indonesia Infrastructure Week 2016. Perhelatan yang akan menghadirkan pameran Konstruksi Indonesia, The Big 5 Construct Indonesia, Indonesia Internasional Infrastructure Conference & Exhibition, Expo Comm Indonesiadan Airport Security Indonesia tidak saja memamerkan berbagai proyek, produk dan teknologi terkait infrastruktur, namun juga mendiskusikan tantangan dan peluang yang ada. “Event ini memberikan kesempatan bagi para calon investor, pemilik dana, dan institusi keuangan untuk mengenal dan menangkap peluang yang ada di bidang pembangunan infrastruktur,” ujar Alan Solow, CEO Infrastructure Asia sebagai penyelenggara acara.

 

Indonesia Infrastructure Week 2016 akan dihelatpada tanggal 9-11 November 2016 di Jakarta Convention Center. Konferensi dan pameran diikuti sekitar 600 peserta yang berasal lebih dari 20 negara serta mempertemukan pemerintah pusat, daerah dan sektor swasta, akan mendiskusikan isu-isu infrastruktur nasional penting, sekaligus tantangan dan solusi yang dapat mempercepat agenda infrastruktur.(waw)