Beranda Berita Properti Resmi Dilantik Jadi Menteri ATR, AHY Siap Berangus Mafia Tanah

Resmi Dilantik Jadi Menteri ATR, AHY Siap Berangus Mafia Tanah

0
Agus Harimurti Yudhoyono resmi menjabat sebagai Menteri ATR/BPN hingga 8 bulan ke depan. Foto: Dokumentasi DPP Partai Demokrat.

PropertyandtheCity.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Menteri ATR (Agraria dan Tata Ruang)/BPN (Badan Pertanahan Nasional). Dilantik di akhir masa jabatan Jokowi, AHY mengakui masa tugasnya tidak panjang.

“Kami juga menyadari ini adalah masa-masa yang tidak panjang, 8 kurang lebih, tetapi saya selalu meyakini dalam waktu berapa pun kita bisa berbuat yang terbaik untuk masyarakat dan negara,” kata AHY di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/2).

Usai pelantikan, AHY sempat berbincang lebih lanjut dengan Jokowi. Dalam perbincangan itu, Jokowi mengungkapkan sejumlah prioritas yang harus diperhatikan AHY.

“Di antaranya secara masih sertifikasi elektronik. Ini yang bisa menjadi solusi terhadap berbagai persoalan termasuk tumpang tindih dan permainan mafia tanah dan ini masalah keadilan,” ungkapnya.

“Bukan hanya soal bagi-bagi sertifikat tapi masalah keadilan yang sangat fundamental dan kita tentunya juga punya tujuan,” lanjutnya.

AHY berkomitmen melanjutkan apa yang telah dikerjakan Hadi Tjahjanto, yaitu memberikan kepastian hukum khususnya untuk tata ruang, lokasi, dan tanah yang akan digunakan untuk membangun infrastruktur strategis nasional.

“Dan ini sebuah confidence yang harus kita tumbuhkan di dalam maupun dari luar negeri. Investasi bergerak tentu akan menghadirkan pertumbuhan ekonomi. Ekonomi rakyat akan bergerak, membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan penghasilan dan pada akhirnya masyarakat akan lebih sejahtera,” ujarnya.

AHY juga meminta izin kepada Hadi untuk berkonsultasi terkait kerja-kerja di Kementerian ATR/BPN, meski Hadi kini mendapat tugas baru sebagai Menko Polhukam.

“Tentunya tadi malam saya sudah matur Pak Hadi walaupun nanti sebagai Menko Polhukam berkenan enggak tetap saya ‘ganggu’ untuk saya minta pandangan-pandangan dan masukan-masukannya karena ini kerja yang besar dan membutuhkan berbagai masukan, termasuk dari para ahli dan para akademisi,” tuntasnya.

+ posts

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini