Beranda Property Mancanegara Polusi Udara Di Beijing Berdampak Pada Pasar Perkantoran

Polusi Udara Di Beijing Berdampak Pada Pasar Perkantoran

0

POLUSI UDARA DI BEIJING BERDAMPAK PADA PASAR PERKANTORAN

Polusi udara yang tinggi di Beijing memengaruhi tingkat permintaan ruang kantor di Ibukota China tersebut. Dalam laporan bertajuk “Property and Pollution: The Impact of Smog on the Beijing Office Market” yang dirilis CBRE terlihat bagaimana kualitas udara memengaruhi pasar real estat Beijing, respon penyewa dan pemilik properti, serta peluang sektor perkantoran di kota tersebut.
Sebanyak 66% responden mengatakan polusi udara merupakan kelemahan Beijing sebagai lokasi perkantoran. Akan tetapi, lebih banyak responden yang mengatakan kekurangan utama perkantoran di Beijing adalah harga sewa yang terus naik.
Sebanyak 68% responden percaya bahwa polusi udara berpengaruh pada kesehatan karyawan dan efisiensi kerja. Sementara itu, 60% responden percaya bahwa polusi udara membuat ekspatriat senior enggan bekerja di Beijing; dan 29% responden meyakini bahwa polusi udara memiliki dampak yang signifikan bagi sektor perkantoran di Beijing. 
“Kekhawatiran utama dari perusahaan tersebut adalah kesehatan karyawan dan kesulitan menempatkan karyawan senior mereka untuk bekerja di Beijing. Namun, tidak ada bukti yang menunjukkan hubungan langsung antara kualitas udara yang buruk dengan aktivitas sewa kantor yang menurun selama dua tahun terakhir,” urai Tin.
Menurutnya, penurunan kegiatan sewa perkantoran di Beijing dalam beberapa tahun terakhir disebabkan kekurangan pasokan dan melambungnya harga sewa. Rasio ruang kosong tetap rendah sejak 2011, yakni berada di posisi 4,4% pada kuartal IV-2014, atau yang terendah di antara 17 kota lain di China.(jakarta,15/6/2015)

{jcomments on}

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini