Beranda Berita Properti Permintaan Properti Perkantoran CBD Stagnan

Permintaan Properti Perkantoran CBD Stagnan

0

Pertumbuhan ekonomi yang masih melemah di Indonesia mengakibatkan permintaan properti di sektor perkantoran berada dalam kondisi stagnan. Akibatnya para pengelola dan pemilik gedung perkantoran di kawasan CBD Jakarta melakukan koreksi harga.

Director Office Services Savills Consultants Indonesia Lenny Soedojo, mengatakan koreksi harga penawaran (asking price) bisa mencapai 25 hingga 30 persen.

“Sebelum dikoreksi harga sewa gedung perkantoran sekitar Rp 300.000 sampai Rp 500.000 per meter persegi per bulan. Setelah koreksi menjadi Rp 250.000-Rp 375.000 per meter persegi per bulan,” kata Lenny kepada pers di Jakarta, Rabu, (24/08/2016).

Menurut Lenny, koreksi harga diberlakukan terutama di gedung-gedung perkantoran di kawasan central business district (CBD) Jakarta. Selain itu, tambah Lenny, gedung-gedung tersebut diantaranya ialah gedung AIA Central dan sejumlah gedung perkantoran baru di sepanjang kawasan Jenderal Sudirman.

“Penyesuaian harga dilakukan untuk menjaga agar para penyewa tetap menghuni ruang-ruang gedung perkantoran yang sudah ada,” tutur Lenny.

Lenny juga menegaskan, para pemilik gedung berpikir, daripada mereka merugi dan tidak tersewa, sementara biaya operasional gedung terus berjalan dan meningkat dari waktu ke waktu, lebih baik mereka mengoreksi harga sewa.

Hingga saat ini, tarif sewanya masih Rp 250.000 per meter persegi per bulan atau sama dengan publikasi pada awal tahun 2016. Ruang kantor yang tersewa masih berada pada angka 30 persen atau sama posisinya dengan pencapaian Juni 2016.

Selama semester I-2016 ruang kantor yang terserap hanya 29.000 meter persegi atau kurang dari 30 persen dari penyerapan sepanjang tahun 2015 lalu. Pada saat yang sama, penyerapan di luar kawasan CBD Jakarta sekitar 84.000 meter persegi atau 65 persen dari penyerapan tahun lalu.

Akibat minimnya penyerapan ini, tingkat hunian perkantoran di CBD dan luar kawasan CBD turun menjadi masing-masing 84 persen dan 77 persen. [wan]

Website | + posts

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini