Beranda Berita Properti Pasar Perkantoran Jakarta Belum Pulih

Pasar Perkantoran Jakarta Belum Pulih

1009
0

Pasar perkantoran, baik konvensional maupun virtual di Jakarta belum menunjukkan pemulihan. “Tahun 2016 ini lagi banyak suplainya, karena gedung-gedung baru masih banyak yang kosong. Bisnis dalam negeri kebetulan turun seiring ekonomi China yang melambat, Brexit di Eropa dan Trump di Amerika,” jelas Country Manager Regus Indonesia Andy Harsanto, di Jakarta, baru-baru ini.

Secara umum, Jakarta akan menambah ruang perkantoran seluas 555.181 meter persegi hingga akhir 2016. Sebanyak 63,2 persen di antaranya dikontribusi gedung perkantoran di CBD Jakarta. Dalam catatan Colliers Internasional Indonesia, tingkat hunian terus mengalami penurunan menjadi 85,4 persen per kuartal III-2016. Kendati begitu, Andy menambahkan, Regus sebagai penyedia layanan jasa perkantoran virtual dan co-working space, mampu memenuhi targetnya. Bahkan pasar perkantoran virtual di Jakarta saat ini sedang dalam kondisi cukup bagus dan terus berkembang.

“Kalau di Jakarta terus terang masih cukup berkembang dan pasarnya masih stabil meskipun ekonomi melambat dengan produk domestik bruto naik turun dari kuartal I sampai III,” kata Andy. Melihat kondisi tersebut, Andy meyakini pada 2017 nanti pasar perkantoran masih akan sama dengan apa yang terjadi pada 2016. Minimnya produk domestik bruto (PDB) yang bergerak lambat di angka 5,1 atau 5,2 menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keadaan.(w) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini