Beranda Berita Properti Optimis 2017, GDC Luncurkan Program Promo

Optimis 2017, GDC Luncurkan Program Promo

0

Grand Depok City – kawasan hunian dan komersial seluas 350 hektar di wilayah Depok – kembali meluncurkan program promo awal tahun kepada pelanggan dan calon konsumennya. Diskon hingga 22,5 persen, termasuk promo tanpa uang muka alias DP 0% pada event Indonesia Properti Expo 2017, di JCC, Jakarta, 11 Februari 2017.

“Diskon sampai akhir bulan sebesar 22,5 persen, nanti awal Februari kembali menjadi 20 persen lagi. Tanggal 11 Februari, kami akan subsidi semua uang muka, jadi DP 0%, hanya di JCC,” ujar GM Proyek GDC, Tony Hartono dalam acara Premium Gathering GDC di The Margo Hotel, Depok, Minggu (29/1/2017) lalu.

Acara tersebut menyasar para pelanggan dan nasabah premium Bank Tabungan Negara (BTN). Melihat antusias peserta cukup tinggi, Tony optimis penjualan unit hunian di GDC akan kembali meningkat. Bahkan pihaknya menargetkan transaksi dalam acara tersebut sekitar Rp 20 miliar atau dengan total sekitar 20 unit rumah.

“Sampai siang ini sudah ada transaksi penjualan sekitar 7-8 unit, sehingga sore mungkin target kami bisa tercapai. Memang saat ini kami fokus di New Anggrek 2. Infrastruktur sudah ready,” terangnya.
    
[Baca: Ini Perumahan Baru di Grand Depok City, Harga Mulai Rp 600 Juta]

Klaster New Anggerk 2 yang diluncurkan sejak 13 November 2016 lalu terdiri dari tiga tipe, yakni 36/120, 45/120, dan 55/120. Sebanyak 400-an unit landed dipasarkan mulai Rp 600 jutaan hingga Rp 1,5 miliar. Hingga saat ini sudah terjual lebih dari 40 persen.

“Tapi saat ini sudah kami ubah ke tipe 55 meter persegi, dan ternyata daya serap pasar cukup baik,” tegas Tony.

Untuk tipe 55/120 meter persegi tersebut, saat ini dipasarkan dengan harga mulai Rp 900 jutaan dengan unit tersisa sekitar 150-an unit. “Kenaikan harga berkisar antara 1-2 persen per bulan,” kata Tony.

Klaster New Anggrek 2 akan dibangun dalam empat tahap pembangunan. “Jadi per tiga bulan harusnya laku terjual sekitar 100-an unit. Tapi saat ini kami targetkan penjualan 150 unit karena sedang banyak promo,” ujarnya.

Semakin Optimis

Optimis akan kembali bergairahnya pasar properti Indonesia pun diutarakan Tony. Melihat pergerakan positif sejak November tahun lalu. Bahkan manajemen perusahaan telah melakukan beberapa langkah besar dengan mereformasi tim, termasuk meluncurkan berbagai program promosi.

“Dan ternyata berdampak sangat luar biasa. Sejak November 2016 tersebut hingga Januari, penjualan kami naik sekitar tiga kali lipat,” kata Tony.

GDC pun telah mengantisipasi dengan kehadiran sejumlah proyek baru, termasuk rencana pembangunan klaster dan hunian vertikal atau apartemen.

Kawasan GDC masih memiliki lahan sekitar 30 persen yang potensial untuk dikembangkan. “Rasanya sulit beli lahan baru di sekitar GDC, karena harganya sudah sangat tinggi. Tapi kami masih punya slot-slot premium yang bisa dikembangkan. Kami masih menunggu momen yang pas untuk dibangun,” jelasnya.

Ceruk Depok

Ceruk pasar properti menengah dan menengah bawah di Depok dan sekitarnya masih sangat tinggi. Meski demikian, pasar properti kalangan atas pun tetap punya tempat tersendiri. Diakui Tony, Viscany Residence yang telah sold out dan ditempati hingga 80 persen lebih penghuni mendorong pihaknya untuk merencanakan klaster baru.

“Tapi kami masih fokus ke New Aanggrek 2 ini,” tegasnya kembali.

Rencana klaster baru yang belum disebutkan namanya itu akan direalisasikan dalam waktu sekitar 3-4 bulan ke depan.

“Mungkin sekitar Maret atau April kami akan luncurkan satu klaster baru yang mirip-mirip dengan Viscany Residence. Kami tidak menyangka, ternyata banyak peminat rumah yang tergolong mahal ini,” sambungnya.

Klaster Viscany dipasarkan sejak pertengahan 2015 lalu, dengan total sebanyak 156 rumah. Saat itu, harga dibuka mulai dari hampir Rp 1 miliar hingga paling mahal Rp 2 miliar.

“Jadi kalau buka klaster baru tersebut, range harganya mulai sekitar Rp 1,2 miliar,” katanya.

Belanja modal yang disiapkan perusahaan untuk mewujudkan berbagai rencana tersebut sebesar Rp 250 miliar. Tony yakin target penjualan manajemen pada 2017 sebesar Rp 450 miliar akan tercapai.

“Tahun lalu penjualan kami sekitar Rp 350 miliar,” katanya.

Keyakinan Tony didukung pengembangan infrastruktur di sekitar kawasan GDC, termasuk rencana beroperasinya Jalan Tol Depok-Antasari (Desari) pada tahun ini. Termasuk berbagai kebijakan pemerintah dan dukungan dari perbankan. [pio]

Website | + posts

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini