Jakarta, Propertyandthecity.com – Rencana pembangunan hunian tetap (huntap) mulai disiapkan pemerintah untuk masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana gempa. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid memastikan pemerintah akan menyediakan lahan untuk pembangunan hunian tersebut.
“Setiap ada huntap maupun huntara (hunian sementara), pasti kita akan menyediakan lahan yang available di sana. Ya kan karena sekali lagi, hak dasar rakyat membutuhkan tempat tinggal,” kata Nusron dalam acara Launching Transformasi Layanan dan Organisasi di Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat, Senin (17/8/2026).
Namun, penyediaan lahan tersebut akan dilakukan setelah penanganan tanggap darurat berjalan. Saat ini, pemerintah masih menangani kebutuhan mendesak masyarakat terdampak, termasuk pencarian korban dan bantuan bagi para pengungsi.
“Pasti akan kita siapin, tapi kan ini tahapnya belum ke sana. Tahapnya kita hari ini adalah mitigasi tanggap darurat dulu. Itu soal huntap sama penyediaan tanahnya 2 bulan mendatang kita akan siapkan,” ujarnya, dikutip dari detik.com.
Rencana pembangunan huntap ini sebelumnya disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. Pemerintah, kata dia, telah mulai melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk mempercepat persiapan pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak bencana.
“Saya tahu ini masih dalam masa tanggap darurat, tapi kita juga seperti di Sumatera. Saat tanggap darurat, kita juga sudah membangun. Bekerjasama membangun hunian tetap,” kata Ara ditemui di Wisma Mandiri 2, Jakarta, Senin (17/8/2026).
Ara mengatakan koordinasi tidak hanya dilakukan di tingkat pemerintah pusat, tetapi juga dengan pemerintah daerah. Sejumlah pembahasan telah dilakukan bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno serta Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena.
“Sudah rapat dengan Pak Menko PMK (Pratikno) dan sudah koordinasikan internal, juga sudah koordinasikan dengan Bapak Gubernur, dan juga sudah usahakan bekerja lebih cepat, koordinasi lebih cepat, akurat,” ungkapnya.
Pembangunan huntap nantinya menjadi bagian dari penanganan pascabencana untuk memastikan masyarakat terdampak memperoleh tempat tinggal yang layak.





















