Jakarta, Propertyandthecity.com – Pembangunan Stasiun MRT Monas terus menunjukkan perkembangan. Berdasarkan unggahan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) di akun Instagram resminya, progres Proyek MRT CP201 yang menghubungkan Bundaran HI hingga Harmoni telah mencapai 93,5 persen per 25 Juni 2026.

Salah satu stasiun yang dibangun dalam proyek tersebut, yakni Stasiun MRT Monas, kini telah memasuki tahap penyelesaian akhir (finishing) dan ditargetkan beroperasi pada akhir 2027.
Melalui unggahan di akun Instagram resminya, ADHI menyampaikan bahwa seluruh pekerjaan struktur utama telah selesai. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada penyempurnaan berbagai fasilitas utama di area concourse maupun platform stasiun dengan tetap mengedepankan kualitas dan mutu konstruksi.
Selain mengejar penyelesaian proyek, ADHI juga memperkenalkan sejumlah fitur yang diterapkan pada Stasiun MRT Monas. Salah satunya adalah Sunken Entrance atau pelataran menuju kedalaman yang dirancang setinggi permukaan jalan sehingga tidak menghalangi pandangan pengunjung ke arah Monumen Nasional.

Area pintu masuk tersebut juga dilengkapi sistem mitigasi banjir ganda berupa automatic flip-up flood gate dan flood shutter sebagai upaya meningkatkan keamanan operasional stasiun.
Sementara itu, Stasiun MRT Monas juga mengusung konsep ramah lingkungan melalui kehadiran Skylight berdiameter 10 meter yang memungkinkan cahaya alami masuk ke dalam stasiun. Struktur tersebut menggunakan kaca low-emissivity (low-e) yang mampu mengurangi panas matahari sehingga suhu di dalam area stasiun tetap nyaman.
ADHI menyatakan, penyelesaian proyek MRT CP201 menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan transportasi massal modern sekaligus meningkatkan konektivitas di pusat Kota Jakarta. Berdasarkan keterangan perusahaan, penyelesaian megaproyek tersebut diharapkan dapat mempercepat mobilitas masyarakat menuju pusat ibu kota serta mendukung terciptanya sistem transportasi yang semakin terintegrasi.





















