Beranda Berita Properti Intiland Luncurkan Dua Proyek Skala Besar, Tahun Ini

Intiland Luncurkan Dua Proyek Skala Besar, Tahun Ini

0

PT Intiland Development Tbk – pengembang proyek-proyek mixed use & high rise, dan proyek perumahan premium di Jakarta dan Surabaya – berencana meluncurkan dua proyek baru dalam tahun 2016 ini.

“Kedua proyek tersebut merupakan pengembangan kawasan terpadu skala besar yang berlokasi di Jakarta dan Surabaya,” ujar Direktur Intiland Development, Archied Noto Pradono, usai melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Intiland di South Quarter Tower, Jakarta Selatan, Senin (27/6/2016).

Peseroan telah lebih dari 40 tahun terjun dalam bisnis properti dengan lebih dari 40 proyek yang telah dikembangkan, baik di Jakarta maupun di Surabaya. Saat ini, Intiland masih fokus pada empat segmen utama, yakni proyek mixed use & high rise, kawasan perumahan, kawasan industri, dan properti Investasi.

“Pengembangan kawasan industri sebagai segmen yang memberikan pendapatan dari pengembangan (development income). Sementara properti investasi memberikan recurring income (pendapatan berulang). Proyek-proyek yang termasuk dalam segmen ini adalah perkantoran, fasilitas, kawasan industri dan lainnya,” terang Archied.

Beberapa proyek mixed use & high rise yang sudah ada antaralain South Quarter (7,2 ha) di Jakarta Selatan. Sementara Aeropolis (105 ha), 1 Park Avenue (2,8 ha), Regatta (11 ha) Tahap 2, tengah dalam tahap konstruksi. Di Surabaya ada Darmo Harapan, Sumatra 36, Graha Golf Tahap 1, dan The Rosebay. Sedangkan Spazio Tower dan Praxis masih dalam tahap konstruksi. [Baca: Jalin Kerjasama dengan Intiland, Citi Sewa 10 Lantai South Quarter TB Simatupang]

Proyek kawasan perumahan di Jakarta dan sekitarnya yang sudah dikembangkan, antaralain Serenia Hills (24 ha), Talaga Bestari, dan Magnolia Residence. Sedangkan di Surabaya ada Graha Famili dan Graha Natura. Metland juga sudah membangun satu kawasan industri, yakni Ngoro Industrial Park di Surabaya.

Perkembangan Perseroan, sambung Archied, akan ditentukan dari pengembangan-pengembangan proyek besar dan jangka panjang. Namun demikian, juga akan terus memperkuat segmen pengembangan proyek yang memberikan kontribusi pendapatan berkelanjutan.

“Kami berkomitmen terus meningkatkan kontribusi dari pendapatan berulang. Beroperasinya South Quarter tahun ini kontribusiyang signifikan bagi perusahaan,” ungkap Archied.

Hingga akhir Maret 2016, Intiland memiliki total lahan kosong (land bank) seluas 2.040 ha yang terdiri dari land bank di wilayah Jakarta dan sekitarnya seluas 1.659,1 ha, dan di Surabaya dan sekitarnya seluas 381,6 ha. Land bank tersebut diprediksi bakal cukup untuk pengembangan proyek-proyek Intiland hingga 20 tahun mendatang. [pio]

Website | + posts

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini