Jakarta, Propertyandthecity.com – IHG Hotels & Resorts menandatangani kerja sama dengan pengembang properti PT Raka Eka Makmur untuk menghadirkan Hotel Indigo Yogyakarta. Hotel dengan 180 kamar ini dijadwalkan beroperasi pada 2029 dan menjadi properti pertama merek Hotel Indigo di Yogyakarta.
Kehadiran hotel ini sekaligus menambah portofolio Luxury & Lifestyle IHG di Indonesia. Setelah mengoperasikan Hotel Indigo Bali Seminyak Beach dan menyiapkan properti berikutnya di Bandung dan Bintan, IHG terus memperluas jaringan merek tersebut di sejumlah destinasi wisata utama.
Saat ini, IHG mengoperasikan tiga properti Hotel Indigo di Indonesia, sementara enam properti lainnya masih dalam tahap pengembangan, termasuk di Bali, Jakarta, dan Lombok.
“Kami sangat senang dapat membawa Hotel Indigo ke Yogyakarta, destinasi yang dikenal akan kekayaan warisan budaya, energi kreatif, serta daya tarik yang kuat bagi wisatawan domestik maupun internasional. Seiring perluasan portofolio Luxury & Lifestyle kami di Indonesia, kami melihat semakin banyak peluang di destinasi yang memiliki karakter lokal khas dan cerita autentik. Yogyakarta sangat sesuai dengan Hotel Indigo, sebuah merek yang terinspirasi dari karakter dan semangat lingkungan di setiap lokasi tempat Hotel Indigo hadir,” ungkap Senior Director, Development, South East Asia & Korea, IHG Hotels & Resorts, Chris Anklin, dikutip dari keterangan tertulis, Jum’at (09/10).
Chris juga menyebutkan bahwa posisi Yogyakarta sebagai pintu gerbang menuju Borobudur, salah satu dari lima Destinasi Super Prioritas Indonesia, serta tingginya minat perjalanan dan konektivitas udara yang semakin baik melalui Yogyakarta International Airport, semakin memperkuat daya tarik kota tersebut sebagai pusat pariwisata sekaligus mendukung strategi ekspansi IHG di berbagai destinasi unggulan.
“Penandatanganan ini menandai dimulainya kemitraan kami dengan PT Raka Eka Makmur. Bersama-sama, kami berharap dapat menciptakan pengalaman perhotelan yang menampilkan hal-hal terbaik dari Yogyakarta sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan kota ini sebagai destinasi pariwisata,” ujarnya.
Hotel Indigo dikenal dengan konsep pengembangan yang mengambil inspirasi dari karakter lingkungan sekitar, budaya lokal, serta tren kuliner, minuman, dan desain. Konsep tersebut diterapkan untuk menghadirkan pengalaman menginap yang mencerminkan identitas setiap destinasi.
Hotel Indigo Yogyakarta akan dirancang dengan mengangkat kekayaan budaya dan warisan kreatif Yogyakarta. Selain 180 kamar, hotel ini akan dilengkapi restoran all-day dining, bar dan teras rooftop, kolam renang, pusat kebugaran, serta spa. Tersedia pula ruang pertemuan dan acara seluas sekitar 740 meter persegi yang terdiri dari ballroom dan beberapa ruang pertemuan.
Presiden Direktur PT Raka Eka Makmur, Ronny Pallar, mengatakan kerja sama dengan IHG menjadi langkah untuk menghadirkan Hotel Indigo di Yogyakarta. Menurutnya, Yogyakarta sebagai jantung budaya Pulau Jawa memiliki kekayaan warisan budaya, tradisi seni, dan komunitas kreatif yang dinamis sehingga sesuai dengan konsep Hotel Indigo yang terinspirasi dari karakter lingkungan sekitarnya.
“Hotel ini akan menjadi pintu gerbang bagi para tamu untuk menikmati pengalaman autentik melalui seni, kuliner, dan budaya Yogyakarta, sekaligus menjadi tempat untuk menjelajahi situs Warisan Dunia UNESCO seperti Borobudur dan Prambanan,” ungkapnya.
“Bersama IHG, kami berharap dapat menciptakan hotel yang merefleksikan semangat Yogyakarta dan memberikan kesempatan kepada para tamu untuk mengenal masyarakat, budaya, serta cerita yang membuat destinasi ini begitu unik,” lanjutnya.
Secara keseluruhan, IHG mengoperasikan 35 hotel dari sembilan merek di Indonesia. Perusahaan juga memiliki 13 properti lain yang masih dalam tahap pengembangan sebagai bagian dari rencana ekspansi bisnis perhotelannya di Tanah Air.





















