GERBANG JAKARTA DAN JAWA TENGAH

0
126
jakarta
ALBERT LUHUR, EXECUTIVE DIRECTOR PT SUMMARECON AGUNG TBK

Oktober 2019 lalu, enam pengembang telah membentuk komite bersama untuk koridor timur Jakarta. Apa sebenarnya tujuan dari dibentuknya komite bersama tersebut?

Baca juga, AREBI Siap Gelar The Biggest Real Estate Summit 2020, Berikut Deretan Tokoh yang Akan Hadir

Dibentuknya Komite Koridor Timur Jakarta yang terdiri dari Summarecon Bekasi, Summarecon Emerald Karawang, Jababeka, Lippo Cikarang, Vasanta dan Pollux pada Oktober 2019 lalu menjadi terobosan baru yang semakin mengukuhkan kawasan Komite Timur Jakarta sebagai destinasi hunian dan investasi yang tidak kalah dengan berbagai kawasan lainnya di Jakarta. Dengan lengkapnya beragam fasilitas yang ditawarkan, para anggota komite nantinya akan lebih mengintegrasikan berbagai keunggulan dari masing-masing developer yang sudah ada di dalamnya.

Apa pentingnya bagi Summarecon untuk terlibat dalam komite bersama tersebut?

Keikutsertaan Summarecon dalam Komite Koridor Timur Jakarta didorong
dengan adanya misi dan visi yang sama dalam memperkenalkan potensi wilayah timur Jakarta yang kian berkembang pesat di berbagai aspek dan keinginan untuk bersama-sama membangun timur Jakarta sebagai destinasi investasi dan hunian paling potensial.

Kini, ada pula konsorsium pengembangan koridor timur Jakarta yang disebut Mapanesia. Apakah ini pengembangan dari komite yang ada sebelumnya?

Tujuan dibentuknya Mapanesia (Masa Depan Indonesia) ini dilatarbelakangi perkembangan pesat kawasan timur Jakarta di berbagai aspek seperti infrastruktur, transportasi, pusat bisnis, gaya hidup, pusat industri, dan pusat lapangan pekerjaan yang kemudian berdampak pada tingginya permintaan hunian di timur Jakarta. Konsorsium Mapanesia ini juga untuk mewadahi kebutuhan tersebut dengan tujuan bersama-sama menginformasikan mengenai potensi timur Jakarta sebagai destinasi investasi, informasi pembangunan infrastruktur yang lengkap, mengenai kemajuan industri, dan hunian paling terbaru serta potensial yang sesuai dengan kebutuhan.

Lantas, apa harapan terbesar Summarecon dengan adanya komite atau konsorsium tersebut?

Harapannya kami bisa bersama-sama mempromosikan koridor timur Jakarta sebagai kawasan destinasi hunian dan commercial, mulai dari membuat acara bersama secara online maupun offline dengan menyasar baik dari agen pemasaran hingga masyarakat umum. Hal ini tentu saja agar kami dapat menyampaikan perkembangan koridor timur Jakarta termasuk di dalamnya mengenai commercial, hunian, hingga lengkapnya fasilitas kawasan kepada masyarakat, sehingga kelebihan-kelebihan yang dimiliki dapat diketahui dengan baik oleh masyarakat. Dengan adanya komite ini, kami juga dapat men-support semua kemajuan masing-masing dan tetap menghadirkan produk berkualitas terbaik, terus melakukan survei pasar, terus menghadirkan kreasi dan inovasi serta diversifikasi produk, agar masyarakat memiliki banyak pilihan yang sesuai dengan minat, kebutuhan dan kemampuan mereka.

Koridor timur Jakarta punya potensi yang lebih besar. Apakah benar demikian?

Berdasarkan data www.bekasikota.go.id, di tahun 2020 ini Kota Bekasi memiliki jumlah penduduk sebanyak 3.431.480. Hal ini membuat Kota Bekasi menjadi kota satelit dengan jumlah penduduk terbanyak se-Indonesia. Dengan kepadatan tersebut maka tentunya kebutuhan akan hunian semakin meningkat setiap tahunnya. Selain itu, roda ekonomi Kota Bekasi juga tumbuh dengan pesat dengan kenaikan UMK mencapai 8,51 persen dan pertumbuhan jumlah masyarakat kelas menengah yang signifikan juga turut membawa angin segar bagi bisnis commercial sebagai pemenuh kebutuhan masyarakat.

Faktor inilah yang kemudian kian mendorong pembangunan commercial oleh para developer di timur Jakarta dan menjadikan kawasan ini sebagai central business yang baru. Keunggulan lain yang menonjol yaitu dari sisi harga wilayah timur Jakarta yang masih cukup affordable dibanding wilayah lainnya. Karena itu timur Jakarta pun kini menjadi opsi investasi yang lebih baik untuk saat ini.