Beranda Berita Properti Dukung Tax Amnesty, Synthesis Development Buat Program “Anda Ungkap, Kami Tebus, Anda...

Dukung Tax Amnesty, Synthesis Development Buat Program “Anda Ungkap, Kami Tebus, Anda Lega”

0

Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda (tengah) dalam bincang media soal program Tax Amnesty di Synthesis Square, Jakarta Selatan, Kamis, (22/9/2016), bersama, President Director Synthesis Development Budi Yanto Lusli (kiri), dan Managing Director Synthesis Square Julius Warouw (kanan)

Program pengampunan pajak atau tax amnesty yang diluncurkan pemerintah setidaknya akan berdampak besar pula pada pertumbuhan properti Indonesia. Namun dampak adanya program ini diperkirakan baru mulai bergerak naik pada semester II tahun ini, dan diharapkan mulai terasa pada tahun depan. Para pengembang properti pun antusias menyambut kebijakan ini, salah satunya Synthesis Development.

“Bahkan kami sudah buat program, ‘Anda Ungkap, Kami Tebus, Anda Lega’. Jadi kami memberikan kemudahan pada para customer untuk bisa mendapatkan unit properti dari Synthesis, seperti Samara Suites dengan ketentuan apabila Anda mengikuti program Amnesti Pajak (repatriasi dan deklarasi dalam negeri) dan dananya diinvestasikan ke Samara Suites, maka kami akan mengganti tebusan pajaknya,” jelas President Director Synthesis Development Budi Yanto Lusli, dalam media gathering yang diadakan di Synthesis Square, Jakarta Selatan, Kamis, (22/9/2016).

[Baca: Business Apartment Pertama Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 1,1 Miliar]

Menurut Budi, dana repatriasi merupakan dana segar bagi pertumbuhan ekonomi dalam negeri yang juga akan berdampak besar pada investasi di bidang properti. “Jadi kami sangat optimis dengan adanya program ini. Sehingga pada 2017 kita bisa menikmati pertumbuhan yang lebih baik lagi,” kata Budi yang juga telah mengikuti program Tax Amnesty tersebut.

Untuk ini, Budi mengimbau pada para investor maupun customer lainnya agar dapat memanfaatkan momentum saat ini. “Apalagi harga properti juga masih di bawah. Jangan sampai malah naik dulu baru Anda mau beli,” tegasnya.

[Baca: Semakin Mudah Miliki Apartemen di Synthesis Development]

Senada dikatakan Ali Tranghanda, Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) dalam kesempatan yang sama. Ali bilang, saat ini siklus properti berada di titik terbawah sehingga menjadi waktu yang tepat untuk beli properti. Apalagi dengan banyaknya stimulus dari pemerintah yang pastinya akan merangsang kenaikan harga properti tersebut.

“Lokasi sebuah properti memang penting, tapi lebih penting lagi adalah monetum,” kata Ali.

Menurutnya, maraknya kewajiban tax amnesty saat ini akan berdampak pada pertumbuhan infrastruktur dan properti. “Sehingga ekonomi tumbuh, maka diperkirakan banyaknya pembelian properti yang akan membuat peningkatan harga properti,” papar Ali.

[Baca: Keterlaluan Jika Pasar Properti Tidak bangkit Juga! Bank Tanah Jangan Terlambat]

Bahkan, tegas Ali, tanpa stimulus pun seharusnya properti naik, apalagi adanya kebijakan pemerintah tersebut. “Makanya saya bilang, keterlaluan jika pasar properti tidak bangkit juga. Sehingga kita berharap sekitar Oktober ini sudah mulai bergerak naik. Memang belum tajam pada semester II ini,” sambung Ali. [pio]

Website | + posts

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini