Jakarta, Porpertyandthecity.com – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) terus memperkuat pengawasan terhadap bank penyalur Pembiayaan Tapera guna meningkatkan kualitas layanan pembiayaan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Upaya tersebut dilakukan melalui Evaluasi Kinerja Bank Penyalur Pembiayaan Tapera Periode II Tahun 2025 yang digelar di Bekasi, Jawa Barat.
Kegiatan evaluasi tersebut menjadi agenda rutin BP Tapera untuk memastikan penyaluran Pembiayaan Tapera berjalan sesuai ketentuan, sekaligus meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, efektivitas pemanfaatan Dana Tapera, dan kualitas pelayanan kepada peserta. Adapun tujuannya untuk mengendalikan penyaluran pembiayaan sesuai regulasi, meningkatkan kualitas pemanfaatan Dana Tapera, serta menjadi dasar penyusunan rekomendasi peningkatan kinerja bank penyalur.
“Melalui evaluasi ini, BP Tapera ingin memastikan bahwa seluruh Bank Penyalur tidak hanya mampu mencapai target penyaluran pembiayaan, tetapi juga menjaga kualitas layanan, ketepatan operasional, dan akuntabilitas dalam menjalankan amanah pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar penyusunan rekomendasi perbaikan sehingga kualitas layanan dapat terus meningkat dari waktu ke waktu,” kata Direktur Operasi Pemanfaatan BP Tapera Muhammad Nauval Al-Ammari di Bekasi, ditulis Jumat (3/7/2026).
Nauval menambahkan, hasil evaluasi akan menjadi acuan dalam menyusun rekomendasi perbaikan bagi masing-masing bank penyalur agar kualitas layanan kepada peserta Tapera terus meningkat.
Kegiatan evaluasi dihadiri oleh jajaran Direktorat Operasi Pemanfaatan BP Tapera, perwakilan dari 14 bank penyalur Pembiayaan Tapera, unit kerja terkait di lingkungan BP Tapera, serta Anggota Komite Tapera Eko Djoeli Heripoerwanto.
Dalam forum tersebut, BP Tapera bersama bank penyalur membahas berbagai isu strategis, antara lain tindak lanjut hasil evaluasi periode sebelumnya, penyusunan rencana tindak lanjut, hasil pengawasan OJK tahun 2025 dan 2026, serta berbagai aspek pemantauan dan evaluasi kinerja bank penyalur. Seluruh bank penyalur juga memaparkan perkembangan pelaksanaan rekomendasi yang telah diberikan pada evaluasi sebelumnya sebagai bentuk komitmen meningkatkan kualitas layanan kepada peserta Tapera.
BACA JUGA: Genjot Pasar Ekspor UMKM, J&T Express Perluas Jaringan Kiriman ke 60 Negara Lebih
Pada kesempatan yang sama, BP Tapera juga memberikan penghargaan kepada bank-bank dengan kinerja terbaik. Untuk kategori capaian penyaluran Pembiayaan Tapera terbanyak tahun 2025, penghargaan diberikan kepada Bank BTN sebagai peringkat pertama, disusul Bank BRI di posisi kedua dan BTN Syariah di posisi ketiga.
Sementara itu, pada kategori nilai hasil evaluasi tertinggi tahun 2025, Bank BRI meraih peringkat pertama, diikuti Bank Syariah Indonesia (BSI) di posisi kedua, serta Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan Syariah di posisi ketiga.
Melalui evaluasi berkala tersebut, BP Tapera berharap sinergi dengan seluruh bank penyalur semakin kuat sehingga kualitas layanan, kepatuhan terhadap regulasi, serta tata kelola penyaluran Pembiayaan Tapera dapat terus ditingkatkan. Langkah ini diharapkan mampu mendukung penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah secara lebih optimal.





















