Beranda Berita Properti Belum Usai Orange County, Lippo Gebrak Proyek Baru Rp278 Triliun

Belum Usai Orange County, Lippo Gebrak Proyek Baru Rp278 Triliun

0

Proyek Orange County seluas 322 hektar menelan dana investasi sebesar Rp250 triliun dengan 32 fasilitas dalam satu kawasan. (dok. Orange County, Lippo Cikarang)

Belum usai pengembangan Orange County sebagai kawasan CBD di timur Jakarta, Lippo Group kembali merilis kota baru di jantung kawasan industri Cikarang, berlabel Meikarta. Pembangunan kota berskala internasional tersebut menjadi sejarah baru dalam grup usaha dengan dana investasi tersebar sejak berdirinya Lippo 67 tahun silam, yakni lebih dari Rp278 triliun.

Lokasi kota raksasa ini berada di jantung ekonomi RI, di koridor Jakarta-Bandung, yang diapiti beberapa kota baru, seperti Lippo Cikarang, Jababeka, MM2100, dan lainnya.

CEO Lippo Group, James Riady mengatakan bahwa Meikarta merupakan kota baru ke sembilan yang telah dibangun oleh Lippo. “Tetapi Meikarta akan tampil sebagai kota modern, terlengkap, terindah, bahkan paling lengkap infrastrukturnya di Asia Tenggara,” katanya di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (4/5/2017).

Saat ini pemerintah pusat juga tengah membangun sejumlah sarana infrastruktur penting ke wilayah Cikarang tersebut. Beberapa di antaranya adalah kereta cepat Jakarta – Bandung senilai Rp65 triliun, Patimban Deep Seaport bernilai Rp40 triliun, Kertajati International Airport senilai Rp23 triliun, APM Monorail yang menyatukan tujuk kawasan industri di sekitar Cikarang, serta Jalan Tol Jakarta – Cikampek Elevated Highway dengan nilai pembangunan sebesar Rp16 triliun.

“Tentunya hal ini akan menjadikan kawasan koridor Jakarta-Bekasi-Cikarang-Bandung, sebagai Shenzhen Indonesia, dan juga menjadi pusat ekonomi terpenting di seluruh tanah air,” jelas James.

Kota baru Meikarta dikembangkan di atas lahan seluas 2.200 hektar, dimana tahap pertama sudah dirancang sejak 2014 lalu. Pada pengembangan tahap pertama ini, Lippo akan membangun sekitar 250 ribu unit apartemen yang akan langsung menampung lebih dari satu juta komunitas perkotaan.

Pekerjaan fisik sudah dimulai sejak Januari 2016 lalu, yang akan dibangun sekaligus sampai 100 menara pencakar langit setinggi 35 hingga 46 lantai. Presiden Meikarta, Ketut Budi Wijaya mengatakan bahwa total pekerja yang membangun kawasan ini mencapai 65 ribu orang. “Kondisi di lapangan menunjukkan dinamika pembangunan seperti pengembangan Shenzhen pada tahap awal,” ujarnya.

Adapun pengembangan tahap pertama sebanyak 250 ribu unit apartemen atau sekitar 50 menara tersebut ditargetkan siap dihuni pada Desember 2018 mendatang. [Pio]

“Kunjungi pameran properti online di www.propertipedia.asia

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini