Beranda Berita Properti Belum Setahun Diresmikan Tol Bocimi Amblas, Pengelola Minta Maaf

Belum Setahun Diresmikan Tol Bocimi Amblas, Pengelola Minta Maaf

0
Foto: ANTARA

PropertyandTheCity.com, Bogor – KM 64+600 A Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi dari arah Jakarta menuju Sukabumi amblas pada Rabu (3/4) sekitar pukul 20.00 WIB. Pengelola tol yaitu PT Trans Jabar Tol (TJT) meminta maaf atas peristiwa itu. Pengelola juga sedang menyelidiki penyebab amblasnya jalan tol seksi 2 yang diresmikan Presiden Jokowi pada 4 Agustus 2023 itu.

“Saat ini TJT masih dalam proses mengidentifikasi dampak akibat longsor atas lajur lainnya dan melakukan tindakan agar lajur yang longsor dapat segera diperbaiki dan digunakan kembali. Sehubungan dengan kejadian ini, TJT memohon maaf atas ketidaknyamanannya kepada seluruh pengguna jalan,” demikian keterangan tertulis PT TJT, Kamis (4/4).

Insiden itu menyebabkan dua orang korban luka ringan. Mereka telah dievakuasi dan dirujuk ke rumah sakit terdekat. Tidak terdapat korban jiwa atas kejadian tersebut.

“Kedua korban tersebut telah dirujuk ke RSUD Sekarwangi Sukabumi,” kata TJT.

Saat kejadian, ada 3  kendaraan yang sedang melintas, yaitu 2 mobil MPV dan 1 truk. Ketiga kendaraan tersebut melaju dari arah Jakarta menuju Sukabumi dengan kecepatan ± 80 km/jam di lajur 1.

Ketika melintasi KM 64+600 A tiba-tiba lajur 1 mengalami longsor sehingga salah satu kendaraan MPV jatuh ke lubang. Pengemudi kendaraan truk dan 1 (satu) MPV lainnya kaget dan berusaha menghindar ke arah kanan dan menabrak median jalan,” jelas TJT.

Dilaporkan, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 20.00 WIB, PT TJT segera mengambil tindakan cepat dengan langsung segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan segera tiba di lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi serta pengaturan lalu lintas.

Lalu lintas bagi kendaraan dari arah Jakarta langsung dialihkan melalui Gerbang Tol Cigombong. Dan lalu lintas dari arah Parungkuda menuju Jakarta ditutup.

“Dapat kami sampaikan bahwa kejadian longsor ini diduga disebabkan kondisi force majeure alam, akibat tingginya intensitas hujan,” kata PT TJT.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini