Beranda Berita Properti Baru, Apartemen di BSD City Janjikan Untung Besar, Mau?

Baru, Apartemen di BSD City Janjikan Untung Besar, Mau?

0

Membeli apartemen dalam jumlah banyak, tidak lain para investor yang mengincar keuntungan investasi dari potensi sewa yang ada. Siapa yang tidak mau jika cicilan bulanan unit apartemen tersebut diambil dari keuntungan sewa, bahkan tersisa lebih dari separuh?

Carstensz Residence adalah salah satu apartemen yang cukup potensial bagi para investor. Pasalnya, harga sewa apartemen ini diperkirakan hingga dua kali lipat dari cicilan bulanannya.

“Rata-rata harga sewa kos berukuran 12 m2 di Serpong sudah berkisar Rp2,5-3 juta/bulan, bahkan ada yang lebih. Sementara Carstensz Residence 35 m2 dengan potensi sewa bisa mencapai 15 juta/bulan. Sehingga jika investasi di sini sangat menguntungkan, karena dengan cicilan KPA Rp7 juta/bulan, maka masih tersisa sekitar 8 juta dari sewa,” ujar Poppy Sayogo, Marketing Director PT Jaya Bumi Cakrawala (JBC), kepada Property and The City, di sela acara ground breaking Carstensz Residence di BSD-Paramount Serpong, Sabtu (24/3/2018).

Baca Juga:

Besarnya untung dari sewa inilah yang barangkali juga menginspirasi seorang investor Carstensz Residence yang semula membeli 1 unit penthouses seharga Rp6 miliar, kemudian beralih memborong satu lantai dengan beberapa unit apartemen.

“Mungkin dia melihat potensi keuntungan baginya lebih besar dari sewa-menyewa, sehingga dia beralih ke unit apartemen biasa,” sambung Poppy tanpa menyembutkan nama sang investor.

Strategisnya lokasi Carstensz Residence yang berada di koridor BSD City dan Paramout Serpong memang sangat menjajikan, baik bagi para investor maupun end user yang memilih unit tersebut.

Hal ini sejalan dengan analisa pengamat properti dari Indonesia Property watch, Ali Tranghanda.

Kawasan BSD Serpong diapit oleh Jalan Tol Merak dan Ulujami, serta dapat diakses dengan jalur berbasis rel commuter line Jakarta-Rawabuntu-Serpong-Cisauk. Belum lagi berbagai proyek infrastruktur yang tengah dibangun, seperti Tol Balaraja.

Besarnya potensi ini, sebut Ali, apalagi berpadu dengan berbagai fasilitas kota yang sudah lengkap di BSD dan Gading Serpong, semakin menambah terbuka lebarnya peluang menguntungkan dari bisnis properti.

“Sampai saat ini, BSD City masih menjadi top of mind masyarakat. Tidak mengherankan jika investasi properti di kawasan kota ini akan terus tumbuh. Bahkan dalam kurun waktu 2008-2017 saja, pertumbuhan investasi tingkat pertumbuhannya naik 100 persen dalam satu dekade, atau rata-rata sekitar 15 persen hingga 20 persen per tahun,” kata Ali, belum lama ini.

Gayung bersambut, JBC pun tak menunda pembangunan proyeknya. Potensi besar ini diwujudkan melalui komitmennya untuk memulai proses ground breaking proyek 4 tower di lahan 1,25 hektar tersebut.

Sebanyak 1.300 unit apartemen dan sekitar 9 unit penthouse yang dilengkapi kolam renang pribadi, mulai diwujudkan. Proyek senilai Rp1 triliun ini ditargetkan rampung pada tahun 2019 mendatang.

Carstensz Residence yang mengusung konsep “Smart Modular Unit” ini pun kini dipasarkan dengan harga mulai dari Rp835 juta, atau sudah naik sekitar 14 persen sejak diperkenalkan, April tahun lalu. Pasar disasar terutama pada keluarga muda, eksekutif dan profesional muda, juga potensi besar dari banyaknya mahasiswa yang tersebar di beberapa kampus besar di Serpong dan sekitarnya.

Jerry Hermawan Lo, Founder & Owner JHL Group – induk usaha dari PT JBC – pun optimis akan suksesnya pencapaian target pada proyeknya tersebut.

“Semua panthouse yang kami jual mulai Rp6 miliar bahkan langsung habis hanya dalam satu jam,” imbuhnya.

Mixed Use

Carstensz Residence merupakan proyek mixed use, merangkum 4 tower, yang terdiri dari hunian, lifestyle mall, co-working space, dan berbagai fasilitas menarik lainnya, seperti home theater cubicle. Fasilitas parkir sebanyak 5 lantai juga disediakan pengembang, selain kolam renang, sky track jogging, hanging garden, gym, spa dan area bermain anak.

Proyek ini akan dibangun setinggi 28 lantai, dimana lantai 1 dan 2 adalah lifestyle mall, dan sisanya adalah hunian.

Carstensz Residence menawarkan 6 tipe hunian, yakni Studio 1 modul (35 m2) 1 BR 2 modul (70 m2) 2 BR 3 modul (105 m2), corner 2 BR (137,5 m2), hingga tipe penthouse (236 m2) yang memiliki kolam renang pribadi.

“Saat ini sudah terjual lebih dari 20 persen dari total 1.300 unit. Penthouses sudah sold out,” ujar Poppy.

Danny Lo, CEO PT JBC yang baru bergabung sejak awal tahun ini pun mengaku optimis akan suksesnya proyek tersebut. Kata dia, ground breaking adalah langkah awal komitmen perusahaan kepada konsumen. Danny yakin bahwa melalui proses ini juga, kepercayaan konsumen akan semakin bertambah untuk terus membeli unit di Carstensz Residence.

“Setidaknya dalam tahun ini sudah terjual hingga 50 persen,” tegas Danny.

Beli apartemen ini juga bakal mendapat sejumlah keumudahan. Seperti cicilan ringan mulai 3 jutaan per bulan, hingga kredit DP 0% tanpa melalui BI Checking.

“Promo ini tentunya sangat memudahkan calon konsumen, apalagi para pekerja ‘tanpa slip gaji’. Ini bukan hanya wacana tapi sudah kami lakukan,” tegas Danny. [Pius Klobor]

Website | + posts

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini