Beranda Berita Properti Astra Land-Sinar Mas Land Lansir Perumahan 75 Hektar di Cibubur

Astra Land-Sinar Mas Land Lansir Perumahan 75 Hektar di Cibubur

0
Astra land-Sinar Mas Land membentuk join venture PT Ruby Karya Sejahtera untuk membangun perumahan tapak 75 hektar di koridor Jalan Alternatif Cibubur, Bekasi, Jawa Barat.

PropertyandTheCity.com, Bekasi (Jawa Barat) –  Kawasan Cibubur, Jakarta Timur, dan koridor Jalan Alternatif Cibubur (Transyogi), Bekasi, Jawa Barat, selepas gerbang tol Cibubur hingga Kota Wisata, Gunung Puteri (Bogor), masih menjadi hunian favorit  kaum urban. Di koridor sepanjang sembilan kilometer itu dikembangkan sejumlah perumahan menengah atas. Sebutlah Raffles Hills, CitraGran, CitraLand, Kota Wisata, dan Legenda Wisata. Tahun ini pamornya kian menyala berkat  dibangunnya jalan tol JORR 2 Cimanggis-Cibitung yang melintas di dekat beberapa perumahan itu dan light rail transit (LRT) Jakarta-Cibubur-Bogor. Karena itu para pengembang di kawasan ini sekarang lebih pede menjual produknya.

Terbaru, dua pengembang properti terkemuka Tanah Air, Astra Land Indonesia (ALI) dan Sinar Mas Land (SML) meramaikan koridor itu dengan meluncurkan proyek perumahan baru bertajuk, Altea BLVD. Lokasi perumahan seluas 75 hektar itu di Jalan Alternatif Cibubur (Jalan Transyogi), persis di seberang exit Tol Jatikarya ruas tol JORR 2 Cimanggis-Cibitung, di Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat. 

Untuk mengembangkan proyek ini, ALI dan SML membentuk perusahaan patungan (joint venture) bernama PT Ruby Karya Sejahtera (RKS) dengan komposisi saham 75 persen untuk ALI, dan 25 persen bagian SML. 

Presiden Direktur Astra Land Indonesia, Wibowo Muljono mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan perusahaan yang punya reputasi baik. Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan penetrasi produk ke pasar.  

“Kita tahu Sinar Mas Land merupakan nama besar dan merupakan salah satu perusahaan terbaik di Indonesia. Terlebih dengan pengalaman dan kesuksesannya mengembangan dua township di kawasan Cibubur sehingga kami sangat yakin perusahaan patungan ini akan menghasilkan sinergi yang luar biasa,” ujar Wibowo yang juga diplot sebagai Presiden Direktur RKS, saat pengenalan dan groundbreaking Altea BLVD di Bekasi, kemarin (7/6/2024).

Senada dengan Wibowo, CEO Residential Nasional SML, Prasetijo Tanumihardja, menyatakan SML tertarik dengan kerjasama ini karena melihat potensi yang sangat besar dari pengembangan altea BLVD.  

“Pengembangan infrastruktur kawasan timur ini memiliki potensi yang sangat besar dan kami confident bermitra dengan Astra Land karena pengalamannya merancang produk menengah ke atas hingga premium cukup diperhitungkan,” jelasnya.

Proyek bersama ini akan dikembangkan bertahap. Properti yang akan dibangun mencakup perumahan berisi 19 klaster dengan nilai pengembangan proyek sebesar Rp2,6 triliun. “Kami targetkan pembangunan tuntas selama 11 tahun,” tambah Prasetijo.

Segmen yang dituju kalangan menengah ke atas, baik ring satu maupun dari wilayah Jakarta. “Mengacu pada riset pasar yang kami lakukan, ada dua tipe pembeli properti di kawasan Cibubur. Pertama, mereka adalah ring satu yang ingin upgrade rumahnya. Kedua, konsumen first home buyer.  Produk kami dirancang untuk kedua segmen itu,” kata Wibowo. 

Tipe dan harga rumahnya masih disimpan rapat, kendati kondisi tanahnya sudah matang dan siap untuk dikembangkan. “Kita selesaikan dulu infrastrukturnya, buat rumah contoh baru soft launching. Pemasarannya akan segera dimulai, rencana peluncurannya di Kuartal IV tahun ini. Lebar rumahnya 6, 7 dan 10 meter,” bukanya.

Proyek ini sudah disiapkan beberapa tahun lalu tetapi peluncurannya tertunda karena kondisi bisnis properti belum membaik. RKS tidak mau menunda lagi terlalu lama karena momentumnya dinilai tepat. Yaitu keberadaan jalan tol JORR 2 Cimanggis-Cibitung sudah beroperasi tahun ini dan hajatan Pilpres sudah rampung. Kedua hal itu akan berdampak positif terhadap dunia bisnis khususnya sektor properti.

“Ada lima faktor proyek tersebut diminati pasar, yakni aksesibilitas dan lokasi, infrastruktur, kualitas produk, lingkungan sekitar dan keamanannya. Altea BLVD sudah memiliki lima faktor itu. Sebagai pelengkap faktor pendorong orang beli, produk kami mengusung konsep hijau dan sehat berkat pepohonan, sungai dan taman-taman yang sudah given. Itu nilai tambahnya,” terang Prasetijo.

Terkait konsep hijau, Wibowo menambahkan, Altea BLVD yang dikelilingi sungai dan hutan alami membuat desain berkelanjutan dan ramah lingkungan menjadi sebuah keharusan. Karena itu proyek dirancang bernuansa resor tropis dengan banyak elemen hijau dan air, sebagai tempat peristirahatan penghuni dari rutinitas dan padatnya kota. Sungai Cakung yang membelah kawasan Altea akan dinaturalisasi sebagai jalur sirkulasi utama. Pun air hujan tidak dibuang begitu saja, tapi ditampung menggunakan sistem water management and conservation dan terhubung dengan sungai.

Perumahan bakal dilengkapi area komersial South Lake dan Central Lake Commercial di sekitaran area Sungai, sehingga mumpuni ketika kelak dikonsep sebagai tempat nongkrong atau rekreasi sejuk di kawasan Cibubur.

+ posts

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini