Top 5 This Week

Related Posts

Antusias Tinggi, 759 Warga Ajukan Kredit Perumahan BSI dengan Nilai Capai Rp315 Miliar

Jakarta, propertyandthecity.com – Bank Syariah Indonesia (BSI) mencatat tingginya antusias masyarakat terhadap Program Kredit Program Perumahan (KPP). Hingga kegiatan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat di Lombok Barat, tercatat sebanyak 759 masyarakat berminat mengajukan pembiayaan KPP dengan total nilai mencapai Rp315 miliar.

Wakil Direktur Utama BSI, Bob Tyasika Ananta mengatakan angka tersebut menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap program pembiayaan rumah yang didorong pemerintah bersama sektor perbankan.

“Sudah terdapat 759 orang yang berminat mengajukan pinjaman KPP dengan total Rp315 miliar. Angka ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap program kredit perumahan,” ujar Bob dalam kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan, realisasi penyaluran KPP BSI sepanjang 2026 telah mencapai Rp747 miliar kepada 2.190 nasabah. Nilai tersebut setara sekitar 60 persen dari total kuota pemerintah yang diberikan kepada BSI sebesar Rp1,25 triliun.

Menurutnya, BSI juga siap menambah penyaluran apabila pemerintah kembali membuka tambahan kuota pembiayaan perumahan.

Dukung Hunian Sekaligus Usaha Masyarakat

BSI menilai hunian layak tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga fondasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi keluarga dan usaha masyarakat. Melalui program pembiayaan KPP, BSI berupaya menghadirkan akses pembiayaan perumahan yang inklusif, terjangkau, dan berbasis syariah.

Kegiatan kolaborasi pembiayaan perumahan di Mataram disebut menjadi langkah strategis untuk membantu masyarakat memiliki hunian yang juga dapat menunjang aktivitas usaha, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sektor konstruksi, hingga UMKM.

Sejak diluncurkan pada Oktober 2025 hingga April 2026, total penyaluran pembiayaan KPP BSI telah mencapai Rp819 miliar kepada 2.385 nasabah di berbagai wilayah Indonesia.

Khusus di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), penyaluran KPP tercatat sebesar Rp44 miliar kepada 110 nasabah.

Selain KPP, BSI juga terus mendukung berbagai program strategis pemerintah melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), dukungan Program Makan Bergizi Gratis, hingga pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk Program 3 Juta Rumah.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait mengapresiasi komitmen BSI yang siap menambah kuota penyaluran pembiayaan perumahan bagi masyarakat.

“Hingga April 2026, BSI telah menyalurkan pembiayaan FLPP untuk 1.201 unit rumah dan terus memperkuat dukungan bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar bisa memiliki hunian layak,” ujarnya.

+ posts

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles