2021 OPTMIS ORANG BELANJA PROPERTI

0
45
2021 OPTMIS ORANG BELANJA PROPERTI
CLEMENT FRANCIS KETUA DPD AREBI DKI JAKARTA

Saya optimis di tahun 2021 kondisi properti akan lebih kondusif. Salah satunya dengan adanya vaksin orang akan lebih percaya diri. Selain vaksi ada beberapa faktor yang bisa membangkitkan pasar properti. Faktor bunga bank mungkin harus dikoreksi lagi. Deposito sudah turun. Dengan turunnya deposito saya percaya orang akan belanja ke properti salah satunya lewat KPR. Walaupun mungkin bank akan tetap hatihati karena khawatir terjadi kredit macet karena kondisi keuangana di masyarakat banyak yang terkena PHK. Sebetulnya kunci di dalam satu hukum properti, kalau ekonomi jalan orang akan belanja properti. Dengan daya beli yang tinggi membuat orang untuk berinvestasi lebih banyak. Orang membeli rumah dari yang kecil hingga yang besar.

Faktor lainnya UKM itu bisa naik. UKM adalah salah satu nadinya perekonomian di setiap negara. Kalau bentuk piramida, UKM itu posisinya yang paling bawah. Artinya, yang paling banyak. Kalau daya belinya tinggi dan UKM jalan, saya percaya mereka akan membeli asset properti, dan buat bank lebih mudah karena punya bisnis yang sudah jalan dan sudah terbukti. Kalau di Jakarta sebagai pusat ibukota negara, saya yakin bisa terealisasi kalau UKM bangkit karena penduduknya yang banyak.

Kalau di DKI Jakarta tetap secondary yang kuat karena kalau primary lebih banyak di luar Jakarta seperti di Jabodetabek. Properti apartemen seken yang masih baik di 2021 kurang lebih di harga Rp2-3 miliar. Adapun rumah seken masih baik di 2021 dengan harga Rp3-5 miliar masih ada pembelinya di Jakarta Selatan. Untuk landed di bawah Rp1 miliar Jakarta Timur masih yang paling baik. Kalau di Jakarta Selatan masih ada di harga itu tetapi tidak sebanyak di Jakarta Timur. Untuk apartemen masih di CBD yang masih baik.

Semester satu 2021 tetap ada orang yang optimis untuk belanja properti. Walaupun kita tahu yang terkena pandemi Covid-19 masih naik. Sementara vaksin baru mulai. Jadi, kalau boleh dibilang psikologinya orang masih wait and see. Banyak yang percaya dengan adanya vaksin sudah diedarkan, orang mulai berani beraktivitas termasuk di properti.