Tutup Atap, Hunian Pintar Ala Jepang Siap Huni Tahun Depan

0
385

Setelah diluncurkan dan dimulai pembangunan pada Agustus dan September 2015 lalu, kondominium mewah bergaya Jepang BRANZ BSD akhirnya memasuki fase akhir. Seremoni tutup atap dilakukan para direksi perusahaan asal Jepang Tokyu Land dan pengembang kawasan BSD City, Sinar Mas Land di lokasi proyek, Rabu, (12/7/2017).

BRANZ BSD dibangun di atas lahan seluas 5,3 hektar yang direncanakan sebanyak 8 tower, dengan total 3.000 unit melalui empat tahap pengerjaan.

Masterplan kami tidak berubah dari rencana total 8 tower, tetapi peluncuran tahap selanjutnya kami masih melihat kondisi pasar,” ungap Presiden Direktur PT. Tokyu Land Indonesia, Keiji Saito, menjawab pertanyaan Property and The City usai seremoni Topping Off BRANZ BSD.

Baca juga: Ini Keunggulan Kondominium asal Jepang, “BRANZ” di BSD City

Adapun tahap pertama yang kini telah dirampungkan disebut BRANZ BSD Ai, terdiri dari 3 tower dengan 1.256 unit kondominium yang direncanakan akan selesai dan serah terima mulai Desember 2018, sebagaimana ditargetkan. Sebanyak 2 tower telah dipasarkan dengan penjualan mencapai 500 unit dari total 800 unit. Tower ketiga, sebut Direktur Tokyu Land Indonesia, Tai Horikawa, juga akan segera dipasarkan.

“Sesungguhnya kondisi ekonomi tak begitu berdampak besar terhadap pasar kami, karena penjualan kami juga pada segmen tertentu. Dan sejauh ini masih sesuai rencana kami, meski memang masih bisa dimaksimalkan lagi. Apalagi ini juga pengalaman pertama kami di Indonesia,” jelas Horikawa.

Sejauh ini, pembeli BRANZ BSD Ai lebih benyak didominasi para investor, sekitar 60 persen, sisanya adalah end user yang tersebar di sekitar Serpong dan Jakarta, serta beberapa wilayah lainnya. “Selain individu, banyak juga perusahaan asing yang beli untuk karyawannya,” katanya.

Saat ini harga unit sudah naik 10 persen dari penjualan perdana sebesar Rp2,1 miliar menjadi Rp2,3 miliar. Adapun tipe unit tersedia mulai dari 1 bedroom, 2 bedroom, dan 3 bedroom.

Kondominium yang berjarak sekitar 30 menit ke Bandara Soekarno-Hatta juga telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas, baik di relaxation zone, active zone, dan family & kids zone. Beberapa diantaranya seperti café & lounge, 25 m indoor swimming pool, rest space, business center, gym, swimming pool & kids pool, playground, bicycle rental, dan lainnya.

 

Hunian Pintar

BRANZ BSD dikembangkan dengan konsep “The Living Colours of Nature” yang mengutamakan keramahan lingkungan dan keamanan bagi penghuninya. Bangunan ini juga mengadaptasi teknologi dan produk Jepang yang disesuaikan dengan iklim dan alam Indonesia.

“BRANZ BSD adalah hunian pintar ala Jepang yang cocok untuk lingkungan BSD City yang dikelilingi tanaman hijau dan hanya berjarak sekitar 25 km dari kawasan pusat kota Jakarta,” kata Keiji Saito.

Baca juga: Tokyu Land, Pengembang Asing Pertama Raih Penghargaan Ini

Beberapa teknologi Jepang telah diterapkan pada bangunan tahap pertama, BRANZ BSD Ai ini. Antaralain, Low-E Glass by Asahimas, adalah kaca jendela khusus yang membantu mengurangi pancaran sinar matahari untuk memberikan kenyamanan bagi penghuni dan juga memiliki fungsi ganda sebagai pemberi tampilan eksterior yang stylish bagi landmark di BSD City ini.

Selanjutnya, penggunaan lampu LED dari Panasonic di semua unit dan HEMS (Home Energy Management System), sebuah sistem visualisasi untuk mengontrol penggunaan listrik air dari Mitsubishi Electric.

“Sistem ini disediakan khusus untuk mengedukasi penghuni akan penggunaan sistem teknologi yang ramah bagi lingkungan,” terang Keiji Saito.

Selain itu, ada pula water purifier permanen dari Toclas yang tersedia di semua. Teknologi ini disediakan agar para penghuni dapat menikmati air keran yang aman dan bersih untuk langsung dikonsumsi. 

Sementara dari sisi keamanan, diterapkan sistem dari Secom dan jenis kunci khusus yang dibuat oleh Miwa Lock (kunci dimple) untuk mengakses ke pintu unit.

“Semua ini adalah bagian dari komitmen Tokyu Land Corporation dan selanjutnya kami juga akan mengelola dan mengawasi BRANZ BSD Ai setelah serah terima unit agar penghuni selalu merasa nyaman akan hunian barunya,” tambah Keiji Saito. [Pius Klobor]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here