The Canary 5C ADA DI THE CANARY

0
72
The Canary

Anda tidak perlu ragu tinggal di apartemen The Canary karena ada 5 C yang melekat di apartemen yang menawarkan view sunset dan sunrise ini.

baca juga :

Siapa sih, yang tidak ingin menikmati keindahan saat matahari terbit (sunrise) atau menyaksikan detik-detik matahari tenggelam (sunset) dalam peraduannya. Biasanya kita menyaksikan keindahan alam ini di pantai atau di puncak gunung. Tetapi kalau Anda tinggal di apartemen The Canary, Anda sepertinya tidak perlu jauh jauh ke pantai hanya untuk menikmati sunset. Apa pasal yang membuat penghuni The Canary bisa menikmati sunset di senja hari dari balkon apartemen yang dikembangkan oleh PT Trimitra Propertindo Tbk ini.

Menurut Suryadi Tan, Direktur Utama PT Trimitra Propertindo Tbk, The Canary didesain dengan sentuhan kontemporer minimalis. Konsep bangunan bernuansa resort dengan posisi bangunan mampu menyajikan view sunset dan sunrise dari balkon apartemen dengan posisi unit di atas. “Jadi, kalau ingin menikmati sunset atau sunrise gak perlu ke Bali, cukup dari the Canary saja,” ujar Suryadi.

The Canary yang berlokasi di kawasan elit Serpong, merupakan proyek mixed-use The Avenue yang berdiri di atas lahan 1,2 hektar. The Avenue selain diisi apartemen, ada SOHO, shopping arcade, dan hotel. The Avenue mengusung konsep back to nature of new horizon in Serpong. Berbagai fasilitas pendukung juga tersedia seperti Aviary Hall, swimming pool yang didesain unik dengan perpaduan Cabana, Alfresco Dining, ATM Center, Lifestyle Arcade dan Supermarket.

The Canary sendiri adalah kelanjutan dari kesuksesan tower pertama yaitu Tower Parkland. Tingginya minat konsumen di tower pertama ini yang akhirnya mendorong pihak pengembang untuk mempercepat pembangunan The Canary. Seremoni groundbreaking telah dilakukan pada awal Desember 2018 lalu. Ini lebih cepat 6 bulan dari rencana semula. “Kita sangat bersyukur karena ternyata proses ini lebih cepat dari rencana semula yang dijadwalkan pada kuartal II 2019,” kata Suryadi.

Apartemen yang dibangun dengan investasi sebesar Rp250 miliar ini dipasarkan dalam 2 tipe yakni, Studio (22 m2 semi gross) dan 2 bedrooms (44 m2 semi gross). The Canary dipasarkan dengan harga mulai Rp320 jutaan atau sekitar Rp14 jutaan per meter persegi. “Melihat animo masyarakat saat ini, kami yakin bisa sold out dalam beberapa bulan ini,” tambah Lukas Bong, dari TRICON Strategic Marketing yang juga merupakan konsultan proyek tersebut.

Nilai lebih dari The Canary yang membuatnya menjadi apartemen yang kompetitif di Serpong adalah apartemen ini memenuhi kriteria 5 C. Apa itu 5 C yang patut diketahui calon pembeli. Commitment, Commercial, Connected, Conceptual dan Comfort. Dengan demikian, lebih berpeluang naik minimal 10 persen. Permintaan pasar pun akan tetap stabil terutama pada pasar properti di bawah harga Rp1 miliar. Melalui proyek ini, diharapkan akan mendatangkan pendapatan perusahaan sebesar Rp400-450 miliar.

The Canary berada di kawasan premium dengan harga kompetitif, komitmen handover tepat waktu, aksesibilitas yang sangat baik, serta dikelilingi berbagai fasilitas pendukung bagi penghuni, baik eksternal maupun internal. Dekat ke Stasiun Commuter Line Serpong, halte Transjakarta dan Transtudio BSD City, Tol Jakarta- Serpong. Lokasi proyek ini juga hanya 500 meter dari CBD BSD City, AEON Mall, pusat perkantoran (Unilever, Microsoft, Apple, dan lainnya), sekolah, kampus, Indonesia Convention Exhibition (ICE). “Kami hadirkan modern living yang sangat komplit bagi penghuni. Sehingga mereka tidak perlu jauhjauh, harus keluar untuk memenuhi kebutuhan mereka,” ungkap Suryadi.

Beberapa cara bayar cukup fleksibel yang telah disiapkan pengembang. Yakni dengan cara Cash Keras, Cash Bertahap 12 kali – 36 kali, atau DP 10 persen dicicil 12 kali dengan menggunakan fasilitas Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) dari beberapa bank, seperti Bank OCBC NISP, Mandiri, MAYBank, dan BTN. ● [Pius Klobor]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here