THALASSA RESIDENCE TINGGAL DI RUMAH RASA APARTEMEN

0
75
Thalassa Residence

Dengan konsep compact house penghuni yang tinggal di klaster Thalassa Residence merasakan sensasi tinggal di apartemen. Inilah klaster terbaru di Kota Galuh Mas, Karawang.

Punya apartemen hanya boleh mengantongi strata tittle. Bagaimana jadinya kalau ada apartemen yang memberikan sertifikat hak milik? Anda boleh menyambangi Kota Galuh Mas yang kembali melakukan inovasi untuk menggaet konsumen yang mulai tertarik tinggal di apartemen. Setelah sukses dengan terobosan hunian investasi bertajuk “Rukost” hingga tiga tahap, Kota Galuh Mas yang dikembangkan oleh PT Galuh Citarum kembali meluncurkan inovasi terbarunya yaitu hunian “Compact House” di klaster Thalassa Residence.

Baca Juga:

Thalassa Residence sejatinya juga mengikuti jejak sukses dua klaster sebelumnya, yakni River Garden dan New River Garden yang sudah sold out. Thalassa Residence adalah klaster ke-15 dalam Kota Galuh Mas, yang diluncurkan dalam jumlah terbatas, yakni hanya sebanyak 289 unit saja. Ukuran tipenya pun hanya ada satu yaitu tipe 50/45 dengan luas tanah 6 x 7,5 meter persegi. Tentu Galuh Mas punya pertimbangan hanya menawarkan satu tipe, itupun luasnya relatif kecil.

“Karawang adalah kawasan industri, banyak anak-anak muda, keluarga muda yang zaman now. Jadi, mereka butuh rumah yang kecil. Dan tipe inilah yang paling laris di Galuh Mas,” ujar Stephanie Nany Ratnawati, Deputi Direktur Marketing PT Galuh Citarum.

Thalassa Residence dikembangkan dengan konsep compact house yang hampir serupa dengan apartemen tipe 2 bedroom. Bedanya, bangunan terdiri dari dua lantai, lantai bawah sebagai ruang tamu dan dapur. Adapun lantai dua diisi dua kamar tidur. Thalassa Residence dipasarkan mulai dari Rp700 jutaan. Harga cukup terjangkau lantaran fasilitas sekelas kota mandiri sudah sangat lengkap di Galuh Mas. Bahkan, harga tersebut include dengan biaya Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Promo lainnya adalah memberikan 1 unit AC.

Untuk mendukung ini, pengembang telah menjalin kerjasama dengan 15 bank penyedia KPR, antara lain Bank BCA, NISP, BNI, BRI BTN dan Bank Mandiri. Melalui Bank Mandiri, diadakan program Cicilan KPR Millennials Mandiri. Program ini memungkinkan uang muka atau DP nol persen dengan maksimal tenor hingga 30 tahun, sementara cicilannya hanya Rp3,9 juta per bulan.

Namun promo yang paling menarik adalah Kredit Pemilikan Rumah (KPR). DP hanya 3 persen, kemudian konsumen langsung KPR. Konsumen juga sudah tidak perlu bayar biaya KPR karena sudah disubsidi langsung oleh Galuh Mas.

“Jadi konsumennya sudah dapat asuransi jiwa, asuransi kebakaran. Setelah tandatangan itu, nanti rumah jadi, sertifikat jadi, dia tandatangan AJB, kami juga sudah free kan biaya BPHTB nya. Sehingga konsumen sudah langsung dapat sertifikat atas nama konsumen,” terang Stephanie.

Truly Customers Satisfaction

Galuh Mas adalah kota terluas dan terlengkap di Kota Karawang. Oleh karenannya, pengembang tak begitu khawatir akan banyaknya kompetitor, terutama pengembang nasional yang mengitari Kota Galuh Mas.

Dengan filosofi “EMAS (Experience, Mature, Accesibility and Safe), kota seluas 180 hektar yang dibangun sejak tahun 2005 ini selalu berorientasi pada Truly Customers Satisfaction dalam wujud nyata mahakarya kota mandiri terlengkap di Kota Karawang. Adapun produk unggulannya, yakni Premium Ruko, Rukost dan Premium Kavling.

Galuh Mas adalah kawasan hunian terpadu dan mature, yang sangat strategis hingga mudah digapai. Kawasan ini juga mampu memberikan nilai tambah komersial yang prospektif dan tentunya capital gain yang tinggi saat disewakan. Dengan menggunakan transportasi publik kereta api, tol Cikampek. Area ini semakin strategis didukung oleh pengembangan sejumlah infrastruktur, seperti LRT dan kereta cepat Jakarta-Bandung.

Galuh Mas juga terintegrasi langsung ke fasilitas ikonik yang berada dalam kota mandiri ini. Seperti tiga mall, hotel, restoran, Gramedia World, fasilitas pendidikan, hingga tiga rumah sakit ternama juga ada di sini. Kota Mandiri Galuh Mas kini sudah dihuni sekitar 8.000 kepala keluarga. Saat ini sudah sebanyak 14 klaster hunian yang dibangun dan terjual habis. Adapun harga hunian tersebut berkisar mulai Rp500 jutaan hingga Rp3 miliaran.● [Pius Klobor]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here