TAHUN 2020 INDIA BUTUH 110 JUTA RUMAH

0
299
India

Sebagai salah satu dari lima negara berpenduduk besar, kebutuhan perumahan di India terus meningkat setiap tahun. Pada tahun 2030 penduduk India diperkirakan tumbuh pesat, sehingga industri real estate akan tumbuh menjadi yang terbesar ketiga di dunia. Dikutip dari situs Okefinance, sektor real estate dan konstruksi diperkirakan akan memberikan penghidupan sekitar 75 juta orang. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan sektor lainnya.

Baca Juga :

Pada 2020, diperkirakan India membutuhkan 110 juta rumah untuk menjadi tempat tinggal seluruh rakyatnya, baik di daerah perkotaan maupun pedesaan. Untuk mendukung kebutuhan perumahan pemerintah India mengeluarkan berbagai kebijakan, seperti Undang- Undang Real Estat dan melonggarkan regulasi investasi asing di sektor properti.

Hanya saja masyarakat masih belum memahami isi UU ini secara utuh, misalnya, calon pembeli merasa aman-aman saja saat membeli properti model apapun karena semua sudah teregulasi dalam UU Real Estat. Nyatanya UU ini hanya mencakup proyek dengan luas lahan 500 meter persegi atau lebih. Proyek yang dimaksud dalam UU Real Estat ini pun yang mencakup delapan hunian atau lebih.

Terkait kaum milenial, menurut Prashant Thakur, kepala penelitian dari ANAROCK Property Consultant seperti dikutip dari laman website economictimes.indiatimes.com, kebanyakan kaum milenial di India saat ini lebih menyukai gaya hidup nomaden yang sering berpindah lokasi tinggal setahun dua hingga tiga kali. “Pola pikir tersebut akan berubah jika sudah menginjak usia 40 tahun ke atas ketika individu rindu akan menetap,” ujar Thakur. ● [Harini Ratna]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here