Strategi Jababeka Residence Capai Marketing Sales Rp1 Triliun

0
405
jababeka residence
Sutedja S. Darmono, Presiden Direktur Jababeka Residence (kiri) dan Handoyo Lim, GM Corporate Marketing Jababeka Residence (kanan), memberikan keterangan kepada media di Cikarang, Bekasi, Selasa (22/1/2019)./ Foto: Pius

Meski menyadari akan adanya dampak dari situasi politik pada Pemilihan Umum Presiden dan Legislatif, namun PT Grahabuana Cikarang, anak perusahaan PT Jababeka Tbk optimis menyambut 2019. Hal ini juga ditopang dengan kondisi ekonomi yang terus tumbuh disertai massifnya pengembangan infrastruktur, terutama yang mengarah ke timur Jakarta.

“Banyak pelaku properti yang masih belum 100 persen mengeluarkan produk mereka, karena melihat keadaan yang terjadi, seperti politik dalam negeri dan isu-isu global. Kita tahu, perang dagang antara Amerika dengan China, kemudian isu Brexit yang masih terkatung-katung. Ini menimbulkan ketidakpastian yang sangat,” ujar Sutedja S. Darmono, Presiden Direktur Jababeka Residence kepada media di Cikarang, Bekasi, Selasa (22/1/2019).

Baca: Jababeka Luncurkan Kawana 2 Untuk Keluarga

Sepanjang tahun 2018 lalu, Jababeka Residence berhasil membukukan marketing sales sebesar Rp550 miliar untuk penjualan residensial dan Rp310 miliar untuk penjualan komersial. Pencapaian ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp712 miliar.

Adapun kontribusi penjualan dan pendapatan tersebut ditopang dari beberapa proyek seperti Kawana Golf Residence tahap pertama yang sudah terjual 100 persen. Kemudian area komersial Cluster Ginza dan Cluster Sport City serta beberapa proyek lainnya.

“Pasar 2018 secara umum belum terlalu baik, tetapi Jababeka Residence mampu mencatatkan penjualan yang cukup signifikan,” kata Sutedja.

Pencapaian positif tersebut, lanjut dia, tidak terlepas dari berbagai strategi yang dilakukan Jababeka Residence. Seperti menghadirkan produk dengan keunikan tersendiri, serta punya target market yang jelas. Untuk proyek Kawana Golf Residence, misalnya. Apartemen pertama dan satu-satunya di Indonesia yang mempunyai akses langsung untuk bermain golf ini dikembangkan secara eksklusif dan menyasar penyewa kalangan ekspatriat dari Jepang di Timur Jakarta.

Menariknya, Kawana Golf Residence juga memecahkan rekor harga apartemen tertinggi di Timur Jakarta yaitu Rp33 juta per meter persegi.

“Keberhasilan inilah yang juga kemudian memicu kami untuk melanjutkan pengembangan residensial dan komersial kelas atas. Apalagi kawasan Jababeka Residence semakin dilirik investor,” ungkap Sutedja.

Target 2019

Melihat pencapaian pada tahun lalu, Jababeka Radidence pun optimis tahun ini akan lebih baik. Bahkan, target penjualan dipatok lebih tinggi, meski tidak begitu jauh dari tahun lalu.

Hal ini juga ditopang dengan kondisi ekonomi yang terus tumbuh disertai massifnya pengembangan infrastruktur, terutama yang mengarah ke sisi timur Jakarta.

Baca: Keppel Land dan Metland Bangun Perumahan di Jakarta Timur

“Kami tetap yakin, karena sebenarnya kalau melihat trayek daripada perkembangan atau pertumbuhan properti, sebetulnya sudah tumbuh. Hanya tidak secara signifikan. Makanya saya juga cukup konservatif tahun ini, tidak muluk-muluk. Kata kuncinya adalah agak mirip dengan tahun lalu. Tetapi ada produk-produk anyar yang akan kita keluarkan di 2019,” terang Sutedja.

Adapun untuk tahun 2019, Jababeka Residence menargetkan pencapaian marketing sales sebesar Rp600 miliar untuk penjualan residential dan Rp400 miliar.

Produk Baru

Selain akan tetap menawarkan program-program promo, strategi lain untuk mencapai target tahun ini adalah berinovasi melalui produk-produk anyar yang akan diluncurkan. Setidaknya ada tiga market besar produk yang akan dikembangkan dalam tahun 2019, yakni produk residensial Kawana 2. Ini merupakan kelanjutan Kawana 1 yang sudah 100% terjual.

“Ini adalah service apartment dengan konsep concierge. Kawana 2 diciptakan untuk memenuhi kebutuhan ekspatriat, khususnya yang bekerja di timur Jakarta. Permintaan untuk produk investasi sangat tinggi. Marketnya besar sekali, mulai dari Kabupaten Bekasi hingga Karawang,” kata GM Corporate Marketing Jababeka Residence, Handoyo Lim.

Masih di segmen residensial, Jababeka Residence juga akan meluncurkan perumahan kelas menengah sebagai kelanjutan dari Cluster Monaco dalam kawasan Sport City seluas 21 hektar. Cluster ketiga akan dibangun di lahan sekitar 3 hektar dengan kisaran harga mulai Rp600-700 jutaan.

Baca: Mochtar Riady: Karawang-Bekasi, Shenzhen of Indonesia

Untuk produk komersial, juga menjadi fokus pengembang pada tahun ini. Akan ada dua lokasi kawasan komersial, yakni kelanjutan dari Ginza Business Loft dan pengembangan Sudirman Boulevard tahap dua.

“Tahun lalu kami launching Ginza tahap satu dapat respon yang sangat bagus sekali. Brand-brand ternama sudah masuk ke sana,” terang Handoyo.

Selain itu, lanjutnya, beberapa proyek eksisting lain dalam kawasan Jababeka juga akan dikembangkan dalam tahun ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here