Sinar Mas Land dan Citramas Group Bangun Area Ekonomi Digital di Nongsa, Batam

0
236
sinar mas land dan citramas group
(Kiri-Kanan): Marco Bardelli, Direktur PT Taman Resor Internet; Michael Wiluan, Presiden Direktur PT Taman Resor Internet; Michael Widjaja, Group CEO Sinar Mas Land dan Steven Japari, Direktur PT AFP Dwi Lestari, usai menandatangani perjanjian kerjasama joint venture untuk membangun kawasan Digital Nongsa, di Singapura, Jumat (22/2/2019)./ Foto: SML

Di masa yang akan datang, ekonomi berbasis digital akan menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia. Alasan ini pula telah mendorong pengembang Sinar Mas Land untuk mengembangkan area ekonomi digital di Nongsa, Batam.

Komitmen pengembangan kawasan ekonomi digital telah diteken (joint-venture) bersama Citramas Group di Singapura, pada Jumat, (22/2/2019) lalu. Pembangunan bersama akan dimulai pada kuartal ke-3 tahun 2019.

Baca: Buktikan Komitmen, Sinar Mas Land Groundbreaking Perumahan The Nove di Batam

Area ini nantinya akan dikembangkan sebagai ‘jembatan digital’ yang menghubungkan Indonesia dan Singapura juga sebagai kawasan ekonomi digital untuk menarik perusahaan-perusahaan digital dan teknologi domestik maupun internasional.

Potensi ini dilihat sebagai sebuah kesempatan yang bagus dalam mendorong ekonomi digital sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia di masa depan, demikian keterangan tertulis Sinar Mas Land yang diterima di Jakarta, Selasa (26/2/2019) lalu.

Sinar Mas Land, melalui PT AFP Dwilestari, dan Citramas Group, melalui PT Taman Resor Internet, akan mengembangkan wilayah seluas 8 hektar di kawasan Nongsa. Kerjasama dengan nilai investasi sebesar Rp350 miliar ini berlaku untuk jangka waktu satu dekade ke depan. Adapun komposisi kepemilikan saham di proyek ini adalah Sinar Mas Land sebesar 50% dan Citramas Group sebesar 50%.

“Kami melihat pengembangan ekonomi digital sangat penting bagi Indonesia menuju era industri 4.0. Oleh karena itu, Sinar Mas Land memprioritaskan pengembangan yang sejalan dengan kemajuan teknologi,” ujar Michael Widjaja, Group CEO Sinar Mas Land.

Kata dia, pengembangan kawasan digital di Nongsa merupakan kelanjutan dari sukses Sinar Mas Land mengembangkan kota digital pintar di BSD City.

“Kami akan menerapkan konsep ini di Nongsa untuk membangun kota digital yang mendukung ekonomi digital Indonesia serta memberikan kehidupan yang baik bagi masyarakat Batam,” katanya.

Baca: Pollux Habibie Gelar Topping Off Tower 2 Meisterstadt Batam, Lebih Cepat dari Target

Nongsa dipilih sebagai lokasi pengembangan kawasan bisnis digital lantaran letaknya yang sangat strategis. Nongsa dapat diakses dalam 30 menit dari Singapura dengan menggunakan kapal ferry dan 15 menit dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Kelebihan itu menarik para pelaku industri digital yang menginginkan lokasi yang dekat dengan Singapura, serta ketersediaan para pekerja teknologi digital dengan biaya yang kompetitif. Pembangunan ini akan membantu perkembangan ekonomi digital di Batam dan akan menyediakan sekitar 2.000 lapangan kerja baru di bidang tersebut.

Kawasan ini juga akan dilengkapi dengan perkantoran dan area penunjang lainnya seperti pusat perbelanjaan, pusat pelatihan digital, sekolah, rumah susun dan rumah sakit untuk mendukung kebutuhan hidup masyarakat dan pekerja di area ini.

Sejak 1995

Baik Sinar Mas Land maupun Citramas Group sebelumnya telah mengembangkan beberapa fasilitas di sekitar area Nongsa, Batam.

Sinar Mas Land telah bercokol di Batam sejak 1995 dengan proyek perdana perumahan Taman Dutamas seluas 58 hektar. Di Nonga, dikembangkan proyek mixed used bertaraf internasional, Nuvasa Bay seluas 228 hektar yang diresmikan sejak 2015 lalu.

Proyek ini memiliki garis pantai sepanjang 1,2 km, dan juga padang golf terbesar di Batam, Palm Springs Golf. Fasilitas lain, seperti Sea Forest Adventure Park (10 ha), kondominium, perumahan dan hotel juga dalam masa pengembangan. Secara total, Nuvasa Bay akan mengembangkan 6.000 unit hunian kondominium maupun rumah tapak.

Bahkan masterplan proyek yang didesain oleh biro perencanaan ternama WATG asal Amerika Serikat ini juga telah memenangkan beberapa penghargaan internasional. Diantaranya, “Best Future Mega Project” dari MIPIM Asia dan “Best Marketing” dari Asia Pacific Property Award.

Di lokasi proyek ini juga, Sinar Mas Land telah meluncurkan The Nove, sebuah pengembangan eksklusif seluas 5 hektar, yang terdiri atas kondominium dan rumah yang memiliki pemandangan langsung ke Singapura, laut, pantai, danau dan lapangan golf.

Citramas Group pun telah membangun beberapa proyek di Batam. Antaralain Nongsapura Ferry Terminal di Nongsa, yakni pelabuhan yang menghubungkan Batam dengan Tanah Merah Singapura. kemudian studio animasi dan perfilman Infinite/Kinema Studio, Nongsa Point Marina, Turi Beach Resorts dan Nongsa Village.

Baca: Asmat Amin: Harus Ada Kementerian Perumahan Rakyat

Saat ini pun, Citramas Group tengah membangun megaproyek Nongsa Digital Park, sebuah proyek sektor swasta Indonesia dan Singapura untuk ekosistem digital di kawasan Nongsa.

Citramas Group telah beroperasi di sektor ekonomi digital Indonesia selama lebih dari satu dekade. Cikal bakal keberadaan PT Kinema Systrans Multimedia (Kinema) di Indonesia yang merupakan bagian dari Infinite Studios Singapore yang bergerak dalam bidang multimedia content creation and production.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here