Siap-siap, Pesta Rakyat Kembali Digelar di ICE BSD

0
333

Pengembang Sinar Mas Land melalui PT Indonesia International Expo kembali akan menggelar Pekan Raya Indonesia (PRI). Kegiatan bertajuk pestanya rakyat Indonesia akan diadakan diselenggarakan pada 21 Oktober – 5 November 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) – BSD, Tangerang, Banten. Pameran kali ini akan hadir dengan konsep yang lebih kaya dengan kebudayaan Indonesia, yaitu pesta musik & budaya, pesta kuliner, dan pesta belanja hingga, pameran multiproduk berskala nasional.

“ICE menjadikan PRI sebagai wadah (open house) untuk memfasilitasi segala lapisan masyarakat agar dapat mengunjungi ICE dan menikmati hiburan denan venue yang nyaman, serta modern,” ujar Direktur Utama PT. Indonesia International Expo, Ryan Adrian, kepada media, awal bulan ini di ICE BSD.

Dengan berbagai konsep menarik yang dihadirkan pada pameran tahun ini, ungkap Hyang I Mihardja, General Manager IIG Eevents, diharapkan agar pengunjung juga meningkat dari PRI pertama, 2016 lalu. “Tahun lalu ada sebanyak 631.535 visitor, kami harapkan pada tahun ini bisa meningkat menjai 1 juta pengunjung,” katanya. Pengunjung pada tahun lalu didominasi oleh warga sekitar BSD dan Tangerang, yakni 69%, sementara sisanya dari Jakarta (22%), dan dari kota lainnya (9%). Pengunjung yang ditargetkan meningkat pada PRI kedua ini pun diharapkan dapat pula meningkatkan nilai transaksi selama pameran menjadi Rp 1 triliun dari Rp 610 miliar pada 2016 lalu.

Semaraknya pesta tahun ini dilengkapi dengan hadirnya Zona Craft & UKM dengan nama “Pavilion Indonesia”. Zona ini diapresiasikan untuk para pelaku industri kreatif dan Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk memiliki kesempatan dan meningkatkan omzet dipenghujung tahun dengan menampilkan hasil usahanya di acara ini.

PRI juga dapat menjadi suatu wadah promosi untuk dapat menghidupkan dan menjadikan produk Indonesia sebagai lifestyle khususnya masyarakat urban di Indonesia. Selain Zona Craft & Ukm, 11 zona lainnya juga akan menjadi bagian meriahnya pesta rakyat Indonesia dengan berbagai diskon dan promosi menarik. Antara lain, zona busana dan gaya hidup,zona barang-barang konsumer, furnitur, multiproduk, gadget dan teknologi informasi, hingga zona otomotif (motor dan mobil).

Kemeriahan Pesta rakyat ini juga tak luput dari hiburan-hiburan yang diberikan untuk pengunjung setia PRI, seperti hadirnya Panggung Nusantara yang menampilkan kesenian Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Tak hanya itu para pengunjung juga dapat berpartisipasi dalam kegiatan yang ada di PRI, seperti membatik, membuat kerajinan cungkil kayu, melukis dan permainan tradisional yang membawa kita kembali ke era tempoe doeloe. Panggung masif juga menjadi bagian dari bangkitnya musik Indonesia, dimana bukan hanya performance musisi papan atas yang menjadi daya tarik utama pengunjung tetapi juga menjadi ajang kampanye bagi para musisi untuk mengidupkan musik dan karya tanah air.

Kekayaan Indonesia bukan hanya kesenian Indonesia, tetapi pengunjung juga dapat menikmati ragam kuliner, mulai dari yang telah melegenda di masyarakat, maupun kuliner dengan kreasi terbaru. PRI menghadirkan ragam warisan kuliner Indonesia, seperti Toko Oen Semarang (1936), Soto Ahri Garut (1943), Kupat Tahu Gempol (1965), Es Kopi Tak Kie (1927), Nasi Campur Bukit Tinggi Keramat Soka (1970), Mangut Ikan Manyung Bu Fat (1969) dan ragam kuliner lainnya, menjadi bukti bahwa PRI ini menjadi surga bagi para penikmat kuliner tanah air.

Masyarakat dapat menikmati serunya PRI pada pukul 14.00-22.00 WIB untuk hari Senin sampai Jumat, sedangkan khusus hari Sabtu dan Minggu, mulai dibuka pukul 10.00-22.00 WIB. [pio]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here