SEGMEN MENENGAH TETAP MELENGGANG

0
10
segmen menengah

Beberapa pengembang masih mengklaim pasar properti mengalami kelesuan. Secara umum memang masih terlihat seperti itu. Secara triwulan data yang dirilis Indonesia Property Watch memerlihatkan masih terjadinya penurunan di Q2-2019 sebesar 11,6% atau penurunan sebesar 15,5% secara tahunan. Hal ini diperkirakan lebih karena siklus musiman tahun ajaran baru yang berbarengan dengan perayaan Idul Fitri. Meskipun demikian bila dilihat dari pergerakan di setiap segmen pasar perumahan ternyata masih memberikan harapan, khususnya di segmen menengah antara Rp 300 jutaan sampai Rp 1 miliaran, bahkan di segmen menengah atas di kisaran harga Rp 1 – 2 miliar. Pasaran rumah di segmen tersebut relatif tumbuh positif sepanjang Q2-2019. Penurunan justru terjadi di segmen bawah (< Rp 300 jutaan) termasuk pasar rumah subsidi yang tengah menghadapi kekurangan kuota subsidi dari pemerintah.

Tren Pertumbuhan Penjualan

Rumah  Jabodebek-Banten Q2-2019

SEGMENTqtqyoy
< Rp 300 juta-20.1%-38.5%
Rp 300 – 500 million-17.2%2.5%
Rp 501 juta – 1 billion1.7%9.8%
Rp 1 – 2 billion38.0%77.2%
> Rp  2 billion-40.9%-13.3%
Total-11.6%-15.5%

Sumber : Indonesia Property Watch, 2019

Para pengembang harus dapat lebih jeli untuk menjual produk di pasar
yang tepat. Di sisi lain investor harus lebih menyadari bahwa tidak semua
rumah saat ini baik untuk investasi bila harga sudah terlalu tinggi. ●(IPW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here