Savills Indonesia: Sektor Ritel Melonjak

0
367

Ilustrasi-maket proyek garapan lippo group

Pertumbuhan properti di sektor ritel diprediksi akan melonjak. Sektor ritel memiliki peluang recover pertama. Hal itu dikatakan Anton Sitorus, Kepala Riset dan Konsultasi Savills Indonesia di Jakarta, Rabu (11/5/2016).

“Sektor ritel bakal melonjak di tahun ini lantaran pasokan ritel pusat perbelanjaan sewa masih tersisa seluas 2,8 juta meter persegi,” katanya.

Berdasarkan survei yang dilakukan ‎Savills Indonesia, ruang ritel akan menyerap 16 ribu meter persegi pada kuartal pertama 2016.

‎Untuk pasokan ritel tahun 2016, Anton memprediksi, akan mencapai sekitar 140 ribu meter persegi. Meski pasokan pusat perbelanjaan yang terbilang high-end hanya sekitar 15 persen dari jumlah pasokan pusat perbelanjaan di DKI Jakarta, namun tingkat huniannya (occupancy) mencapai angka 99 persen.

Direktur Departemen Ritel Konsultan Savills Indonesia, Rosaline Lie mengatakan, tingkat vacancy tertinggi terjadi pada kelas middle-up yakni sebesar 13 persen.

Meski demikian, justru kelas middle-up ini yang memegang jumlah pasokan tertinggi pada sejumlah pusat perbelanjaan, yaitu sebesar 41 persen. Sedangkan untuk harga sewa termahal, untuk saat ini masih dipegang Plaza Indonesia. [wan]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here