RumahHokie.com Selenggarakan Pameran Properti “RumahHokie Fair 2019”

0
101
rumahhokie fair 2019
Pembukaan pameran properti RumahHokie Fair 2019 di Metropolitan Mall Bekasi, Rabu (11/9/2019), dihadiri oleh Patricia Irawati, General Manager RumahHokie.com (ketiga kiri) dan Yohan Yan, Ketua DPC AREBI Bekasi (kedua kiri)./ Foto: Pius Klobor

Portal properti RumahHokie.com, menggelar pameran properti terbesar di Bekasi. Pameran bertajuk “RumahHokie Fair 2019” ini juga sekaligus menjadi pameran properti ikonik di Bekasi dengan tema “Sunrise Property di Timur Jakarta”.

RumahHokie Fair 2019 diselenggarakan di Mall Metropolitan Bekasi mulai 11 – 22 September 2019. Pameran menghadirkan beragam produk properti, di Jakarta dan sekitarnya, terutama di timur Jakarta.

Baca: Resmikan Stasiun Metland Telaga Murni, Menhub Apresiasi Pengembang

Pameran ini merupakan yang pertama diselenggarakan oleh RumahHokie.com setelah tiga tahun beroperasinya situs properti tersebut.

Patricia Irawati, General Manager RumahHokie.com, mengatakan bahwa kawasan timur Jakarta kini berkembangan sangat pesat. Banyak pengembang properti yang sudah dan akan terus membangun propertinya di kawasan tersebut.

“Untuk itu, kami membuat wadah, tempat para developer mengadakan pameran di Bekasi yang merupakan ring satu proyek mereka. Selama ini mereka ikut pameran di lokasi yang cukup jauh sehingga di sini lebih dekat dengan proyek dan konsumennya,” ujar Patricia di sela pembukaan pameran tersebut.

Kata dia, RumahHokie Fair 2019 juga merupakan pameran properti yang sangat efektif sebagai media promosi untuk menjaring konsumen sekaligus memperluas jejaring bisnis para developer.

Selain itu, imbuhnya, pameran ini juga dijadikan sebagai sarana edukasi dan informasi bagi masyarakat di Bekasi dan sekitarnya yang mencari pilihan hunian dan investasi prospektif, terutama di timur Jakarta.

“Kolaborasi ini juga kita lakukan secara offline maupun online. Kami berkomitmen untuk membantu para developer dalam meningkatkan penjualannya,” kata Patricia, sembari menambahkan, properti yang dihadirkan berkisar dari Rp200 jutaan hingga Rp1,5 miliaran.

Berbagai gimik dan hadiah menarik, seperti voucher belanja juga akan diberikan, baik kepada konsumen yang bertransaksi dengan developer, maupun tenaga penjualannya. Patricia berharap, pameran serupa dapat terselenggara secara rutin di waktu mendatang.

“Kami berharap ke depannya bisa menyelenggarakan pameran serupa dengan lebih massif dan panjang,” ungkap Patricia.

Sunrise Property

Perkembangan properti di timur Jakarta didukung oleh pembangunan infrastruktur yang massif di kawasan ini. Sebut saja KRL Commuter Line, Elevated Toll Road Jakarta – Cikampek, MRT Balaraja – Cikarang, LRT Jakarta – Cikarang, High Speed Train Jakarta – Bandung, Bandara Internasional Kertajati, dan Pelabuhan Patimban.

Baca: Summarecon Hadirkan Hunian Premium Pertama di Bekasi

Belum lagi jalur Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 yang menghubungkan Cimanggis – Cibitung serta Tol Becakayu (Bekasi – Cawang – Kampung Melayu). Untuk membangun seluruh infrastruktur tersebut, pemerintah menggelontorkan investasi lebih dari Rp260 triliun.

Pembangunan infrastruktur yang massif ini dipastikan bakal membuat prospek investasi properti di Bekasi dan sekitarnya sangat cerah. Maka tak heran jika kawasan timur Jakarta akan menjadi kawasan sunrise property yang diincar konsumen.

Yohan Yan, Ketua DPC AREBI Bekasi pun mengakui jika pembangunan infrastruktur yang massif di timur Jakarta saat ini menjadikan kawasan tersebut semakin diminati, baik untuk berinvestasi maupun sebagai tempat tinggal.

“Ada sekitar 6 infrastruktur terbesar Indonesia sedang dibangun di kawasan timur Jakarta. Inilah yang menjadikan area ini sangat diminati, terutama oleh investor. Apalagi wilayah timur ini juga punya kawasan industri terbesar,” kata Yohan dalam kesempatan yang sama.

Hal ini juga didukung oleh hasil survei yang dilakukan RumahHokie.com sepanjang 2018 silam di beberapa pameran properti besar yang berlangsung di Jakarta, Bekasi, dan Tangerang. Dari survei yang menyasar pengunjung pameran properti sebagai responden tersebut, terlihat Bekasi menjadi kawasan favorit untuk pencari hunian dengan persentase 22,91%.

Pasar Properti Menggeliat

Kondisi pasar properti Indonesia di 2019 diprediksi lebih prospektif dari tahun sebelumnya, terutama pasca-Pilpres di April silam.

Hasil riset yang dirilis konsultan properti Cushman & Wakefield menunjukkan, di semester pertama 2019, sebagian besar transaksi unit perumahan di Jabodetabek didominasi oleh rumah-rumah segmen menengah (36,5% dari total transaksi), diikuti segmen rumah menengah ke bawah (27,8%).

Berdasarkan wilayah, transaksi segmen menengah memberikan kontribusi paling besar di Bekasi (51% dari total transaksi), sementara Tangerang mendapat kontribusi terbesar dari transaksi segmen menengah ke bawah (35,6%).

Cushman & Wakefield memperkirakan, pasar perumahan tapak di Jabodetabek akan membaik pada paruh kedua 2019. Beberapa pengembang terpantau telah mempersiapkan produk baru yang akan diluncurkan menyusul meredanya suhu politik Tanah Air.

Dalam hal pasokan, proyek hunian kelas menengah-bawah dan menengah diperkirakan akan terus mendominasi suplai di semester kedua ini, dengan harga perumahan mulai dari Rp900 juta hingga Rp1,5 miliar per unit. Pasangan muda dan end-user diperkirakan akan tetap mendominasi permintaan.

Baca: Damai Putra Group Luncurkan Ruko Green Point di Bekasi

Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) Agustus lalu kembali menurunkan suku bunga acuan menjadi 5,5% dari sebelumnya 5,75%. Hal ini merupakan tindakan preventif untuk mendorong momentum pertumbuhan ekonomi pasca-Pilpres sekaligus mendukung stabilitas eksternal.

“Kita sama-sama berharap penurunan suku bunga acuan ini diikuti oleh penyesuaian bunga bunga deposito dan kredit, termasuk Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) maupun Kredit Kepemilikan Apartemen (KPA). Dengan turunnya suku bunga kredit properti, bisa dipastikan pasar properti Tanah Air akan bangkit,” kata Patricia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here