Properti Jepang Ikuti Penilaian Indeks ESG

0
140

Sektor properti di Jepang sambut positif standar global mengenai prinsip keberlanjutan. Ini terlihat dari semakin banyaknya pengembang Jepang yang mengikuti penilaian indeks ESG, yaitu indeks yang memperlihatkan keselarasan bisnis properti dengan sektor lingkungan, sosial, dan kepemerintahan. Hingga Juni 2019 tedapat 70 pengembang di Jepang yang berpartisipasi dalam penilaian indeks ESG. Angka tersebut naik lebih dari 50 persen dibanding  tahun 2016. Dua perusahaan yang berpartisipasi dalam penilaian tersebut, di antaranya Takara Leben REIT dan Global One Real Estate.

Menurut CSR Design Green Investment Advisory (CSR-DGIA), dikutip dari   website asia.nikkei.com, sebanyak 60 persen perusahaan properti Jepang yang mengikuti penilaian pada 2018, mendapat skor bintang tiga dan bintang empat dari skor maksimal bintang lima. Lembaga CSR-DGIA merupakan konsultan yang membantu para pengembang Jepang untuk menaikkan indeks ESG.

Menurut Ryuichi Horie selaku CEO CSR-DGIA, sangatlah penting bagi perusahaan properti meningkatkan indeks ESG agar proyeknya menarik bagi para investor. Pasalnya, investor properti saat ini sangat mempertimbangkan indeks ESG sebelum menggelontorkan investasinya di properti. (Harini Ratna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here