PROFIL PROYEK, JAKARTA SELATAN TRANSPORTASI MASSAL MENJADI JANGKAR PROPERTI

0
77
Jakarta Selatan

Berikut beberapa proyek properti yang tengah dipasarkan dan dikembangkan di Jakarta Selatan:

Branz Mega Kuningan

Ada dua proyek prestisius yang dibangun Tokyu Land di Jakarta Selatan, yakni Branz Simatupang dan Branz Mega Kuningan. Setelah Branz Simatupang di Jl TB Simatupang, diikuti oleh Branz Mega Kuningan. Proyek ini diluncurkan resmi pada pertengahan Januari 2019 lalu. Berada di luas area 1,1 hektar sebanyak 2 menara apartemen, 1 menara apartemen sewa. Jumlah apartemen mencapai 482 unit yang dijual mulai dari Rp1,8 miliar. Proyek ini ditargetkan rampung dan mulai serah terima pada 2023 mendatang.

Arumaya

Berada di Jalan TB Simatupang, apartemen Arumaya dikembangkan oleh Astra Property dan Hongkong Land. Arumaya diluncurkan Februari 2018 dan mulai dibangun pada awal November 2018. Dibangun di lahan 2,6 hektar, merangkum sebanyak 262 unit apartemen dan villa. Unit hunian di Arumaya saat ini ditawarkan dengan harga mulai Rp36 juta per meter persegi (termasuk PPN). Lokasinya strategis diapit dua stasiun MRT sekaligus, yakni Stasiun Lebak Bulus dan Fatmawati. Apartemen ini ditargetkan rampung dan mulai diserahterimakan pada tahun 2022 mendatang.

Synthesis Residence Kemang

Terdiri dari tiga tower (Nakula, Sadewa dan Arjuna). Apartemen kental akan nuansa etnik Jawa yang dibangun di lahan 2 hektar. Penjualan dua tower kembar yakni Nakula dan Sadewa masing-masing mencapai 60 persen dan 95 persen. Progres pembangunannya mencapai lantai 23 dan 26 dari total 33 lantai. Rencana topping off Desember tahun ini. Selanjutnya penjualan tower ketiga.

Izzara Apartment

Apartemen dua menara diluncurkan pertama pada 2014 dan mulai dibangun di 2015 lalu. Izzara yang berada dalam area 3,5 hektar merangkum sebanyak sebanyak 523 unit yang mulai diserahterimakan secara bertahap pada Maret lalu. “Sampai saat ini total penjualan apartemen sudah mencapai 70 persen. Kami optimis akan terjual dalam kurun waktu yang singkat, sebab apartemen sudah rampung dibangun,” ujar Direktur Utama PT Grage Trimitra Usaha (GTU), Ray Rumawas.

Permata Hijau Suites

Dibangun di lahan sekitar 9.000 meter persegi di kawasan Kebayoran Lama. Permata Hijau Suites dikembangkan oleh konsorsium Pulau Intan Development dengan Terry Palmer Group. Apartemen dua tower, 39 lantai sebanyak 649 unit yang dijual mulai Rp1,3 miliaran atau sekitar Rp29-32 juta per meter persegi. Penjualan kini mencapai 80 persen dan ditargetkan mulai serah terima November 2019. Ada kemudahan bagi yang berminat dengan skema KPA, yakni dengan DP 20 persen yang bisa dicicil hingga 18 kali, artinya cicilan per bulan sekitar Rp21 juta (setelah PPN) atau Rp19 jutaan per bulan (sebelum PPN). Sementara jika cicilan bertahap ke pengembang bisa dilakukan hingga 24 kali.

CORE Cipete

CORE (Creative Office and Residence) Cipete berada di titik nol Stasiun MRT Cipete, Jakarta Selatan. Dikembangkan oleh PT Jaya Real Property, Tbk (JRP). Proyek dengan investasi Rp200 miliar berada di lahan 2.600 meter persegi. Apartemen setinggi 17 lantai sebanyak 199 unit dijual mulai Rp1-3 miliar. CORE akan dilengkapi dengan sky bridge stasiun MRT. “Ada tiga kunci utama dalam pembangunan CORE Cipete, yakni 3C, yaitu Connect, Collaborate dan Conveniently,” kata Arum Prasasti, Direktur Jaya Properti Fatmawati.

LRT City Tebet – The Premiere MTH

Proyek ini juga berada di Jalan MT Haryono yang merupakan entrance gate Jakarta. The Premiere MTH merupakan bangunan mixed-use yang terdiri atas apartemen, office and commercial area dengan luas lahan 7.395 meter persegi. The Premiere MTH terintegrasi langsung publik transportasi, persisnya di titik nol Stasiun LRT City Tebet juga halte Busway. Berjarak 200 meter ke Stasiun KRL Cawang, 500 meter dari pintu masuk Tol Dalam Kota serta 4 km dari Bandara Halim Perdana Kusuma. Proyek yang mengusung konsep “Exclusive Living and Quality of Life” ini hanya memiliki 390 unit apartemen. ● (Pius Klobor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here