PENJUALAN RUMAH DI BANTEN MENURUN 24,5%

0
186
sumber image : properti.kompas.com

Berdasarkan riset yang dilakukan Indonesia Property Watch, diperlihatkan nilai penjualan perumahan wilayah Banten pada Q2-2019 menunjukkan penurunan sebesar 24,5% (qtq) setelah pada triwulan sebelumnya mengalami pertumbuhan 10,9%. Nilai ini juga masih lebih rendah 32,7% (yoy) pada triwulan yang sama tahun lalu.

Pergerakan yang terjadi pada triwulan ini diperkirakan terjadi karena siklus alami pasar properti memasuki pertengahan tahun yang umumnya tidak terlalu memerlihatkan peningkatan yang signifikan.

Wilayah Tangerang dan sekitarnya termasuk Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan mengalami penurunan tertinggi 28,9% khususnya di segmen menengah dan Cilegon juga menurun 6,8%. Hanya wilayah Serang yang membukukan kenaikan nilai penjualan sebesar 14,6%.

Pertumbuhan Harga

Sementara itu, pertumbuhan harga jual pada Q2-2019 relatif mengalami pertumbuhan rata-rata sebesar 0,22% lebih rendah sedikit dibandingkan dengan triwulan sebelumnya sebesar 0,26%. Pertumbuhan harga tertinggi terjadi di wilayah Serang sebesar 0,37%, diikuti Tangerang dan sekitarnya sebesar 0,28%.

Segmentasi Penjualan

Penjualan unit rumah seharga di bawah Rp 500 jutaan turun 26,4% dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Begitu pula yang terjadi pada segmen harga di atas Rp 2 miliar yang turun 45,7%. Sedangkan segmen harga antara Rp 500 juta sampai Rp 1 miliar memerlihatkan kenaikan penjualan sebesar 27,9%. Meskipun demikian komposisi terbesar penjualan masih didominasi segmen di bawah Rp 500 juta sebesar 76,8%, diikuti segmen Rp 500 juta – 2 miliar sebesar 21,2%, dan segmen harga di atas Rp 2 miliar sebesar 2,0%.

Indonesia Property Watch

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here